in: Competition | December 9, 2017 | by: Yufianto Gunawan

Tim Overclocking Indonesia Bertanding di Overclocking World Championship Final 2017, Berlin, Jerman

Berbagai Update OCWC Final 2017

Berikut berbagai dokumentasi seputar berjalannya kompetisi ini, dari tahap persiapan sampai ke kompetisi (akan di-update secara berkala)

Persiapan sebelum perjalanan

(searah jarum jam dari pojok kiri bawah) Dendy ‘r0yal_flush’, Lukas BUdiman, Hendra Wijaya, Chandra, Ivan, Alva

Sebelum perjalanan, nampak beberapa peserta AOCT 2017 dari tim ‘Shaburi’ dan ‘Kintan’ berkumpul melepas kepergian Chandra yang akhirnya akan menjadi overclocker Indonesia dari generasi 2017 untuk maju ke babak Internasional – secara efektif berarti Chandra tidak akan bisa mengikut kompetisi kelar amatir di Indonesia karena sudah memiliki status sebagai overclocker Indonesia yang bertanding di Tingkat Internasional.

Hendra Wijaya, ex-overclocker JagatOC(kiri) terlihat meminjamkan equipment-nya, sebuah high-precision Thermal Sensor, Fluke 52, kepada sang ‘adik kelas’.

 

Perjalanan

2 koper penuh – hampir hampir melebihi batas berat bagasi pesawat – 3kg lagi mereka akan kena denda overweight :p

Penting: Lapor ke bea cukai meminta SPMB(Surat Permohonan membawa barang) karena perlengkapan yang dibawa SANGAT banyak!

Alva(kiri), Chandra(kanan) siap boarding ke Berlin

Chandra masih menyempatkan men-copy berbagai catatan setting untuk dibaca di pesawat nanti

 

 

Sampai di Berlin

Dua jagoan Indonesia ini sudah sampai di Berlin!

Persiapan penting: membeli SIM lokal!

Hotel tempat menginap

 

Suhu ambient ruangan di Berlin jam 12 siang – Dingin ya?

 

Persiapan di Berlin: Membeli Peralatan

Caseking Outlet

 

Salah satu requirement bagi peserta OCWC 2017 adalah membawa motherboard-nya sendiri. Yang jadi problem, salah satu motherboard Z370 terbaik untuk overclocking, yakni Maximus X APEX, tidak tersedia di Indonesia. Alva sendiri sudah membeli sebuah Maximus X APEX pada kunjungannya ke Galax OC Carnival di Thailand kemarin untuk digunakan oleh Chandra, namun Alva sendiri sama sekali belum memiliki motherboard untuk bertanding hingga tiba di Berlin.

Solusinya? Beli di toko komputer terdekat!

Setelah merogoh kocek lumayan dalam, sekitar 330 Euro (~kurang lenbih 5.3 Juta Rupiah dengan kurs yang berlaku di Desember 2017), Alva membawa pulang sebuah Maximus X Apex – AKHIRNYA overclocker yang satu ini memiliki motherboard untuk bertanding!

Pohon natal khas Overclocker? :p

 

Persiapan Tahap II: Menguji berbagai hardware di Hotel!

Sesampainya di hotel, Alva dan Chandra langsung menguji motherboard tersebut untuk memastikan bahwa fungsi-fungsinya berjalan normal.

 

Persiapan terakhir sebelum berangkat

Segera setelah sesi makan malam official dari HWBOT yang dilangsungkan 8 Desember 2017, semua peserta lain menuju hotel masing-masing untuk memulai packing, dimana mereka akan berlomba esok harinya!

Berikut foto-foto dari persiapan packing tim Indonesia sebelum berangkat ke Arena:

Semua perlengkapan sudah siap di koper!

Berbagai Ram Gskill dan GALAX nampak siap dibawa ke arena lomba

Tunggu berbagai update berikutnya dari kompetisi OCWC 2017 – hanya di JagatOC!

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
News | December 31, 2017 | Comments

Tahun 2017 di Mata Overclocker

Tahun 2017 akan berakhir dalam beberapa saat. Momen pergantian tahun belum lengkap nampaknya kalau belum disertai dengan rangkuman singkat mengenai apa saja yang menarik di tahun ini. Satu hal yang pasti
Read More »