in: General - Guide | August 10, 2016 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking Guide: OC AMD Radeon RX Series (480 / 470 / 460) dengan WattMan

Radeon Wattman: A Closer Look

 

Berikut ini tampilan Wattman saat full-screen:

1. Bagian Monitoring

Bagian ini adalah tempat dimana Anda bisa mengamati keadaan clock GPU/VRAM, fan speed, dan juga temperatur.

*klik untuk memperbesar*

*klik untuk memperbesar*

 

2. Bagian kontrol Clock/Fan/Power

*klik untuk memperbesar*

*klik untuk memperbesar*

Ubah Setting jadi ‘manual’

Wattman_def2

Sebelum bermain-main lebih lanjut dengan Wattman, ada baiknya Anda melakukan setting untuk membuat pengubahan GPU Frequency/Voltage menjadi ‘manual’ dengan menekan tombol yang ada di panel di atas.

 

Wattman sendiri menawarkan berbagai panel yang bisa digunakan untuk melakukan berbagai penyesuaian, berikut ini penjelasan panel-panelnya:

1. Panel GPU Frequency / Voltage

RX460_OC_Wattman_Panel1_GPU

Di sini Anda bisa melihat bahwa AMD menawarkan pengubahan untuk GPU clock(di bagian merah), dan juga pengubahan voltase GPU(di bagian biru. Clockspeed dan voltage dari GPU ini bisa Anda ubah per power state, GPU AMD memiliki beberapa power state, dari power state paling rendah(state 0) saat keadaan GPU idle, state 1-2 untuk load ringan, hingga ke state 7 dimana load GPU maksimal.

Kebanyakan game 3D berat akan membuat GPU berjalan di power state 7, sehingga state ini yang perlu Anda ganti jika ingin melakukan overclocking pada GPU AMD Radeon RX series.

Voltase: Gunakan Seperlunya!

Untuk voltase, AMD memberikan nilai hingga 1150mV maksimal (1.15V). Sejauh yang kami uji, nilai 1150 ini bisa digunakan dengan aman selama VGA-nya memiliki suhu yang terjaga setidaknya maksimal di angka 80C-an. Perlu diketahui, meski meningkatkan voltase bisa memberikan kestabilan ekstra di clock tinggi, namun bisa mengakibatkan konsumsi daya dan suhu kerja VGA naik drastis, gunakan voltase seperlunya!

 

2. Panel Memory Frequency / Voltage (VDDCI)

RX460_OC_Wattman_Panel2_mem

Sama hal-nya dengan GPU, bagian memori di Wattman ini bisa digunakan untuk melakukan overclocking pada kecepatan memori(video RAM). Ada juga voltase yang bisa diganti di sini, namun voltase tersebut nampaknya bukan voltase memori(MVDDC), melainkan sebuah komponen I/O bus yang menghubungkan GPU dengan memory bus-nya (disebut juga VDDCI). Meningkatkan voltase ini bisa memberikan kestabilan ekstra saat OC memori ke kecepatan tinggi.

 

3. Panel Setting kecepatan Fan

RX460_OC_Wattman_Panel3_Fan

Panel berikut ini berguna untuk melakukan setting fan per RPM. Setting ‘Min’ merupakan nilai fan terendah yang akan menyala, sedangkan nilai ‘Target’ adalah nilai maksimal-nya saat temperatur GPU berada di atas target temperature.

 

4. Panel Setting Temperature Target & Power Limit:

RX460_OC_Wattman_Panel4_PowerTemp

Berikut ini adalah setting Temperature Limit dan juga Power Limit.

Untuk Power Limit, nampaknya saat Anda melakukan overclocking, nilai ini digeser ke nilai maksimalnya(50) untuk mendapat clock maksimal dan tidak turun saat konsumsi daya GPU terdeteksi tinggi.

Pada bagian temperature, nilai ‘Max’ adalah nilai maksimal dimana jika suhu ini tercapai, GPU akan menurunkan voltase dan juga frekuensi-nya untuk menjaga suhu dibawah nilai maksimal, sedangkan ‘Target’ adalah nilai dimana VGA akan menaikkan kecepatan kipas(sesuai target RPM di setting fan) untuk mencapai target suhu tanpa menurunkan clock/voltage.

Sebagai informasi, sejauh ini GPU AMD Radeon RX bisa beroperasi dengan target temperature tinggi seperti 80-84 C, namun saat overclocking sangatlah penting untuk menjaga suhu GPU tersebut tetap rendah. Pada beberapa GPU AMD Radeon RX 480, kami mendapati bahwa saat menurunkan suhu GPU dari 84C ke 65 C(menggunakan pendingin 3rd party), kami mendapat peningkatan overclockability setidaknya 25-35Mhz.

Kestabilan ekstra bisa Anda dapatkan jika pendingin Anda mampu menjaga suhu di kisaran 65-70 C-an.

Bagaimana Jika Hang/Crash/ Error?

Wattman_Failure

Saat mencoba overclocking, pastinya Anda akan menemui setting dimana VGA Anda sudah tidak stabil. Bagaimana kalau sistem mengalami crash karena clock terlalu tinggi? Tidak perlu khawatir! Wattman akan secara otomatis mengembalikan setting VGA Anda ke keadaan defaultnya ketika ia mendeteksi crash/error.

 

Anda yang ingin melakukan reset secara manual tinggal menekan opsi ‘Reset’ di bawah ini:

Wattman_reset

 

 

Berikutnya: Contoh Setting Wattman

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES