in: Budget OC - Review | March 11, 2016 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Hands-on Review & Overclocking Athlon X4 845: Carrizo Murah Tanpa IGP

Arsitektur: CPU ‘Excavator’

X4_845_Foto_05

Excavator? Carrizo? Mana yang benar? Bukankah tadi CPU-z menyebut X4 845 dengan codename Carrizo? Lalu Excavator itu apa?

Tenang, jangan panik, kami tahu Anda mungkin bingung soal penyebutan codename ini.

Secara sederhana, ‘Carrizo’ digunakan sebagai Codename sebuah APU lengkap (yang berarti berisi core prosesor, IGP, north bridge, dan chipset/IO controller), sedangkan ‘Excavator’ merupakan codename dari arsitektur core prosesor yang digunakan pada APU ‘Carrizo’. Sama halnya dengan ‘Kaveri’ merupakan codename dari APU, sedangkan ‘steamroller’ adalah codename dari arsitektur CPU core pada APU ‘Kaveri.

Apa yang spesial dari Excavator?

Density_2

Di sini, kami tidak akan membahas arsitektur Excavator lebih dalam, karena kami sudah pernah melakukannya tahun lalu di sini. Secara singkat, Excavator adalah:

  • CPU Core berbasis fabrikasi 28nm, mirip dengan Steamroller
  • Dioptimalkan untuk kepadatan transistor(density), demi ukuran lebih kecil

Sesuai gambar di atas, core prosesor Excavator(kanan), lebih kecil dari Steamroller(kiri) berkat desain high-density library yang lebih kompak.

Excavator AMD

AMD mengatakan bahwa Excavator akan memiliki performa 4-15% lebih tinggi pada clock yang sama dibanding steamroller, dan ini terjadi berkat penambahan jumlah L1 Data Cache(2 kali generasi sebelumnya), dan juga penggunaan Cache yang memiliki latency lebih rendah.

Tentu, penggunaan transistor yang lebih padat ini masuk akal mengingat Excavator ditujukan bagi perangkat mobile yang menkonsumsi daya rendah, namun desain seperti ini memiliki resiko untuk mengurangi potensi clockspeed dari prosesornya.

Carrizo_7s

Excavator(biru muda), mengorbankan clockspeed pada konfigurasi TDP besar, demi efisiensi daya di setting TDP kecil.

Seperti penjelasan yang kami dapat dari AMD tahun lalu,  Excavator memang akan sedikit kehilangan clockspeed scaling pada voltase tinggi, namun ‘pengorbanan’ clockspeed pada voltase dan TDP besar ini akan dikompensasi dengan  penggunaan power yang jauh lebih rendah pada frekuensi/voltase kecil, dan juga potensi clock lebih besar pada konfigurasi TDP rendah – cocok untuk laptop/notebook.

Kita nanti akan melihat apakah desain transistor yang dioptimalkan untuk penggunaan perangkat mobile ini akan berpengaruh secara negatif ke clockspeed-nya.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
News | June 4, 2018 | Comments

JagatOC Berangkat ke Computex 2018

Ajang pameran teknologi komputer terbesar se-Asia, yakni Computex 2018 akan segera dimulai. Seperti biasa, JagatOC yang diwakili oleh overclocker-nya, Alva ‘Lucky_n00b’ Jonathan, akan memberikan berbagai update teknologi terbaru seputar overclocking,
Read More »