in: Budget OC - General - VGA | January 21, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking NVIDIA GeForce GT 1030 : Galax / Gigabyte / MSI

Kartu Grafis terjangkau namun bertenaga adalah impian para PC gamer. Sayangnya, harga kartu grafis yang melambung tinggi di awal tahun 2018 ini membuat sebagian besar gamer dengan kantong terbatas harus gigit jari. Banyak yang terpaksa menjatuhkan pilihan mereka ke GPU kelas murah, sambil berharap itu masih nyaman dipakai untuk game yang ingin mereka mainkan.

Memilih kartu grafis di kelas low-end adalah sebuah tantangan tersendiri, karena seringkali GPU-GPU termurah di pasaran menggunakan chip GPU yang sudah terlampau lemah dan outdated, serta tidak memiliki kinerja yang cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi masa kini. GPU kelas entry level bahkan kadang memiliki kinerja di bawah solusi grafis terintegrasi (a.k.a ‘onboard’).

 

Mengenal GeForce GT 1030: Solusi GPU Murah dan Overclockable ?

Di pertengahan tahun 2017 lalu, NVIDIA merilis solusi kartu grafis termurah mereka yang masih dirancang dengan arsitektur Pascal, yakni NVIDIA GeForce GT 1030. Menyandang awalan ‘GT’ dan bukan ‘GTX’ sedikit menandakan bahwa GPU ini masih belum masuk ‘kelas’ gaming, dan pastinya memiliki spesifikasi relatif rendah dibandingkan seri GTX.

*klik untuk memperbesar

Chip GP 108 yang digunakan untuk GT 1030 memiliki 384 Stream Processor (a.k.a Shader Unit / CUDA Cores), dan didukung oleh Memory GDDR5 sebesar 2 GB dengan bus width 64-bit. Chip GP 108 masih dilengkapi dengan GeForce Boost untuk meningkatkan clockspeed GPU mereka menyesuaikan dengan load yang diterima, NVIDIA menyatakan bahwa nilai Boost ini akan ada di sekitar 1468 Mhz.

Sebagai tambahan, GeForce GT 1030 menggunakan interkoneksi PCIe 3.0 x4 (saat idle masuk ke mode power-saving dengan PCIe 1.1).

Spesifikasi GT 1030 memang cukup jauh di bawah GTX 1050 yang berada sekelas di atasnya, namun pada artikel kami yang terdahulu, kami menemui bahwa GPU tersebut masih memiliki processing power yang tergolong memadai di kelasnya. Sebagai tambahan, seperti halnya berbagai GPU berbasis Pascal yang lain, GT 1030 nampak memiliki kemampuan untuk berjalan di clockspeed tinggi, membuatnya cukup overclocker-friendly, dan masih menyimpan sedikit potensi untuk dimanfaatkan.

Performa ekstra berkat overclock-nya dan juga harganya yang murah membuat GPU ini nampak cocok untuk kami bahas lebih mendalam.

 

Ruang Lingkup & Metode Pengujian

Pengujian kali ini memiliki tujuan untuk melihat seberapa jauh GeForce GT 1030 bisa ditingkatkan performanya dengan overclock, dan sejauh mana overclocking GPU ini mempengaruhi suhu operasional, serta konsumsi dayanya.

Testing yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Analisis Boost Clock dari GPU GeForce GT 1030
  • Uji Suhu Operasional dan juga konsumsi daya dengan 3DMark Stress Test.
  • Overclocking dengan tool universal NVInspector, dan Performance Test dengan 3DMark Fire StrikeGraphics Score.

Kami sendiri menggunakan 3(tiga) macam GeForce GT 1030 yang berbeda, yakni:

  1. Galax GT 1030 EX OC White 2GB
  2. Gigabyte Geforce GT 1030 OC 2G
  3. MSI GT 1030 Aero ITX OC 2G

 

Spesifikasi Testbed

PC yang kami gunakan untuk mendampingi GeForce GT 1030 adalah:

  • Prosesor: Ryzen 3 1200 (OC @ 3.8Ghz)
  • Motherboard: MSI B350M Pro-VH Plus
  • RAM: 2x4GB DDR4-2133 (OC @ DDR4-2933 16-18-18-36)
  • SSD: HyperX 3K 240GB
  • PSU: Enermax NAXN 500W
  • CPU Cooler: Stock / AMD Wraith Stealth

Prosesor dan RAM pada sistem pengujian di-overclock dengan setting sebagai berikut:

*klik untuk memperbesar*

Software / Tool

Saat melakukan overclocking, kami menggunakan beberapa software/tool tambahan. Berikut ini daftar software/tool tambahan yang kami gunakan:

NVInspector

GPU-Z akan berguna untuk melihat clock GPU anda(terutama untuk melihat Max. Boost Clock), dan juga melakukan logging clockspeed dan berbagai variabel lainnya. Semua tindakan overclocking akan kita lakukan lewat tool NVINspector, sebuah tool overclocking universal untuk GPU NVIDIA.

Untuk melakukan tes kestabilan, kami akan menggunakan software 3DMark Stress Test , lalu preset 3DMark Strike juga digunakan untuk menguji performa.

Baik, mari mulai!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES