in: Budget OC | June 27, 2015 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking MSI GeForce GT 730 1GB GDDR5 64-bit

MSI_GT730_21

Dunia PC Gaming baru saja dihebohkan dengan kedatangan VGA high-end NVIDIA GTX 980 Ti dan AMD Radeon R9 Fury X beberapa waktu lalu. Sayangnya, tidak semua pengguna PC memiliki kantong cukup dalam untuk memiliki kartu grafis dengan harga di atas 10 Juta Rupiah. Bagi kebanyakan rakitan PC low-end atau entry-level, budget untuk kartu grafis biasanya ditekan serendah mungkin untuk memaksimalkan rasio harga vs biaya. Pada pengujian kartu grafis murah yang dilakukan oleh rekan kami dari JagatReview, ada beberapa kartu grafis yang memiliki kinerja lumayan untuk harganya, salah satunya adalah NVIDIA GeForce GT 730 (versi 64-bit GDDR5, chip GK208)

Harga yang rendah (di bawah 1 Juta Rupiah), konsumsi daya minim, dan performa yang kencang di kelas harganya membuat kami tertarik untuk mencoba memaksimalkan kartu grafis tersebut dengan overclocking. Pada artikel ini, tim JagatOC akan melakukan overclocking pada sebuah kartu grafis GeForce GT 730 besutan MSI: MSI GeForce GT 730 1GB GDDR5 64-bit (N730K -1GD5/OC).

Disclaimer :

1)Tingkat overclocking yang didapat pada setiap pengujian kami bisa jadi berbeda dengan apa yang Anda dapatkan, bergantung pada kualitas CPU, Integrated Memory Controller(IMC), RAM, VGA, dan lain sebagainya.

2) Overclocking yang tidak dilakukan dengan benar dapat memberikan efek negatif bagi sistem Anda (mulai dari ketidakstabilan, hingga kerusakan permanen hardware). Jangan meng-overclock kalau anda tidak benar-benar yakin dengan apa yang anda lakukan. Lakukan OC dengan resiko ditanggung sendiri, DO IT AT YOUR OWN RISK!

Gallery

MSI_GT730_24

MSI_GT730_22

MSI_GT730_23

 

Spesifikasi MSI GeForce GT 730 1GB GDDR5

Berikut ini spesifikasi dari GeForce GT 730 besutan MSI:

*klik untuk memperbesar*

*klik untuk memperbesar*

GPU GeForce GT 730 yang kami uji di sini menggunakan chip GK208 berbasis arsitektur Kepler, yang memiliki 384 Stream Processor(a.k.a CUDA Cores). GPU GT 730 berjalan pada clock 1Ghz tanpa memiliki fitur boost clock seperti yang ada pada Kepler kelas atas.

Dari segi memori, banyak yang merendahkan VGA dengan bus width 64-bit ini. Jangan terkecoh melihat angka ’64-bit’nya, karena VGA ini menggunakan GDDR5 ! Pada kecepatan 1250Mhz(5Gbps), GDDR5 dengan bus width hanya 64-bit sudah bisa mencapai bandwidth yang lumayan tinggi, sekitar 40GB/s. Perlu dicatat, bandwidth tersebut sudah lebih tinggi daripada sebuah GDDR3 128-bit pada 900Mhz(DDR3-1800), yang umumnya menghasilkan bandwidth 28.8GB/s.

Dengan memberikan spesifikasi clockspeed seperti di atas(GPU 1Ghz/ Memory 1.25Ghz), berarti MSI menggunakan GPU GT 730 dengan kecepatan 100Mhz lebih tinggi dari spesifikasi reference NVIDIA.

 

 

Spesifikasi Testbed

MSI_GT730_19

Berikut spesifikasi PC yang kami gunakan untuk uji overclocking kali ini:

  • Prosesor: AMD Athlon X4 860K (Default, Turbo Core max 4Ghz)
  • Motherboard: MSI A88X-G41 PC Mate
  • RAM: Team Zeus 2x4GB DDR3-1600 CL9
  • VGA: MSI GeForce GT 730 1GB GDDR5 64-bit
  • SSD: Kingston HyperX 3K 120GB
  • PSU: FSP Hexa 400W
  • OS: Windows 8.1 64-bit
  • Driver VGA: 353.12

 

Tool + Software OC

Anda akan membutuhkan beberapa software yang akan membantu proses overclocking. Berikut ini daftar software/tool tambahan yang kami gunakan:

  • GPU-Z
  • NVidia Inspector 1.9.7.3

GPU-Z akan berguna untuk melihat clock GPU(terutama untuk melihat Max. Boost Clock), lalu semua tindakan overclocking akan kita lakukan lewat NVIDIA Inspector, sebuah tool overclocking yang bisa digunakan oleh VGA Nvidia. Untuk melakukan benchmarking sekaligus tes kestabilan singkat, kami akan menggunakan software 3DMark Fire Strike (Default Preset), Unigine Heaven 4.0 dan juga game Watch_Dogs & Far Cry 4 untuk menguji peningkatan performa yang kami dapatkan dari overclocking.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5
Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Review | April 20, 2018 | Comments

Short Test: Ryzen 7 2700X di B350 vs X370 vs X470

Kedatangan prosesor baru biasanya disertai dengan berbagai perangkat pendukung seperti chipset motherboard tertentu. Ada prosesor yang kedatangannya membutuhkan socket baru dan membutuhkan motherboard dengan dukungan socket/chipset berbeda, ada juga prosesor
Read More »