in: General - Review | March 15, 2018 | by: Jagat OC Team

Overclocking Review Intel Core i7-2600K vs Core i7-8700K: Adu Kencang di 4.8 Ghz

CPU Overclocking – 2600K VS 8700K Voltage vs Frequency Scaling

Untuk melihat karakteristik overclocking pada kedua prosesor yang berjarak 7 tahun ini, kami membuat sebuah perbandingan singkat, dimana kami mencoba mencari clockspeed yang stabil pada setting voltage tertentu. ‘Kestabilan’ di sini diukur dengan kemampuan sebuah prosesor menjalankan Cinebench R15 sebanyak 3x berturut – turut. Catatan: Semua voltage diset pada BIOS, dan load line calibration disesuaikan untuk memastikan bahwa CPU voltage yang diterima saat load cukup dekat dengan yang diset pada BIOS.

Berikut datanya:

Processor Frequency (Cinebench R15 load) vs Voltage
2600K (MHz) Voltage 8700K (MHz)
4200 1.2v 4600
4400 1.25v 4700
4600 1.3v 4800
4800 1.35v 5000
4900 1.4v 5200
5000 1.45v 5200

 

*Keterangan: perlu diketahui bahwa data Voltage vs Frequency Scaling yang kami hadirkan di sini tidak bisa digeneralisasi untuk semua 2600K dan 8700K. Prosesor 2600K yang kami uji adalah processor yang sejauh ini nampak memiliki kemampuan overclocking diatas rata-rata 2600K lain yang kami jumpai. Prosesor 8700k yang digunakan pada percobaan ini juga merupakan processor pre-binned dari caseking, yang bisa beroperasi stabil harian pada 5 Ghz.

 

 

Berdasarkan data ‘Voltage vs Frequency Scaling’ diatas kita dapat jelas melihat bahwa fabrikasi 14nm++ Coffee Lake yang nampak dioptimalkan untuk overclockability ini mengizinkan procesor 8700K mendapatkan frekuensi 5 GHz pada VCore 1.35v, sedangkan pada 2600k dengan fabrikasi 32nm pada saat diberikan voltase 1.35v mencatatkan angka 4.8GHz.

Suhu vs Voltage vs Overclockability

Dari suhu operasional saat di-OC dengan voltage lebih, ada hal menarik pada 8700k yang kami gunakan, dimana penggunaan voltage lebih besar dari 1.4v tidak memberikan frequency scaling, dan malah yang kami dapatkan adalah sedikit ketidakstabilan(random crash/BSOD). Ini kemungkinan besar terjadi karena suhu processor pada saat load sudah mencapai lebih dari 90 derajat C. Prosesor 8700K kami ini sudah delidded, dan menggunakan thermal paste T-Grizzly Kryonaut, namun setting 1.45v pada CPU nampak masih memberikan beban thermal yang cukup signifikan. (Mungkin kami harus menggunakan liquid metal conductonaut kalau ingin menggunakan voltage setinggi ini)

Sebagai pembanding,  pada 2600k kami masih dapat melihat adanya scaling pada saat diberikan voltage extra hingga 1.45v untuk mencapai Angka 5 Ghz, (bahkan pernah menyentuh 5.3Ghz pada 1.54v). Pada 2600K ini kami baru mendapatkan ketidak stabilan secara instan pada saat voltage yang diberikan diatas 1.55v, pada kondisi ini kami juga sudah mendapatkan ‘thermal throttling’. Ketahanan yang cukup baik pada penggunaan voltage tinggi ini sangat mungkin disebabkan oleh penggunaan solder TIM pada Sandy Bridge yang mengizinkan transfer thermal jauh lebih optimal pada skenario voltage tinggi.

– 

Clockspeed – Batas Atas Daily Usage

Baik Sandy Bridge dan Coffee Lake nampaknya memiliki range clockspeed yang serupa (dan mungkin sekali Kaby Lake juga akan menunjukkan range yang sama), dimana pengoperasian 4.8 hingga 5 Ghz pada penggunaan daily adalah sebuah hal yang mungkin dilakukan. Ini perlu jadi perhatian karena arsitektur sebelumnya seperti Haswell (4th Gen), Broadwell (5th Gen), dan Skylake (6th Gen), pencapaian angka 5 Ghz daily akan membutuhkan usaha yang tidak sedikit, mulai dari memilih cpu yang overclockabililty-nya bagus, hingga memastikan sistem pendingin-nya optimal.

Yang perlu diperhatikan adalah meski Coffee Lake dan Sandy Bridge memiliki batas atas pengoperasian yang serupa di penggunaan aircooling/ambient cooling, Coffee Lake(dan Kaby Lake) memiliki performance-per-core dan instruction-per-clock yang jauh lebih optimal dari Sandy Bridge – mereka terpisah 6 generasi!

 

 

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Motherboard - Review | August 6, 2018 | Comments

Overclocking Review: MSI B450 TOMAHAWK

Beragam vendor motherboard sudah mulai menunjukkan rancangan terbaru mereka berbasis chipset AMD B450. Chipset tersebut sebenarnya tidak menawarkan banyak fitur berbeda dibanding B350 pendahulunya(kecuali Precision Boost Overdrive dan AMD StoreMI),
Read More »