in: Budget OC - Guide | October 30, 2015 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclock APU A8-7650K dengan Software AMD OverDrive

Logo

AMD APU seri-K dilengkapi kemampuan overclock. Sayangnya, banyak pengguna AMD APU yang masih kurang paham dengan metoda overclock-nya, padahal hal tersebut bisa dilakukan dengan cukup sederhana. Pada artikel ini, tim JagatOC  akan membahas langkah-langkah mudah untuk melakukan overclocking AMD APU A8-7650K dengan tool AMD OverDrive.

 

A8-7650K: Terjangkau, Overclockable.

Di antara semua APU AMD yang beredar saat ini, AMD A8-7650K lah yang memiliki rasio harga vs kinerja cukup baik. APU tersebut dilengkapi CPU 4-core berarsitektur Steamroller, dan GPU terintegrasi sekelas Radeon R7 240, serta ditawarkan dengan harga sekitar 100 USD-an(saat artikel ini ditulis, dengan 1 USD = 13600 Rupiah). Kami pernah melakukan hands-on singkat terhadapnya beberapa waktu lalu, yang bisa Anda simak pada link berikut ini.

Nah, prosesor menarik ini masih memiliki performa yang tersimpan, dan bisa dimanfaatkan lebih jauh lagi dengan overclocking. Tentu, sesuai dengan tema kami, semua tindakan overclocking yang ada di artikel ini dilakukan menggunakan software AMD Overdrive.

Mari mulai!

Disclaimer :

1)Tingkat overclocking yang didapat pada setiap pengujian kami bisa jadi berbeda dengan apa yang Anda dapatkan, bergantung pada kualitas CPU, Integrated Memory Controller(IMC), RAM, VGA, dan lain sebagainya.

2) Overclocking yang tidak dilakukan dengan benar dapat memberikan efek negatif bagi sistem Anda (mulai dari ketidakstabilan, hingga kerusakan permanen hardware). Jangan meng-overclock kalau anda tidak benar-benar yakin dengan apa yang anda lakukan. Lakukan OC dengan resiko ditanggung sendiri, DO IT AT YOUR OWN RISK!

 

Kebutuhan Tool

AMDOverdrive_2_Info

Software AMD OverDrive dapat diunduh di sini, sedangkan beberapa software lain yang mungkin Anda butuhkan adalah:

  • CPU-Z & GPU-Z untuk monitoring clockspeed CPU/GPU/RAM
  • HWINFO untuk monitoring suhu/voltase
  • 3DMark & Cinebench R15 untuk benchmark

Sejauh yang kami ketahui, AMD Overdrive akan kompatibel dengan berbagai prosesor AMD, dan juga motherboardnya, sehingga tool ini bisa kami sebuat sebagai ‘universal tool’ untuk melakukan OC lewat software bagi CPU/APU AMD.

 

Spesifikasi PC

DSC02431

PC yang kami gunakan untuk uji OC kali ini berspesifikasi sebagai berikut:

  • Prosesor: AMD A8-7650K
  • Motherboard: MSI A68HM-E33
  • RAM: Team DARK DDR3-2133 2x4GB
  • VGA: Integrated (IGP) – Radeon R7 Series 384 Shader
  • Storage: HyperX Fury 120GB SSD
  • Cooling: Stock HSF
  • PSU: FSP Hexa 400W
  • OS: Windows 8.1 64-bit

Kami berniat menggunakan hardware dengan spesifikasi rendah dan terjangkau, sehingga kami menggunakan motherboard berchipset A68 dan masih menggunakan stock HSF. Ini sebenarnya sebuah keunggulan pada platform low-end AMD, dimana overclocking umumnya tidak dibatasi pada chipset/motherboard tertentu.

 

Setting Default

Berikut ini keadaan default dari AMD A8-7650K pada sistem kami

*klik untuk memperbesar*

CPU_DEF_Idle

CPU_DEF_Load

GPU_DEF

Pada keadaan idle, CPU masuk ke mode power-saving dan berjalan pada 1.9Ghz. AMD sendiri me-rating prosesor ini pada 3.3Ghz, namun teknologi Turbo Core membuat prosesor ini dapat berjalan pada 3.5-3.6Ghz saat load. IGP pada APU ini memiliki 384 Shaders, dan berjalan pada clock 720Mhz.

Simak langkah demi langkah melakukan OC dengan AMD Overdrive di halaman berikutnya!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Review | April 20, 2018 | Comments

Short Test: Ryzen 7 2700X di B350 vs X370 vs X470

Kedatangan prosesor baru biasanya disertai dengan berbagai perangkat pendukung seperti chipset motherboard tertentu. Ada prosesor yang kedatangannya membutuhkan socket baru dan membutuhkan motherboard dengan dukungan socket/chipset berbeda, ada juga prosesor
Read More »