in: General - Motherboard | March 13, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Hands-on Overclocking: Gigabyte X299 Designare EX + Core i9-7980XE

X299 DESIGNARE: OC Setting untuk Core i9-7980XE

Berikut ini penjabaran kami seputar OC setting yang kami gunakan:

1. Setting Fan Speed

X299 DESIGNARE akan meletakkan setting fan pada kecepatan rendah saat default. Waktu melakukan overclocking, meletakkan ‘CPU Fan Speed Control’ pada ‘Full Speed’ sangat direkomendasikan.

 

2. Setting CPU

  • Core i9-7980XE adalah sebuah CPU dengan kecepatan Turbo All-Core di 3.4 Ghz saat default, lalu Ring (a.k.a Mesh, terbaca sebagai CPU NB Frequency di CPU-Z) frequency-nya ada di 2.4Ghz
  • Mengubah kecepatan prosesor ke 4.2Ghz bukan hal yang sulit dan ini kami lakukan dengan mengubah CPU Clock Ratio ke 42.
  • Kami bisa saja mencoba speed 4.4Ghz atau lebih, yang jadi masalah adalah CPU Cooler kami akan kesulitan menanganinya karena setting demikian membutuhkan VCore tinggi.
  • Untuk Bandwidth Memory ekstra, kami meng-overclock Ring / Mesh Frequency, dengan mengubah ‘CLR (MESH) Ratio‘ ke 30.
  • AVX / AVX 512 Offset kami set pada angka 2, supaya saat ada beban instruksi AVX yang berat ke CPU, multiplier CPU akan turun 2 kali (menjadi 40), kecepatan CPU akan diturunkan ke 4 Ghz
  • TjMAX Temperature kami tetap kan pada angka 90 C. Setting ini akan berguna untuk menurunkan frekuensi / voltage CPU saat suhunya mencapai angka 90 C.

 

3. Setting Memori / RAM

  • Jika RAM Anda memiliki fitur profil XMP, maka men-setting ‘Extreme Memory Profile(XMP)’ pada Enabled (atau memilih Profile 1 / Profile 2 pada RAM yang mendukung) akan mencukupi.
  • Kami menggunakan RAM G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600CL16, namun selain menyalakan XMP kami masih melakukan beberapa penyesuaian pada Timing dan Subtiming, seperti yang bisa Anda lihat di bawah ini:

Catatan: Gigabyte X299 Designare tidak memiliki masalah menjalankan sistem pada DDR4-3600 stabil untuk harian, namun overclockability RAM Anda bisa jadi bergantung pada memory controller, dan mendapat karakteristik yang berbeda dengan hasil yang kami capai.

Kalau Anda memiliki RAM dengan rating DDR4-3600, lalu Anda mengalami masalah dengan booting di 3600, ubah ‘System Memory Multiplier’ dan turunkan nilai ini ke DDR4-3000 atau DDR4-3200.

 

4. Setting Voltage

  • Internal CPU VCore kami set pada 1.100 V, ini cukup untuk pengoperasian CPU pada 4 – 4.2Ghz.
  • Perlu diketahui bahwa pada CPU 18-Core, nilai VCore ini SANGAT berpengaruh pada temperatur. GUNAKAN SECUKUPNYA.
  • Batas atas yang bisa ditangani pendingin kelas Noctua NH-D15S kami dengan paste conductonaut liquid metal adalah 1.100V, atau sekitar 1.150V maksimal.
  • CPU MESH Voltage pada 1.150V sudah cukup untuk pengoperasian Ring pada 3 Ghz.
  • Nilai 1.900V pada CPU VRIN External Override lebih dari cukup.
  • Untuk Overclocking RAM pada range DDR4-3200 ke atas, men-setting CPU VCCIO dan CPU System Agent Voltage ke 1.1V akan membantu kestabilan. Kalau RAM Anda gagal booting di kecepatan tinggi (3200+), coba naikkan CPU VCCIO / CPU System Agent Voltage ke 1.150 V atau 1.200V untuk melihat apakah ada pengaruhnya.
  • DRAM Voltage & DRAM Training Voltage pada 1.35V sudah mencukupi bagi sistem kami, namun Anda bisa mencoba hingga 1.4 – 1.45v jika setting-nya masih belum stabil.

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES