in: Budget OC - Review | March 11, 2016 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Hands-on Review & Overclocking Athlon X4 845: Carrizo Murah Tanpa IGP

Kesimpulan

X4_845_Foto_03

APU Carrizo dengan CPU Core excavator selama ini kurang mendapat perhatian karena diletakkan pada notebook hemat daya dengan rating TDP rendah(15W-an), dan keengganan sebagian besar vendor notebook untuk mendesain notebook Carrizo dengan TDP 35W, semakin membuat Carrizo seakan tenggelam.

Namun, pada sebuah prosesor desktop yang diberi rating TDP 65W, CPU Core Excavator sanggup menunjukkan kemampuan yang sesungguhnya. Meski dibuat dalam proses fabrikasi 28nm yang mirip dengan Kaveri, arsitektur terakhir ‘keluarga’ Bulldozer ini masih bisa menunjukkan sedikit ekstra performance-per-clock, dan juga peningkatan efisiensi daya yang luar biasa.

Pada kecepatan default-nya, yakni 3.5Ghz yang bisa meningkat ke 3.8Ghz karena Turbo Core, Athlon Carrizo X4 845 unggul sekitar 4-10% dari Athlon Kaveri X4 860K, kecuali di benchmark gaming GTA V. Sekali lagi, kami mohon maaf apabila waktu pengujian yang singkat ini tidak mengijinkan kami untuk melakukan eksplorasi yang lebih dalam dengan berbagai uji skenario gaming. Sejauh ini yang masih menjadi ‘tertuduh’ atas lemah-nya performa X4 845 di GTA V adalah jumlah L2 Cache yang agak kecil dibandingkan 860K.

Excavator AMD

Namun demikian, kami cukup kagum dengan desain Excavator yang membuatnya benar-benar bersinar pada workload tertentu(misalnya SuperPi 32M!), nampaknya penggandaan L1 Data cache, penurunan latency pada cache memory, serta beberapa peningkatan lain membuatnya mencapai kinerja tinggi, meski tanpa L3 Cache yang ‘gemuk’.

Sebagai tambahan, penggunaan L2 Cache yang relatif kecil ini bisa terjadi karena pertimbangan bahwa prosesor tersebut dibuat dengan fokus memperkecil die size(untuk memasukkan komponen lain, mulai dari IGP yang besar dan sebuah chipset pada APU Carrizo), atau menjaga supaya frekuensi prosesor tersebut tetap ada di range yang diinginkan AMD. Perlu diketahui, pada beberapa kasus, desain cache prosesor yang terlalu ‘gemuk’ bisa berefek negatif bagi pencapaian clock prosesor tersebut.

Potensi Clock: Lebih Kecil Dari Kaveri?

Density_2Dari awal excavator diciptakan, engineer AMD sudah mengingatkan bahwa arsitektur Excavator dioptimalkan untuk density, dan menargetkan range frekuensi dan rating TDP tertentu, dimana AMD menginginkan prosesor tersebut untuk beroperasi optimal di range TDP rendah, dan sedikit mengorbankan potensi clockspeed pada voltase/frekuensi lebih besar.

Voltase default Athlon X4 845 Carrizo ada di angka 1.450 – 1.475V, dan ini cukup tinggi untuk standar AMD sekalipun(yang biasanya menargetkan angka 1.4-an). Membuat kami percaya bahwa transistor pada X4 845 Carrizo memang sudah berada dekat batas atas operasional-nya. Ini terbukti dengan melakukan overclocking ke 3.98Ghz (38x105Mhz), kami sudah perlu meningkatkan CPU Voltage ke 1.5V-an, dan mencapai 4.1Ghz membutuhkan 1.56V atau bahkan 1.6V. Sekali lagi, kami tidak memiliki cukup banyak sampel untuk memperkirakan overclockability rata-rata, namun Jika melihat potensi clock dari core carrizo yang terbatas ini, sangat wajar jika AMD memillih untuk tidak mengeluarkan Athlon Carrizo Seri-K.

 

Untuk Siapa?

if

 

Setelah bermain kurang lebih 6 jam dengan Athlon Carrizo, meski masih agak kurang yakin dengan performa gaming-nya karena kami tidak bisa menyempatkan waktu untuk menguji banyak game, kami merasa di kisaran harganya (FYI,kami membelinya dengan harga 920 Ribu-an), prosesor ini menarik sebagai pilihan alternatif bagi pengguna yang tidak menginginkan Athlon X4 860K. Pada keadaan default, selama Anda menjalankan prosesor X4 845 dengan RAM setidaknya kecepatan DDR3-1866 atau DDR3-2133Mhz, performanya tidak buruk, Cooler-nya cukup baik, dan efisiensi dayanya sungguh luar biasa. Misalnya Anda ingin melakukan eksperimen overclocking dengan BCLK (sekitar 5-7% ekstra), mungkin Anda bisa dapat performa lebih baik lagi, toh Cooler bawaan-nya bisa menangani clock 4Ghz 1.5V dengan baik.

Kami memang belum membandingkan performa Athlon Carrizo dengan arsitektur Intel Haswell / Skylake, namun kami bisa memperkirakan bahwa prosesor Athlon Carrizo memiliki performa sedikit di bawah Core i3 Haswell,

See you Next Time!

Lalu apakah Athlon X4 860K jadi tidak layak dibeli? Tentu tidak! Bagi Anda pemilik X4 860K yang kecewa melihat performa dari X4 845, Anda hanya perlu meng-overclock Kaveri anda ke 4.3-4.4Ghz ! (Kami bahkan menyediakan guide-nya di sini!) Meski Athlon Carrizo sangat efisien, Anda bisa mengejar performanya dengan menggunakan keunggulan arsitektur Kaveri, yakni potensi clock yang lebih tinggi dari Carrizo.

Akhirnya, kita sampai di akhir pengujian perdana dari Athlon Carrizo. Di tengah kesibukan kami mengikuti berbagai kompetisi overclock yang sedang ramai-ramainya terjadi di bulan Maret 2016 ini, kami mungkin akan kembali mencoba Athlon X4 845, dan berharap bisa menemukan berbagai hal menarik darinya. Yang jelas, peningkatan performa dan efisiensi daya dari Athlon Carrizo ini bukan tidak mungkin bisa ditemukan pada APU next-gen, Bristol Ridge, yang dirumorkan menggunakan core mirip. Kami sebagai overclocker hanya berharap dari lubuk hati kami yag paling dalam, semoga AMD memperhitungkan overclockability dari produk Next-gen mereka supaya membuat berbagai hardware tersebut menarik bagi kami, para overclocker.

Cinta_n_Carrizos

Percaya atau tidak, ini ekspresi muka salah satu reviewer JagatOC saat mengetahui bahwa Carrizo-nya hanya bisa berjalan di 4.1Ghz..

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
News | December 31, 2017 | Comments

Tahun 2017 di Mata Overclocker

Tahun 2017 akan berakhir dalam beberapa saat. Momen pergantian tahun belum lengkap nampaknya kalau belum disertai dengan rangkuman singkat mengenai apa saja yang menarik di tahun ini. Satu hal yang pasti
Read More »