in: General - Review | January 7, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Test PC Gaming Murah Siap PUBG 1.0 : Analisis Performa & Tuning

Kesimpulan

Menimbang berbagai spesifikasi hardware yang dibutuhkan untuk mencapai tingkat performa nyaman, nampak jelas bahwa PUBG dapat disebut sebagai game dengan kebutuhan cukup berat di jamannya. Meski artikel ini dibuat di bulan Januari 2018, kami masih melihat bahwa akan banyak sekali PC yang masih belum siap mengejar kebutuhan PUBG 1.0. Meski demikian, spesifikasi minimum yang disyaratkan bagi game ini ternyata mampu untuk menghasilkan sekitar Rata-rata 50 FPS pada resolusi 1080p Very Low Detail.

Untungnya, bagi gamer yang bisa sedikit berkompromi dengan resolusi dan rela bermain di 1366×768 Very Low, kebutuhan GPU minimum untuk mencapai target mendekati 60 FPS tidak sebegitu-nya berat, karena masih bisa dicapai dengan kartu grafis seharga 1.2 Juta-an Rupiah (setidaknya pada saat artikel ini rilis). Kebutuhan CPU-nya sendiri tidak begitu berat, relatif bergantung pada target framerate yang Anda incar dan seberapa konsisten Anda ingin target framerate ini untuk dijaga. Menjaga framerate tinggi seperti 60 FPS akan membutuhkan prosesor relatif kencang, sedangkan jika anda bermain di framerate sekitar 30 FPS karena limitasi GPU , efek performa yang terjadi karena prosesor relatif minimal (mungkin ini sebabnya PUBG di console Xbox One di-limit di 30 FPS, karena performa CPU console yang relatif rendah).

 

 

Bagaimana mengetahui kalau PC Saya Siap PUBG? Benchmark PC Anda di sini!

Sesuai dengan tujuan awal kami untuk memberikan jawaban mudah bagi Anda yang bertanya “Apakah PC saya siap PUBG?”, kami sudah mendapatkan referensi skor benchmark sintetis dengan hubungannya ke performa PC di PUBG. Singkatnya, Anda bisa menjalankan software benchmark di bawah ini untuk menilai sendiri sejauh mana PC Anda bisa bermain PUBG.

Benchmark yang kami jadikan acuan adalah:

Cinebench R15 kami jadikan referensi skor untuk mengukur performa multi-core CPU(multithreaded), Anda juga bisa menguji performa single-core(singlethreaded). Sedangkan untuk referensi performa GPU, kami menggunakan 3DMark Fire Strike, bagian Graphics Score (BUKAN Total Score!).

Bagi Anda yang ingin mengetahui sekuat apa PC Anda, silahkan download kedua benchmark di atas, dan jalankan untuk mendapat skor benchmark.

Catatan:

  • *optional* untuk mendapatkan opsi benchmark single-core pada Cinebench R15, Klik File – Advanced Benchmark 
  • 3DMark bisa dijalankan tanpa key (versi free/basic), namun Anda harus menonton demo.

Berapa skor yang Anda butuhkan?

Secara umum, berasumsi tidak ada komponen sistem lain yang menghambat (seperti driver VGA yang bermasalah, mode hybrid multi-GPU yang tidak berkerja baik, jumlah RAM / Video RAM yang kurang, media storage lambat mengakibatkan stutter saat loading beberapa area di map, dll), Prioritas Anda akan ada di Performa GPU, baru setelahnya Anda membutuhkan CPU yang cukup kencang untuk menjaga 1% -minimum framerate.

Berikut kisaran skor benchmark dan prediksi performa PUBG 1.0 di setting tertentu:

  • 5000 – 5500 3DMark Fire Strike Graphics – 1920×1080 (100% Scale),Very Low Detail, 55~60 FPS Average.
  • 3600 – 4000 3DMark Fire Strike Graphics – 1366×768 (100% Scale), Very Low Detail, 55~60 FPS Average
  • 2000 – 2200 3DMark Fire Strike Graphics – 1366×768 (100% Scale), Very Low Detail, ~30 FPS Average

 

Untuk CPU sendiri, Anda umumnya akan membutuhkan kurang lebih 420 – 460 Cinebench R15 Multi-core (dengan setidaknya 120- 130 single-core) untuk kebutuhan umum dengan skenario gaming di 60 FPS-an. Berdasarkan pengujian kami, semakin tinggi skor CPU yang Anda dapatkan, konsistensi framerate Anda akan lebih terjaga.

Menggunakan prosesor dengan skor cinebench jauh di bawah ini berpotensi memberikan slowdown/stutter pada area tertentu. Sebagai catatan tambahan, jika skenario permainan Anda ditargetkan pada 30 FPS (entah dengan framelimit manual, karena setting grafis tertentu, atau GPU yang kurang kuat), kebutuhan CPU Anda akan turun karena efek dari cpu yang lambat di framerate rendah tidak terlalu terasa dibandingkan saat skenario permainannya ada di framerate tinggi.

 

 

Pertimbangan Pemilihan Komponen CPU dan GPU (Januari 2018)

Kami ingin menutup artikel ini dengan menambahkan berbagai pertimbangan singkat kami untuk memilih komponen CPU dan GPU untuk PUBG, yang umum dijual pada tanggal rilis artikel (Januari 2018)

 

GPU

Dengan target dan fokus utama kami mencari GPU murah yang bisa diajak bermain PUBG pada resolusi 1366×768 Very Low Detail 50-60 FPS, kami menemukannya pada GeForce GT 1030 2GB (3DMark Fire Strike Graphics: 3600-3700). Secara teori, GPU solusi dari AMD dengan performa 3DMark serupa GT 1030 seperti Radeon RX 550 2GB juga bisa dijadikan alternatif.

Solusi add-on murah seperti GeForce GT 710 1GB GDDR3 dan GT 730 2GB GDDR5 sulit mencapai target 30 FPS (namun GeForce GT 730 yang di-overclock ke setidaknya 1.2Ghz masih punya potensi menyentuh 30 FPS)

Berbicara soal GPU terintegrasi/IGP, nampaknya akan berat sekali bagi GPU sejenis ini untuk mendapatkan target framerate 60 FPS di 768p, dan hanya beberapa IGP yang powerful (seperti IGP AMD Kaveri APU/ Bristol Ridge APU) dengan skor 3DMark Fire Strike Graphics setidaknya 1500-1700 yang masih punya harapan untuk bermain di 768p 25~30 FPS. Raven Ridge APU desktop belum dirilis, namun kami berasumsi jika konfigurasi shader-nya serupa dengan versi mobile (dengan skor 3DMark FS Graphics 2500+) maka harusnya PUBG di 768p 30 FPS masih bisa dijalankan.

IGP bawaan Intel seperti Intel HD Graphics dengan skor 3DMark FS Graphics 700-1000 Poin umumnya akan berat menjalankan PUBG, dan mungkin hanya Intel HD Graphics 630 (varian GT2 dengan 24 EU) yang punya harapan memainkan PUBG walau dengan resolusi lebih rendah, dengan screen scale diturunkan.

Saat setting Anda diubah menjadi 1080p Very Low di 60 FPS average, kelas GPU yang sudah dibutuhkan menjadi agak mahal, karena Anda setidaknya akan membutuhkan GPU dengan skor 3DMark Fire Strike Graphics di atas 5000 poin. Pada GPU Modern keluaran 2017, ini umumnya ditemukan pada GeForce GTX 1050 2GB, atau Radeon RX 560 2GB.

 

 

Prosesor

Prosesor murah favorit 2017 yakni Intel Pentium G4560 menunjukkan performa memadai pada skenario framerate 60 FPS, nilai 1%-minimum FPS dari prosesor ini ada sedikit di bawah Ryzen 3 1200 yang berharga lebih mahal. Ryzen 3 1200 menunjukkan taring-nya setelah di-overclock, dan agak sulit menemukan prosesor lain yang overclockable di range harga-nya.

Sejauh ini nampak bahwa PUBG meminta prosesor setidaknya 4-Core atau 4-Thread, selama nilai Cinebench R15 Prosesor tersebut ada di kisaran 400-an. Kalau Anda masih menggunakan prosesor berbasis 4-Thread seperti Core i3-4130 ‘Haswell’ atau 4-core Athlon X4 860K, dengan Cinebench 300-350-an Anda berpotensi menemui ‘stutter’ di area tertentu dibanding prosesor yang lebih kencang.

Sebagai catatan tambahan. pada prosesor yang agak lemah, turunnya nilai 1%-minimum FPS bisa jadi kurang terasa pada skenario GPU-limited yang memaksa game berjalan di 30 FPS. (Singkatnya, prosesor Anda akan lebih banyak memberi pengaruh performa kalau GPU-nya sudah kencang dan menjalankan game ini pada framerate tinggi, kalau GPU Anda lemah, efek CPU lemah tidak akan terlalu terlihat)

 

 

Nah, pengujian dan analisis performa kami pada PUBG selesai di sini, kami harap Anda menemukan berbagai informasi berguna untuk menguji seberapa PC Anda kuat untuk bermain PUBG, atau mendapat informasi untuk meng-upgrade komponen. Sampai jumpa pada artikel kami yang berikutnya ;)

 

 

 

 

 

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
News | December 31, 2017 | Comments

Tahun 2017 di Mata Overclocker

Tahun 2017 akan berakhir dalam beberapa saat. Momen pergantian tahun belum lengkap nampaknya kalau belum disertai dengan rangkuman singkat mengenai apa saja yang menarik di tahun ini. Satu hal yang pasti
Read More »