in: Featured Article - Guide - OC 101 | February 10, 2016 | by: Jagat OC Team

Mengenal OC: Menjawab 10 Pertanyaan Dasar Mengenai Overclocking (2016)

Pertanyaan #8: Apa hardware pendukung yang harus diperhatikan saat melakukan overclock?

Jika Anda sudah memastikan bahwa komponen Anda bisa di-overclock, ada beberapa hardware pendukung yang perlu diperhatikan sebelum memulai prakteknya, yakni pendingin(cooling), Power Supply Unit(PSU), dan pada beberapa kasus tertentu, motherboard.

Cooling

AMD_Wraith_JagatOC_30

Saat kita menjalankan prosesor maupun GPU di atas spesifikasi pabrikan, pastinya suhu operasi akan meningkat. Menjaga suhu prosesor tetap dingin adalah satu cara paling mudah untuk menjaga kestabilan sistem yang di-overclock, dan juga berpotensi menjaga umur pakainya.

 

Power Supply Unit(PSU)

Melakukan overclocking pastinya akan memperbesar konsumsi daya keseluruhan pada sistem, untuk itu, Anda harus memastikan konsumsi daya ekstra tersebut bisa ditangani oleh PSU Anda.

Mengingat kebanyakan periferal yang dibuat di masa ini sudah cukup hemat daya, Anda jelas tidak harus membeli PSU 1200W hanya untuk melakukan overclocking sebuah Core i5-6600K + VGA GTX 960 2GB, namun pastikan bahwa power supply yang Anda pakai sesuai dengan beban yang akan ditangani-nya.

 

Motherboard – Bagian Regulator Daya / Voltage Regulator Module(VRM)

Salah satu perbedaan mencolok antara motherboard yang disiapkan untuk melakukan overclocking dengan motherboard kelas menengah ke bawah adalah desain bagian regulator daya(VRM)-nya. VRM merupakan bagian motherboard yang bertugas untuk mensuplai daya ke prosesor, dan merupakan bagian yang paling ‘tersiksa’ saat melakukan overclocking.

Tanpa berbicara terlalu teknis mengenai komponen VRM secara mendetail(kami akan membuat artikel tersendiri mengenai hal tersebut), Motherboard yang disiapkan untuk melakukan overclocking memiliki komponen yang siap untuk memberi daya pada prosesor jauh dari rating standarnya. Ini berarti, motherboard-motherboard jenis ini sanggup mempertahankan keadaan ter-overclock sambil menjaga kestabilan dan umur pakainya.

Namun demikan, tidak berarti bahwa motherboard low-end tidak bisa melakukan overclocking dengan stabil. Saat menggunakan motherboard kelas murah yang umumnya memiliki komponen dengan rating ‘seadanya’, Anda masih bisa melakukan overclocking namun harus benar-benar berhati-hati dengan setting yang Anda jalankan.

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Event | December 7, 2018 | Comments

GOC 2018: Briefing Day

Memasuki beberapa jam terakhir sebelum perlombaan GALAX GOC 2018 dimulai, pada tanggal 7 Desember 2018 ini Pihak Galax mengadakan briefing untuk seluruh peserta dan helper GOC 2018 dan briefing ini
Read More »