in: Budget OC - General - VGA | January 21, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking NVIDIA GeForce GT 1030 : Galax / Gigabyte / MSI

Tampilan Fisik / GPU-Z

Berikut ini tampilan fisik dari ketiga VGA card yang kami uji, beserta clockspeed default-nya berdasarkan pembacaan GPU-Z

Galax

 

 

 

*Resolusi Tinggi, Klik untuk Memperbesar

 

 

Gigabyte

*Resolusi Tinggi, Klik untuk Memperbesar

 

 

MSI

*Resolusi Tinggi, Klik untuk Memperbesar

 

 

Ketiga VGA ini datang dengan desain PCB yang bervariasi, dengan tampilan terunik ada pada model Galax yang datang dengan PCB berwarna putih dan desain LP(low-profile). Meski demikian kami menemui banyak kesamaan, seperti:

  • Mengingat GT 1030 adalah VGA  dengan rating TDP rendah, regulator daya pada ketiga VGA ini nampak sederhana dengan konfigurasi single-phase design (1 phase untuk GPU, 1 untuk Video Memory).
  • Output display berupa DVI-D dan HDMI, tidak ada yang memiliki DisplayPort (dan pastinya tidak ada analog D-Sub VGA Connector)
  • Video Memory / VRAM dengan dua chip memory(satu IC memiliki density 8Gbit), dimana MSI dan Gigabyte menggunakan IC Micron, sedangkan Galax memiliki IC buatan Samsung.

Catatan:

*kami masih belum tahu apakah perbedaan IC memory ini terjadi secara random, atau Galax secara spesifik memilih untuk menggunakan IC Samsung yang umumnya dikenal memililki headroom overclockability lebih baik

*VGA Gigabyte pada GPU-Z menunjukkan tipe IC Samsung, meskipun secara fisik ia menggunakan IC Micron. Ini berarti deteksi tipe IC RAM di GPU-Z pada GT 1030 bisa jadi kurang akurat

Sebagai tambahan, jika Anda melihat deteksi clock dari GPU-Z, ketiga VGA memiliki rating yang serupa, dimana semua VGA-nya memilki clock Video Memory 1500Mhz (DDR5-6000, atau 6 Gbps efektif), dengan Galax memiliki base 1253Mhz, sedangkan Gigabyte/MSI di 1266Mhz.

Seperti yang kita ketahui, Seperti yang terjadi pada beberapa generasi semenjak arsitektur Kepler rilis, GPU NVIDIA memiliki konfigurasi clock GPU yang dinamis untuk menyesuaikan dengan load dan power/temperatur (yang dinamai GeForce Boost Technology). Dengan teknologi ini, GPU akan secara otomatis meningkatkan clocknya jika sensor pada GPU mendeteksi bahwa aplikasi yang digunakan tidak memberikan load yang berat, dan masih ada power headroom dan thermal headroom. 

GeForce boost ini yang akhirnya membuat pendeteksian clock pada GPU NVIDIA menjadi sedikit lebih rumit, dan ini yang akan menjadi bahan analisis kami di halaman berikutnya!

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES