in: News | September 3, 2017 | by: Yufianto Gunawan

AOCT 2017: Adu Kencang di Sesi Gigabyte

AOCT - 207

Dua sesi motherboard di AOCT 2017 telah berlalu, dan dua sesi masih tersisa. Kali ini, di sesi ketiga, para peserta turnamen overclocking ini akan menerima tantangan dengan menggunakan motherboard dari Biostar. Benchmark yang dipertandingkan di sesi kali ini adalah 3DMark 11 Physics dengan batasan RAM single channel dan 3DMark 2001 SE dengan batasan hanya 1x submit saja. Seperti apa jalannya sesi ketiga di babak kualifikasi turnamen yang didukung oleh Intel, ASUS, Biostar, Gigabyte, MSI, Corsair, WD, LG, dan Seasonic ini?

Hardware yang Digunakan

AOCT - 104

Berikut ini adalah hardware yang digunakan untuk sesi ini:

  • Prosesor: Intel Core i5-7600K
  • Motherboard: Gigabyte Z270X-UD3
  • RAM: Corsair Vengeance LPX DDR4-2666 2x 8 GB
  • SSD: WD Blue 250 GB\
  • PSU: Seasonic X750
  • Monitor: LG 24″ 24MP59P-G

Jalannya Sesi Gigabyte

Karena benchmark yang terbilang sangat singkat sekali, di awal sesi, peserta sudah berlomba mencatatkan skor. Tidak sampai 10 menit sesi berlangsung, lebih dari separuh tim sudah mencatatkan skor perdana mereka. Saat timer berjalan 10 menit, tim Endog Ceplok menjadi yang terbaik sementara ini.

Memasuki menit ke-15, giliran Kintan, menyodok ke posisi teratas dengan catatan skor melebihi 8600 di 3DMark 11 Physics dengan RAM Single Channel. Tidak lama berselang, tim PM Gan, BNCC, dan Shaburi juga mencatatkan skor yang tinggi, tapi masih belum melewati skor yang dicatatkan tim Kintan. Memasuki menit ke 25, semua tim sudah mencatatkan skor mereka, dengan tim Dukun Community menjadi tim terakhir yang masuk ke scoreboard.

AOCT - 208

Submit skor dari peserta terus terjadi, dengan tiga tim, yaitu Kintan, Shaburi, dan Endog Ceplok berada di 3 posisi teratas, dengan Hexatekno sedikit di belakang mereka. Sayangnya, di 10 menit terakhir, tidak ada perubahan besar di posis atas klasemen. Tiga tim yang sebelumnya berada di atas tetap mempertahankan posisi mereka, dan paruh awal sesi pun berakhir, berganti dengan paruh kedua, yang dijalankan oleh peserta yang berbeda, dengan benchmark 3DMark 2001 SE.

Bicara mengenai 3DMark 2001SE, benchmark ini sendiri terbilang cukup tua, sehingga wajar bila banyak peserta kurang familiar dengan benchmark ini. Terlebih lagi, tim juri menawarkan tantangan 1x submit saja, yang menambah sulit peserta, karena mereka mungkin tidak tahu apakah skor yang didapatkan itu terbilang tinggi atau tidak.

AOCT - 209

Hingga mendekati akhir sesi, tidak ada satupun tim yang mencatatkan skor. Skor pertama baru muncul dari Kintan di beberapa detik terakhir, dengan catatan 45116. Tidak lama kemudian, Endog Ceplok mencatatkan skor di atas Kintan, dengan 45869, yang membuat mereka menempati posisi tertinggi di benchmark ini. Sementara posisi ketiga ditempati oleh tim PM Gan, yang bisa mencatatkan skor di last run mereka, bersama dengan beberapa tim yang mencatatkan skor juga, tetapi di bawah ketiga tim tersebut.

Benchmark “tua” ini menjadi akhir dari sesi motherboard Gigabyte. Nanti malam, ada satu sesi lagi yang masih harus dijalani oleh peserta kualifikasi AOCT 2017 ini. Siapa yang pada akhirnya berhak menjadi finalis dari turnamen ini?

Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES