in: Bench Log - General | March 11, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Bench Log: Noctua NH-D15S + Conductonaut vs Core i9-7980XE OC @ 4.2Ghz

Noctua NH-D15S vs Core i9-7980XE OC 4.2Ghz

Berikut ini spesifikasi testbed kami saat pengujian berlangsung:

  • Prosesor: Intel Core i9-7980XE
  • Motherboard: Gigabyte X299 Designare EX
  • RAM: G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600CL16 4x8GB
  • VGA: MSI GeForce GTX 1080 Ti Lightning-Z
  • SSD: HyperX 3K 240GB
  • PSU: Corsair AX1600i
  • CPU Cooler: Noctua NH-D15S + extra NF-A15 Fan (total 2 Fan NF-A15)

Keterangan:

  1. Open Case, Suhu Ambient Ruangan 27-28 C , Kipas diset Fullspeed
  2. CPU i9-7980XE di-overclock ke 4.2Ghz (All-core) dengan VCore 1.1V (VCCIN di 1.9V)
  3. Setting CPU TjMAX pada BIOS diset pada 90C.
  4. Pembebanan dilakukan dengan beberapa Loop Cinebench R15, suhu prosesor dicatat dengan HWiNFO

 

Hasil – Part 1 (Paste: Noctua NT-H1 bawaan)

Beberapa loop Cinebench R15 yang me-load semua 36-thread pada CPU langsung membuat CPU menemui suhu maksimalnya pada 89C, dan menemui batas thermal throttling yang sudah kami set pada 90C demi alasan keamanan(Chip ini berharga hampir 2000 USD, kami tidak ingin kehilangan pekerjaan karena membunuh CPU ini dengan sengaja :p ).

Kami merasa ada sedikit kejanggalan, karena walaupun Noctua NH-D15 tidak sekuat sebuah solusi watercooling custom, namun suhu 89C yang langsung kami temui dalam beberapa loop Cinebench R15 ini menunjukkan bahwa kesalahan yang terjadi bukan hanya dari limitasi si HSF. Kami mencoba re-mounting 2-3x untuk mengantisipasi kesalahan pada kontak antara CPU dan HSF, namun hasilnya nihil. Ada kemungkinan suhu tinggi tersebut disebabkan oleh thermal paste yang kurang optimal mentransfer panas dari heatspreader prosesor ke heatsink.

Ini langsung mengingatkan kami pada eksperimen Delidding dan penggantian TIM pada Coffee Lake dengan liquid metal paste, T-Grizzly Conductonaut.

Baca:

Delidding + Conductonaut pada Core i5-8600K

Saat ini, kami tidak mungkin men-delid i9-7980XE, karena resikonya sangat tinggi, dan kami tidak memiliki tool untuk melakukannya dengan mudah. Kami hanya ingin mengaplikasikan Conductonaut pada heatspreader prosesor dan heatsink NH-D15S (menggantikan paste NT-H1 bawaan) untuk melihat apakah hal ini memberikan thermal transfer yang lebih baik.

PERINGATAN: Paste Liquid Metal yang mengandung Gallium seperti Conductonaut TIDAK BISA DIGUNAKAN PADA HEATSINK DENGAN BASE ALUMINIUM. NH-D15S menggunakan nickel-plated copper, sehingga paste conductonaut relatif aman digunakan.

 

Hasil – Part 2 (Paste: T-Grizzly Conductonaut)

Pengaplikasian ke Heatspreader CPU dan HSF

Mengaplikasikan conductonaut ke heatspreader CPU yang agak lebar akan agak sedikit ‘boros’ dibandingkan pengaplikasian ke CPU Die secara langsung seperti artikel eksperimen kami. Namun hasilnya cukup meyakinkan:

Sepanjang pengujian kami, Noctua NH-D15S dengan paste conductonaut bisa cukup terjaga suhunya di sekitar 83 C, dan tidak menyentuh batas thermal throttling sama sekali. Ini berarti suhu 89C yang kami dapatkan sebelumnya terjadi bukan karena HSF NH-D15S-nya, namun sangat mungkin terjadi karena limitasi dari paste Noctua NT-H1 yang kami gunakan – dan masalah ini selesai ketika mengganti paste-nya ke liquid metal conductonaut.

Uji singkat ini menunjukkan bahwa prosesor ‘monster’ seperti i9-7980XE yang di-overclock bisa memberikan heat load yang begitu massive, sehingga transfer thermal dari CPU Heatspreader ke HSF bisa menjadi sebuah faktor krusial yang menentukan suhu operasional. Thermal paste berbasis liquid metal seperti conductonaut nampaknya bisa membantu mengatasi masalah tersebut.

Kami masih penasaran seberapa jauh peningkatan yang bisa kami rasakan kalau kami bisa men-delid i9-7980XE dan mengganti TIM bawaan-nya dengan conductonaut, namun hal tersebut belum bisa dilakukan saat ini. Sampai jumpa di berbagai eksperimen overclocking kami yang berikutnya!

 

Tambahan: Melepas Cooler dan Membersihkan Paste Conductonaut

Sebagai tambahan data, kami ingin menyertakan proses pembersihan paste conductonaut. Berikut tampilan fisik CPU heatspreader dan base heatsink saat dilepas:

Kedua permukaan ini tidak menempel seperti beberapa paste berbasis silicon dan relatif mudah dilepas, hanya saja Anda HARUS berhati-hati untuk menjaga tidak ada bagian thermal paste yang jatuh ke socket atau motherboard, karena berpotensi mengakibatkan short.

Membersihkan conductonaut adalah satu bagian yang sedikit merepotkan dibandingkan silicon-based paste. Di sini, saat kami hanya menggunakan alcohol swab, nampak masih ada ‘bekas’ pengaplikasian paste pada base heatsink, berikut tampilannya:

 

Kami melanjutkan dengan metal polish seperti Brasso (Thermalright Metal Bright juga bisa digunakan dengan efek yang serupa), dan tampilan akhirnya seperti berikut ini:

 

Daftar Isi
Pages: 1 2
Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES