in: Bench Log | March 14, 2018 | by: Chandra Wijaya

Bench Log: Gigabyte Z370 AORUS Gaming 7 – DDR4 Memory Overclocking

Salah satu Motherboard tingkat teratas untuk chipset Z370 dari Gigabyte, yakni Z370 AORUS Gaming 7 pastinya menawarkan seluruh fitur essential yang dibutuhkan oleh user secara umum, lengkap dengan fitur tuning dan overclocking.  Kali ini, kami ingin memfokuskan pengujian kami pada salah satu aspek overclocking dari motherboard tersebut, yakni Overclocking Memory DDR4.

Fokus pengujian ini cukup sederhana: berusaha mencari konfigurasi frekuensi RAM tertinggi dan timing terketat yang dapat diperoleh pada motherboard ini, baik pada saat menggunakan skenario 4 Keping RAM (a.k.a 4-DIMM) dan 2 Keping RAM (2-DIMM).

Secara spesifik, pengujian di artikel ini bertujuan untuk mencari konfigurasi performa terkencang pada skenario Competitive Overclocking (bukan untuk penggunaan daily)

Baca:

Beda Competitive Overclocking dengan Daily Overclocking

oc competition

 

Baik, Mari kita mulai pembahasan tersebut!

 

Testbed

Pada pengujian ini kami menggunakan :

  • CPU: Intel Core i7 8700k
  • Motherboard: Aorus Z370 Gaming 7 Bios Version F5h
  • RAM: G.Skill TridentZ DDR4 3600C16 RGB 4x8GB , G.Skill TridentZ DDR4 3600C15 2x8GB dan Galax OC Lab DDR4 4000C19 2x8GB
  • VGA: Galax GT710 Fish
  • SSD: Galax HOF 250GB
  • PSU: Corsair AX1600i
  • CPU Cooler (Aircooling): Noctua NH-U14S
  • CPU Cooler (LN2) : Kingpin Cooling Venom
  • OS: Windows 8.1 Pro x64

 

Pengujian:

Semua memori G.Skill dan Galax OC Lab yang digunakan pada pengujian ini secara spesifik menggunakan chip (IC) bertipe Samsung B-Die yang sangat populer karena dapat berjalan pada frekuensi tinggi dan timing ketat. Di tes ini akan dijalankan 3 buah konfigurasi yaitu:

  1. 2 Stick TridentZ DDR4 3600C15 + 2 Stick Galax OC Lab 4000C19;
  2. 2 Stick Galax OC Lab 4000C19;
  3. 4 Stick TridentZ 3600C16 RGB

Setiap dari konfigurasi di atas akan dicari efisiensi performa maksimum, dengan keadaan CPU berjalan pada 5 GHz. Semua setting dilakukan di dalam BIOS.

Setting BIOS:

Kami melakukan setting kepada beberapa parameter berikut ini:

  • CPU Ratio: 50
  • CPU Uncore Ratio: 50
  • System Memory Multiplier: 36.00, 37.33, 38.66, dan 40.00
  • DRAM Timing Control (tCL-tRCD-tRP-tRAS): 12-12-12-28, 12-11-11-28, dan 11-11-11-28
  • CPU VCore/VCCIO/VSA (System Agent): 1.47v/1.35v/1.35v

Setting CPU Voltage:

Setting CPU Frequency:

Setting VRM:

Berikutnya:

Berbagai Setting Memory Timing & Voltage

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Motherboard - Review | August 6, 2018 | Comments

Overclocking Review: MSI B450 TOMAHAWK

Beragam vendor motherboard sudah mulai menunjukkan rancangan terbaru mereka berbasis chipset AMD B450. Chipset tersebut sebenarnya tidak menawarkan banyak fitur berbeda dibanding B350 pendahulunya(kecuali Precision Boost Overdrive dan AMD StoreMI),
Read More »