in: Review | January 7, 2016 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking Review: XFX Radeon R9 380X DD

Di bulan November 2015 lalu, AMD merilis GPU mereka yang terbaru yang bernama Radeon R9 380X. VGA tersebut diposisikan tepat di atas Radeon R9 380, memiliki 2048 Stream Processor, dan akan bersaing di kelas harga sekitar 239 USD. AMD men-setting supaya Radeon R9 380X memiliki GPU Clock sekitar 970Mhz, namun berbagai vendor VGA yang menangani R9 380X tentunya berlomba-lomba untuk memberikan versi pre-overclocked mereka demi mencapai performa tinggi.

XFX R9 380X DD – dilengkapi clock default 1030 Mhz

Kami sendiri mendapat kesempatan untuk bermain-main dengan XFX Radeon R9 380X DD, sebuah Radeon R9 380X besutan XFX yang memiliki clock default 1030Mhz. Dan kali ini kami akan mencoba membahas kartu grafis tersebut lebih dalam dari aspek overclocking. Let’s get it on!

Disclaimer :

1)Tingkat overclocking yang didapat pada setiap pengujian kami bisa jadi berbeda dengan apa yang Anda dapatkan, bergantung pada kualitas CPU, Integrated Memory Controller(IMC), RAM, VGA, dan lain sebagainya.

2) Overclocking yang tidak dilakukan dengan benar dapat memberikan efek negatif bagi sistem Anda (mulai dari ketidakstabilan, hingga kerusakan permanen hardware). Jangan meng-overclock kalau anda tidak benar-benar yakin dengan apa yang anda lakukan. Lakukan OC dengan resiko ditanggung sendiri, Do it at your own risk!

 

Ruang Lingkup Pengujian

Seperti biasanya, Overclocking Review yang akan dilakukan JagatOC akan mencakup beberapa pembahasan, seperti:

  • Kemampuan overclocking VGA Radeon R9 380X DD
  • Step-by-Step Overclocking dengan beberapa tool pilihan
  • Performa gaming VGA tersebut dibandingkan dengan beberapa VGA lain di kelasnya pada resolusi 1080p, sebelum dan setelah di-overclock.
  • Suhu, Noise, dan Konsumsi Daya

Mari Mulai!

 

 

XFX Radeon R9 380X DD

Berikut ini Tampilan XFX Radeon R9 380X DD:

XFX_380X_DD_01s

XFX_380X_DD_02s

XFX_380X_DD_03s

XFX_380X_DD_04s

XFX_380X_DD_05s

XFX_380X_DD_07s

XFX Melengkapi VGA R9 380X mereka dengan HSF 2 fan yang memiliki 4 heatpipe. Mari kita lihat PCB VGA tersebut setelah HSF-nya dilepas:

*klik untuk memperbesar*

*klik untuk memperbesar*

 

XFX_380X_DD_11s

RAM GDDR5 Dari Elpida

XFX_380X_DD_13s

Chipset kontroller VRM di XFX 380X DD, NCP81022

 

XFX menggunakan konektor daya 2x 6-pin PCIE, dan menggunakan desain 5-phase untuk regulator daya dari XFX 380X DD. Regulator daya ini selanjutnya dikontrol oleh chip NCP81022. Beberapa software tuning kartu grafis sanggup mengenali NCP81022 ini, sehingga pengubahan voltase dapat dilakukan dari software yang mendukung.

 

Pembanding: MSI GTX 960 Gaming 2G, Radeon R9 280X 3GB, R9 290X 4GB

Untuk pembanding performa, kami meyertakan beberapa VGA Card yang tersedia di lab kami saat pengujian berlangsung, yakni:

  1. GeForce GTX 960 2GB(MSI GTX 960 Gaming), dengan clock GPU 1303 Mhz(Max. Boost), dan Clock Memory 1750 Mhz.
  2. Radeon R9 280X 3GB, yang clock-nya kita samakan dengan R9 380X, yakni 1030Mhz GPU, dan 1450Mhz Memory.
  3. Radeon R9 290X 4GB, dengan clock default, 1000Mhz GPU, dan 1250Mhz Memory.

Berikut ini screenshot GPU-Znya:

MSI GTX 960 Gaming 2GB @ 1303/1750Mhz

MSI_GTX960Gaming

 

Radeon R9 280X 3GB @ 1030/1450Mhz

R9_280X_1030_1450_2

 

Radeon R9 290X 4GB @ 1000/1250

R9_290X_1000_1250

 

R9 380X ditempatkan di kelas harga 239 USD, yang berarti VGA tersebut akan diposisikan di antara GTX 960 / R9 380, dan GTX 970 / R9 390. Ini sebabnya, kami memlilh pembanding dari VGA yang berada di sekitar kelas harga tersebut. Kami tidak memiliki Radeon R9 380 4Gb atau GTX 960 4GB sebagai pembanding VGA tersebut di pengujian kali ini, sehingga kami menggunakan GeForce GTX 960 2GB, dan Radeon R9 290X,

Radeon R9 280X kami masukkan karena VGA ini memiliki konfigurasi jumlah stream processor(a.k.a shader) yang sama dengan R9 380X, yakni 2048 unit. Yang berbeda adalah R9 280X (setara juga dengan HD 7970) yang memiliki memory bus selebar 384-bit, sedangkan R9 380X yang baru hanya memiliki 256-bit. Kami juga menyamakan clock GPU clock R9 280X dengan XFX Radeon R9 380X ini, untuk melihat seberapa jauh beda efisiensi arsitektur VGA baru AMD dibanding VGA lama-nya.

Sebagai catatan tambahan, lebar memory bus 256-bit yang dimiliki R9 380X harusnya tidak menjadi masalah, karena GPU baru ini bisa melakukan Frame Buffer Compression, atau dengan kata lain bisa membaca/menulis data terkompresi. Hal ini membuat R9 380X akan memiliki efisiensi bandwidth memori yang lebih baik ketimbang GPU generasi sebelumnya.

ColorCompression

Frame Buffer compression pada Tonga R9 285, datang juga di R9 380X

Testbed

XFX_380X_DD_17s

Berikut PC yang digunakan dalam pengujian overclocking kali ini:

  • Prosesor: Core i7-5960X Extreme Edition @ 4Ghz
  • Motherboard: ASUS Rampage V Extreme
  • RAM: G.skill DDR4-2133Mhz 4x4GB
  • VGA: XFX Radeon R9 380X DD
  • SSD: HyperX Fury 120GB
  • PSU: Galax HOF 1200W
  • CPU Cooler: Noctua NH-C14
  • OS: Windows 8.1 64-bit
Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Tips | July 24, 2018 | Comments

Eksperimen: Tuning Aspect Ratio ke 32:9

Kadang-kadang ada beberapa hardware PC yang cukup menarik untuk membuat pengalaman berkomputer menjadi sangat berbeda. Beberapa hari lalu, rekan kami di JagatPlay tengah mencoba sebuah monitor 49″ dari Samsung yang
Read More »