Overclocking Review: Gigabyte AORUS AX370-Gaming 5

Reading time:
April 7, 2017

Kesimpulan

AX370Gaming5_Mobo_05

Sebagai motherboard AM4 yang pertamakali masuk lab kami, Gigabyte AORUS AX370-Gaming 5 menunjukkan bahwa meski paket penjualannya agak ‘sederhana’, build quality yang ditunjukkan pada seri ini bisa dikategorikan sebagai kelas atas. Mengingat bahwa motherboard ini bukan dari lini Produk kelas SOC (Super Overclock) dari Gigabyte, kami cukup kagum bahwa Gigabyte masih menggunakan beberapa komponen yang sering terlihat pada mobo kelas overclocking, seperti MOSFET IR3553M yang ada di bagian regulator daya-nya. Dipadu dengan desain 6+4 phase (CPU rail/SOC rail), pastinya VRM motherboard ini akan sanggup memberikan daya bagi prosesor Ryzen 7 8-core yang di-overclock secara ekstrim sekalipun. Pada pengujian singkat kami, MOSFET mobo ini dapat dijaga suhunya pada angka 70 C-an saat menjalankan Ryzen 7 yang heavily overclocked (3.9Ghz 1.35V), masih masuk batas aman untuk dijalankan harian. Meski tidak krusial bagi overclocker yang melakukan overclocking pada Ryzen untuk skenario pemakaian harian, tapi kami perlu mencatat bahwa BCLK overclocking tidak bisa dilakukan di motherboard ini karena AX370-Gaming 5 tidak memiliki external clockgen.

Jumlah port dan konektivitas yang ditawarkan di motherboard ini cukup memadai dengan pilihan yang cukup leluasa, mulai dari 8-port Sata 6 Gbps dan 2 buah SATA Express, lalu juga ada M.2 (Mendukung NVMe PCIe Gen3 x4 32Gbps), hingga pilihan menarik lainnya seperti adanya slot U.2 dan juga port USB 3.1 Type-C. Menunjang kebutuhan para gamer, Gigabyte menyediakan Killer Ethernet E2500 (dan juga opsi Intel GbE ) dan juga codec dual-ALC1220 pada bagian audio. Pastinya, karena motherboard ini menggunakan chipset X370, dukungan multi-GPU baik SLI maupun Crossfire tetap bisa Anda dapatkan.

Meski tidak selengkap SOC series, AX370-Gaming 5 tetap dilengkapi dengan beberapa fitur essential yang dibutuhkan para DIY-er dan juga overclocker, misalnya saja tombol on/off/reset pada board, tombol ClearCMOS, dan Debug LED yang memudahkan troubleshooting. Kami sendiri menganggap bahwa penggunaan DualBIOS pada motherboard tersebut perlu diacungi jempol karena kami bisa menguji 2 buah BIOS yang berbeda dengan cepat, mengganti konfigurasi hanya dengan men-switch ke BIOS yang kami inginkan. Bagi pengguna umum, DualBIOS ini nantinya membantu proses recovery saat salah satu chip BIOS motherboard tersebut mengalami kerusakan, karena jika BIOS No. 1 gagal boot, sistem bisa mengganti BIOS ke BIOS no.2.

Dari sejumlah software yang ditawarkan Gigabyte, ada 2 yang paling berguna bagi kami, yakni Gigabyte EasyTune, dan juga SIV(System Information Viewer) Hardware Monitoring. Sayangnya, profil OC pada OC button di motherboard ini dan juga Easy Tune tidak bekerja di Ryzen 7 1700. Jadi Anda yang mau melakukan overclocking pada Ryzen 7 1700 di AX370-Gaming 5 harus melakukan setting full manual. Untungnya, BIOS motherboard ini memberikan opsi tuning yang cukup luas.

Akhir kata, Gigabyte AORUS AX370-Gaming 5 menawarkan sebuah solusi lengkap untuk platform AM4 yang digunakan AMD Ryzen. Board tersebut dikemas dengan berbagai opsi ekspansi next-gen seperti M.2 / U.2 NVMe dan USB 3.1 Type-C, dan juga add-on ekstra untuk gamer seperti seperti solusi audio Dual ALC1220 dan LAN Killer E2500. Tidak lupa, motherboard tersebut dipersenjatai komponen dengan rating dan durability tinggi untuk memastikan bahwa overclocker tidak harus mengorbankan kestabilan dan ketahanan saat mereka memaksa prosesor Ryzen dan RAM DDR4 mereka di luar standar pabrikan.

Sampai jumpa pada review kami yang selanjutnya, hanya di JagatOC!

Load Comments

More Articles

Extreme OC

February 27, 2023 - 0

G.Skill Umumkan Overclocking World Cup 2023 – Hadiah Total 40000 USD!

G.Skill, vendor memori terkemuka di Dunia, tahun 2023 ini kembali…
September 29, 2022 - 0

Demo Tuning Ryzen 7000 ‘Zen4’ + MSI X670E ACE di AMD Grand Launch Party Indonesia

Menyambut kehadiran prosesor terbaru AMD yakni Ryzen 7000-series Zen4 ‘Raphael’…
February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Hasil Pengujian: Pada halaman sebelumnya sudah dibahas mengenai berbagai opsi…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Benchmark Sintetis (3DMark Fire Strike – Graphics Score) Berikut ini…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 30, 2022 - 0

G.Skill umumkan Trident Z5 Neo & Flare X5: Dukung AMD EXPO, Tersedia Hingga DDR5-6000CL30

G.Skill sebagai produsen RAM yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, hari…
August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…