in: Competition - News | December 15, 2015 | by: Hendra "Coldest" Wijaya

Overclocker Indonesia Berhasil Tempati Posisi Juara Ke-3 di Grand Final GALAX GOC 2015

GOC 2015 day3 10

Setelah sampai di Wisco stadium seluruh peserta perlombaan grand final GALAX GOC 2015 langsung melakukan persiapan secepat mungkin untuk menghadapi semua tantangan benchmark yang ada pada perlombaan ini yang dibagi pada 2 sesi. Dimana pada sesi pertama, seluruh peserta lomba ditantang untuk berpacu untuk menjadi yang tercepat pada benchmark Super pi 32M selama 1 jam 45 menit.

GOC 2015 Winner 7

Jesse “BboyJezz” sedang melakukan konfigurasi BIOS untuk SuperPi 32m

Pada sesi pertama SuperPi32M ini para peserta ditantang untuk menjalankan benchmark SuperPi 32M dengan menggunakan prosesor Core i7 5960X dengan peraturan limitasi kecepatan prosesor sebesar 5,5 Ghz dan Cache / Uncore 4,8 GHz agar para peserta lebih berfokus untuk melakukan tuning pada memori RAM. Sesi SuperPi32M ini sendiri cukup menyulitkan banyak peserta, karena Memori RAM yang digunakan adalah sebuah prototipe kit memori RAM GALAX 4×4 GB 4000 MHZ CL19 yang masih belum beredar di pasaran.

GOC 2015 Winner 12Setelah waktu 1 jam 45 menit berlalu, akhirnya sesi SuperPi 32M berakhir. Dimana pada sesi pertama ini, Alva “Lucky_Noob” Berhasil menempati posisi ke-4, sedangkan Jesse “Bboyjezz” harus berpuas pada posisi ke-10. Sedangkan untuk posisi pertama pada sesi SuperPi 32M ini ditempati oleh overclocker asal Jerman “Dancop”.

GOC 2015 Winner 3

Alva “Lucky_Noob” sedang meng-overclock VGA card GALAX GTX 980Ti HOF GOC Edition

Setelah sesi benchmark Superpi 32M selesai, para judge kompetisi grand final GALAX GOC 2015 ini memberikan waktu persiapan selama 45 menit kepada peserta untuk mempersiapkan sistem mereka untuk bertarung di sesi benchmark 3DMark.

GOC 2015 Winner 2

Jesse “Bboyjezz” sedang meng-overclock VGA card GALAX GTX 980Ti HOF GOC Edition.

Pada sesi benchmark 3DMark ini, seluruh peserta harus bertarung dan berpacu menunjukan siapa yang tercepat pada benchmark 3DMark Fire Strike, 3Dmark Fire Strike Extreme dan 3DMark Fire Strike Ultra.

GOC 2015 Winner 4

Alva “Lucky_Noob” mendapatkan masalah pada sistem miliknya

Sesi benchmark 3Dmark ini merupakan ujian terberat bagi para perserta perlombaan grand final GALAX GOC 2015. Dimana pada sesi benchmark 3DMark ini hampir semua peserta mengalami permasalahan pada sistem yang di-overclock, baik dari permasalahan kondensasi, thermalpaste cracking, motherboard tewas, VGA card tewas dan berbagai permasalahan lainnya yang umum dihadapi oleh overclocker yang menggunakan pendingin extreme.

GOC 2015 Winner 11

Skor dan point para peserta di akhir pertandingan GALAX GOC 2015

Setelah 4 jam waktu berlalu pada sesi benchmark 3DMark yang cukup terdapat berbagai kehebohan dari overclocker dari seluruh dunia yang berkumpul di pertandingan grand final GALAX GOC 2015 ini akhirnya berakhir dan sang juara-pun dapat ditentukan.

GOC 2015 Winner 9Pemenang kejuaraan overclocking GALAX GOC 2015 ini akhirnya dimenangkan oleh overclocker asal Jerman, “Dancop” yang berhasil mendapatkan skor SuperPi 32M tercepat dan mendapatkan skor 3Dmark kedua dan ketiga terbaik. Sedangkan untuk Peringkat ke-2 ( 1st Runner Up ) ditempati oleh overclocker Brazil “SchenckelBros” yang berhasilkan mendapatkan score terbaik untuk sesi benchmark 3DMark, tetapi cukup disayangkan posisi nomor 1 tetap tidak dapat digapai olehnya, karena “SchenckelBros” sempat tertinggal jauh pada sesi benchmark SuperPi 32M.

GOC 2015 Winner 6Setelah diterpa oleh berbagai masalah dan kendala pada saat persiapan, maupun pada saat menuju ke kota Wuhan, China. Akhirnya Alva “Lucky_Noob” berhasil menjadi juara ke-3 ( 2nd Runner Up ) pada kompetisi grand final GALAX GOC 2015 yang diadakan di Wisco Stadium, WuHan. Sebenarnya pada akhir pertandingan, Alva “Lucky_Noob” dan “Xtreme Addict” berhasil mengumpulkan jumlah poin yang sama dan sama-sama berhasil menduduki posisi ke-3.

Hanya saja, kali ini dewi fortuna lebih berpihak kepada Alva “Lucky_Noob”, dimana yang menjadi penentu akhir pada saat terjadi skor poin sama adalah benchmark Fire Strike Extreme. Para judge kompetisi GALAX GOC 2015 melihat skor 3DMark Fire Strike Extreme milik Alva “Lucky_Noob” lebih tinggi dibandingkan dengan overclocker asal polandia “Xtreme Addict”, Sehingga para judge menyatakan Alva “Lucky_noob” sebagai juara ke-3 pertandingan grand final GALAX GOC 2015 ini.

Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES