in: General - VGA | November 3, 2017 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking NVIDIA GeForce GTX 1070 Ti FE: Mengalahkan GTX 1080

Mengenal Boost Clock (Lanjutan)

Berdasarkan penjelasan di halaman sebelumnya, Anda tentu mengerti bahwa meskipun NVIDIA menyatakan bahwa clock GTX 1070 Ti mereka saat boost ada di angka 1683 Mhz, namun VGA tersebut ‘diijinkan’ untuk boost hingga 1898 Mhz. Berikut ini kami menjalankan 3DMark Stress Test loop lalu melakukan Logging Clock dengan GPU-Z, dan juga mencatat framerate consistency dari 3DMark Stress Test. Hal ini kami lakukan untuk melihat bagaimana mekanisme boost ini aktif dan mencatat apa saja perubahan yang mempengaruhi boost clock ini.

Kami melakukan pengujian dengan 2 konfigurasi, yakni:

  1. Default
  2. Power Limit serta Fan Speed dimaksimalkan dengan MSI Afterburner

MSI Afterburner adalah tool overclocking GPU yang bisa digunakan hampir semua vendor GPU di luar sana, dan bisa diunduh secara gratis. Semua praktik overclocking dan tuning yang kami lakukan disini dilakukan menggunakan tool MSI Afterburner. Nah, mari melihat apa saja yang bisa anda ubah di Afterburner:

  1. Core Voltage: Opsi ini hanya akan keluar jika anda men-tick ‘unlock voltage control’ pada Settings dan jika GPU anda mendukung pengubahan voltase via software. Pada artikel ini kami TIDAK MELAKUKAN PENGUBAHAN VOLTASE SAMA SEKALI.
  2. Power Limit: Saat power sensor di GPU anda mencapai batas maksimalnya(100%), maka ia akan mulai menurunkan clock GPU untuk menyesuaikan tingkat power si VGA. Pada GTX 1070 Ti FE, anda masih bisa meningkatkan nilai ini ke 120% jika nilai 100% dianggap tidak cukup.
  3. Core Clock & Memory Clock: Tempat anda mengubah clock GPU dan Video RAM. Bagi GTX 1070 Ti, nilai ini BUKAN berupa clock anda, melainkan merupakan nilai ‘offset’, atau nilai tambahan dari GPU clock anda yang ada sekarang. Misalnya Max. Boost clock pada GPU anda 1900Mhz, memberikan nilai +100 disini akan mengubah Max. Boost Clock menjadi 2000Mhz.
  4. Perlu diperhatikan: Memory Clock yang ada disini adalah nilai setelah RAM tersebut dikalikan dua(karena DDR). Jadi misalnya anda memiliki clock memori 2000Mhz, maka untuk mengubah nilai clock memori ini ke 2200Mhz, anda perlu menambah clock memory sebesar +400Mhz(bukan 200Mhz).
  5. Fan Speed: Tempat anda mengubah setting fan. Pada 100% pun GTX 1070 Ti FE blower yang bekerja sudah masuk ke kategori bising. Bagi Anda yang agak sensitif dengan suara, kami sarankan untuk mengubah nilai ini ke 70-80% maksimal.

 

3DMark Fire Strike Stress Test vs Power/Temp Limit

DEFAULT, Fan Auto

*klik untuk memperbesar*

 

Pada keadaan default, Anda bisa melihat bahwa uji framerate consistency pada Fire Strike Stress Test Gagal, ini menunjukkan adanya variasi tinggi pada framerate, yang kemungkinan disebabkan oleh mekanisme thermal/power throttle.

Berikutnya, kami mencoba untuk meningkatkan Power/Temperature(PT) Limit pada Afterburner, dan juga mengatur fan speed secara manual

 

PT Limit Increase

Power/Temp (PT) Limit kami geser menjadi seperti di atas (Power 120%, dan Temp 92 C), dan berikut hasilnya:

*klik untuk memperbesar*

Terbukti dengan meningkatkan PT Limit, skor framerate consistency pada GeForce GTX 1070 Ti FE ini meningkat. Berikutnya, mari kita lihat hasil pembacaan saat clockspeed di-logging oleh GPU-z

 

Boost Clock Logging vs Temperature vs Power

Terlihat jelas pada Graph boost clock di atas bahwa:

  1. Kondisi default menghasilkan variasi boost clock yang tinggi, dan clockspeed GPU turun ke angka 1650 – 1700 Mhz, dengan rata-rata clock 1743 Mhz. Suhu Max di 82 C.
  2. Meningkatkan Power/Thermal Limit menjadikan clock average sedikit lebih tinggi ke 1812 Mhz, namun ini meningkatkan suhu maksimal menjadi 86 C
  3. Kondisi agak ‘ideal’ adalah ketika PT Limit ditingkatkan dan Fan diatur manual ke 80%, dimana clockspeed GPU-nya menjadi lebih stabil (average 1826Mhz), dan suhu operasi ada di 78 C

Seperti yang terjadi pada arsitektur sebelum-sebelumnya, semua  di atas ini menunjukkan bahwa Boost Clock di NVIDIA Pascal SANGAT bergantung pada kondisi load di GPU, serta kondisi temperatur GPU, dan juga Setting Power Limit-nya.

Berikut ini beberapa contoh perubahan clockspeed yang terjadi berdasarkan kondisi dan setting :

*klik untuk memperbesar*

Boost Clock vs GPU temperature

Test Start, suhu 62C – GPU 1847 Mhz

Test berjalan 3 menit, suhu GPU 82C – Boost Clock 1733 Mhz

 

Boost Clock vs Power / Thermal Limit

Power Limit 100% – GPU 1810Mhz

 

Power Limit naik ke 120% – GPU naik ke 1835Mhz

 

 

Boost Clock vs Overclocking (core / mem clock offset)

Berikut ini kami mencoba meng-overclock GTX 1070 Ti dengan menambahkan core / mem clock offset pada afterburner.

Core Clock Offset +200Mhz, GPU Clock menjadi 2012Mhz, Memori 4000Mhz (GDDR5 8 Gbps)

Core Clock Offset +200Mhz dan Mem Clock Offset +500 , GPU Clock menjadi 2012Mhz, Memori 4500Mhz (GDDR5 9Gbps), Namun power limit 121% tercapai

Yang perlu dicatat di sini adalah meningkatkan clock Memori juga akan memberi beban tambahan yang akan terdeteksi pada sensor power pada VGA.

 

Baik, kami akan mulai menguji performa GTX 1070 Ti saat di-overclock pada halaman berikutnya!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Event - News | December 7, 2018 | Comments

GOC 2018: Briefing Day

Memasuki beberapa jam terakhir sebelum perlombaan GALAX GOC 2018 dimulai, pada tanggal 7 Desember 2018 ini Pihak Galax mengadakan briefing untuk seluruh peserta dan helper GOC 2018 dan briefing ini
Read More »