in: Easy OC - Motherboard | August 21, 2017 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance

Pada keadaan default, Core i9-7900X dapat mencapai frekuensi 4 Ghz pada semua core-nya, dengan voltase yang umumnya ada di kisaran 1.05V, seperti terlihat di bawah ini:

*klik untuk memperbesar*

*klik untuk memperbesar*

Default – Cinebench R15 Score – 2214

Cinebench_default

 

Enhanced Turbo akan meningkatkan kecepatan ini menjadi 4.3Ghz, dengan voltase 1.15V. Performa sistem sedikit membaik menjadi 2377 cb.

*klik untuk memperbesar*

*klik untuk memperbesar*

Cinebench_2_enhancedTurbodefault

 

Game Boost meningkatkan prosesor Core i9-7900X lebih jauh lagi – ke Angka 4.5Ghz, 1.25V. Tentu saja di setting ini skor Cinebench-nya lebih tinggi lagi, dan menembus 2400 poin.

*klik untuk memperbesar*

*klik untuk memperbesar*

Cinebench_3_gameBoostdefault

 

Test – Power & Thermal

Tentu, berikutnya kami mengukur konsumsi daya sistem dan juga thermal output dari CPU-nya dari saat default vs OC.

CPU Temperature

Result_Temps

 

Power Consumption
Result_Powers

Seperti yang normal terjadi pada sistem yang di-overclock, tentunya akan ada peningkatan konsumsi daya dan juga suhu prosesor. Di sini, setting Enhanced Turbo pada 4.3Ghz 1.15v memberikan peningkatan yang terlihat wajar pada konsumsi daya dan juga temperatur CPU, masih ada di angka yang terbilang normal untuk Skylake-X CPU, yakni di bawah 80C. (Suhu ketika load di jumlah core rendah seperti gaming tentunya akan lebih rendah dibanding suhu saat Cinebench).

Setting Game Boost pada MSI X299 terlihat memberikan suhu CPU tertinggi, melewati Angka 90C (dan CPU akan mulai masuk ke mode thermal-throttling saat suhu mencapai angka 94-95C), dan konsumsi daya sistem sudah mendekati 350W.

 

Penutup

X299_TomahawkArctic_02

Result_Scores

Baik fitur Enhanced Turbo dan juga Game Boost yang diberikan MSI X299 Tomahawk Arctic jelas memberikan peningkatan performa instan, dengan hanya satu ‘klik’ setting pada BIOS. Peningkatan performa prosesor yang bisa Anda dapatkan di sini adalah sekitar 7-11% bergantung pada setting yang Anda pilih. Perlu diingat, baik Enhanced Turbo maupun Game Boost TIDAK meningkatkan kecepatan memori/RAM. MSI sendiri memiliki fitur ‘Memory Try It‘, namun fitur tersebut tidak diaktifkan disini, mungkin karena alasan kompatibilitas memori. Anda yang memiliki modul RAM kencang disarankan untuk mencoba mengaktifkan profil XMP memori, atau men-setting-nya secara manual untuk sedikit performa tambahan.

Kedua profil OC tersebut sanggup dioperasikan dengan stabil, namun kami sendiri agak ‘seram’ melihat suhu load pada kondisi game boost – setting 4.5Ghz 1.25V pada prosesor 10-Core 20-thread ini nampak memberikan beban thermal yang berat sekali bagi heatsink Noctua NH-U12S kami. MSI sendiri sudah memberi peringatan untuk menggunakan watercooler performa tinggi untuk bisa menjalankan profil game boost ini secara harian.

Untuk pengguna yang hanya menggunakan Heatsink berukuran sedang seperti kami, setting ‘Enhanced Turbo’ memberikan keseimbangan yang baik antara performa, suhu prosesor dan juga konsumsi daya yang lebih masuk akal untuk dijalankan sehari-hari. Suhu heatsink MOSFET yang ada di X299 Tomahawk saat mode Enhanced Turbo pun masih relatif aman untuk dioperasikan sehari-hari.

Melakukan overclocking pada prosesor 999 USD memang bisa terlihat agak ‘menyeramkan’ bagi penggunanya, untung saja sekarang sudah ada motherboard yang mengimplementasikan cara mudah overclocking tersebut pada motherboard-nya.

Pengujian tahap berikutnya - Corsair H80iv2

Mungkin butuh cooler seperti Corsair H80iv2 untuk menjalankan Game Boost dengan suhu normal?

 

 

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Event - News | December 7, 2018 | Comments

GOC 2018: Briefing Day

Memasuki beberapa jam terakhir sebelum perlombaan GALAX GOC 2018 dimulai, pada tanggal 7 Desember 2018 ini Pihak Galax mengadakan briefing untuk seluruh peserta dan helper GOC 2018 dan briefing ini
Read More »