in: General - Review | March 15, 2018 | by: Jagat OC Team

Overclocking Review Intel Core i7-2600K vs Core i7-8700K: Adu Kencang di 4.8 Ghz

Prosesor Intel Core generasi ke-2 ‘Sandy Bridge‘, adalah sebuah prosesor yang saat ini berumur kurang lebih 7(tujuh) tahun sejak kemunculannya di tahun 2011 lalu. Pada dirilis dulu, Sandy Bridge merupakan sebuah arsitektur baru berbasis fabrikasi 32nm dari Intel, dan secara mengejutkan prosesor tersebut memberikan ‘loncatan’ yang cukup signifikan dari pendahulu nya, Prosesor Intel Core 1st Gen – Baik NehalemLynnfield, maupun Clarkdale. Peningkatan ini dirasakan cukup signifikan dari banyak hal, terutama sekali performance per-clock, serta performance singlethreaded maupun multithreaded yang tinggi, disertai dengan penurunan konsumsi daya.

Secara spesifik, bagi kami para overclocker, hal yang cukup menarik dari Sandy Bridge terutama pada K-series nya adalah kemampuan overclocking yang cukup tinggi. Performa yang tinggi di jaman-nya waktu itu, masih bisa ditingkatkan lagi, dan faktor ini yang membuat Sandy Bridge K-Series seperti Core i5-2500K, dan Core i7-2600K menjadi solusi yang sangat powerful.

Baca Juga:

JagatReview Sandy Bridge Overclocking Guide(2011)

 

Sandy Bridge: Performa Tinggi Berkat Overclock

Kebanyakan i7-2600k dapat berjalan pada kecepatan setidaknya 4.5 GHz dengan kondisi kecepatan stock-nya di 3.5 GHz (TurboBoost all-core), ini berarti peningkatan clockspeed 1 Ghz di atas default dengan mudah. Dengan konfigurasi 4-Core 8-Thread, Core i7-2600K yang di-overclock ke 4.5Ghz atau lebih bahkan masih menawarkan performa yang cukup tinggi jika melawan berbagai solusi prosesor yang keluar di tahun-tahun setelahnya. Bahkan i7-2600K masih bisa sedikit bersaing dengan Core 6th Gen Skylake, dan Core 7th Gen Kaby Lake.

Performa Sandy Bridge yang cukup tinggi ini akhirnya membuat berbagai pengguna enthusiast selalu membandingkan prosesor yang baru rilis ke Sandy Bridge sebagai referensi.

Baca Juga:

Uji Singkat i7-2600K vs i7-7700K (4.5Ghz)

2600K_3_OCCPU

 

 

8th Gen Coffee Lake: Core i7-8700K

Pada bulan Oktober tahun 2017 lalu, Intel mengeluarkan ‘Coffee Lake’ yang merupakan generasi ke-8 dari Core series mereka. Salah satu produk terbaiknya adalah Core i7-8700K yang bertujuan untuk menggantikan posisi Core i7-7700K sebagai prosesor kelas mainstream dari Intel. 8700K memiliki kecepatan base speed 3.7Ghz, namun bisa meningkat ke 4.3Ghz (Turbo All-core), dan 4.7Ghz (Turbo 1-Core)

Intel 8th Gen 11s

Peningkatan di generasi 8 ini adalah

  • Fabrikasi 14nm++, mendukung clockspeed tinggi (Max 1-Core Turbo 8700K adalah 4.7Ghz)
  • Konfigurasi 6-Core (6-Core 12-Thread untuk i7, 6-Core 6-Thread untuk i5)
  • Memory Controller yang sedikit diperbaiki (by default, Core i7-8700K mendukung DDR4-2666)
  • Optimalisasi Power Delivery ke Core, untuk supply power dan voltage lebih bersih saat heavy load karena 6-Core.

Berbicara soal clockspeed, mengingat coffee lake menang dioptimalkan untuk melakukan OC, saat cooling yang digunakan memadai Coffee Lake memiliki potensi clockspeed yang dapat mencapai 4.8 GHz – 5 GHz dengan mudah, dan bahkan ada beberapa prosesor yang bisa mencapai 5.1 – 5.2 Ghz untuk dijalankan harian.

Baca Juga:

i7-8700K Overclocking: 5.2 Ghz Aircooled, 7 Ghz LN2

LN2_Test2s

Summary : i7-2600K vs i7-8700K

i7-2600k Sandy Bridge i7 vs Coffee Lake i7 i7-8700K
4C / 8T Cores 6C / 12T
3.4 GHz Base Frequency 3.7 GHz
3.8 GHz Turbo Boost (Max) 4.7 GHz
8 MB L3 Cache 12 MB
DDR3-1333 DRAM Support DDR4-2666
HD3000: 12 EUs Integrated Graphics UHD 630: 24 EUs
850 MHz IGP Base Freq 350 MHz
1.35 GHz IGP Turbo 1.20 GHz
16 (Gen 2) PCIe Lanes (CPU) 16 (Gen 3)
< 24 PCIe Lanes (Chipset) < 24
95W TDP 95 W

 

Chipset dan Slot Ekspansi: Dulu (Z77) vs Sekarang (Z370)

Jika Sandy Bridge dulu bisa beroperasi dengan chipset Intel 6-series ‘Cougar Point’ (P67/H67/Z68), atau Intel 7-Series ‘Panther Point’ (B75 / H77 / Z77), untuk saat ini menjalankan prosesor Coffee Lake membutuhkan motherboard dengan Chipset Intel 300-series seperti Z370. Secara singkat, perbedaan kemampuan platform yang mendukung Sandy Bridge seperti Z68 (2011) dan Z77 (2012) dengan platform modern Z370 keluaran 2017-2018 dapat terlihat dengan jelas,

Z77

Z370

Di platform lawas seperti Z77 kita tidak mendapatkan dukungan M.2 NVME, USB 3.1, U.2, dan bahkan Sandy Bridge resmi-nya tidak mendukung interkoneksi PCIe 3.0 untuk discrete GPU (walau chipset-nya mendukung prosesor dengan kontroller PCIe 3.0 seperti Ivy Bridge).

 

Jika dulu kami sudah pernah melakukan perbandingan singkat antara Core i7-2600K dengan Kaby Lake Core i7-7700K, pada kesempatan kali ini, kami ingin melihat lebih dekat mengenai perbedaan performa dari Coffee Lake i7-8700K saat dibandingkan dengan berbagai skenario ke Core i7-2600K. Nantinya kami berharap untuk menjawab pertanyaan klasik “Apakah upgrade dari Sandy Bridge ke Coffee Lake worth it?”

Mari mulai!

 

 

 

 

 

Test by Chandra Wijaya ‘BlueFiber’  – Edited by Alva Jonathan ‘Lucky_n00b’

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Tips | July 24, 2018 | Comments

Eksperimen: Tuning Aspect Ratio ke 32:9

Kadang-kadang ada beberapa hardware PC yang cukup menarik untuk membuat pengalaman berkomputer menjadi sangat berbeda. Beberapa hari lalu, rekan kami di JagatPlay tengah mencoba sebuah monitor 49″ dari Samsung yang
Read More »