in: General - Review | March 15, 2018 | by: Jagat OC Team

Overclocking Review Intel Core i7-2600K vs Core i7-8700K: Adu Kencang di 4.8 Ghz

i7-2600K vs i7-8700K: Synthetic Benchmark

Benchmark sintetis merupakan suatu software yang secara spesifik mensimulasikan suatu program yang baisanya di jalankan pada kehidupan sehari-hari. Benchmark sisntetis sendiri memberikan penilaian atau output berupa nilai akan performa PC yang kita miliki. Benchmark sintetis sendiri biasanya memiliki workload yang konstan sehingga dapat diulangi dan biasanya output hasil dari benchmark memiliki selisih margin of error yang sangat kecil. Namun pada benchmark sintetis tidak tentu dapat mewakili kondisi real life. Sehingga output dari benchmark sintetis sendiri tidak dapat digunakan sebagai acuan performa PC anda.

Pada pengujian ini digunakan 5 benchmark sintetis yang secara spesifik akan menunjukan variable tertentu. Benchmark baru yang akan digunakan pada pengujian kali ini adalah Geekbench 4.

Benchmark ini serupa dengan seperti dengan Geekbench 3, hanya saja pada benchmark ini terdapat beberapa pengujian baru. Berdasarkan dokumentasi whitepaper-nya, benchmark ini menggunakan instruksi AVX dan AVX2.

Dibawah ini adalah hasil performance test yang didapatkan dari ke-5 benchmark sintetis yang dilakukan:

 

Cinebench R15 (version 15.038)

3_CBR15

Cinebench R15 merupakan aplikasi benchmark untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan rendering sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, berarti semakin cepat pula PC Anda melakukan operasi rendering. Kami mengambil 2 (dua) skor, yakni dengan konfigurasi Multi-Core untuk melihat performa multi-threaded, dan juga konfigurasi Single-Core untuk melihat performa single-threaded.

 

Geekbench 3 & Geekbench 4

4_Geekbench3

Geekbench adalah sebuah benchmark singkat yang dapat mengukur kemampuan prosesor dalam menangani beberapa workload integer dan floating-point, sekaligus juga kemampuan memori yang terdapat dalam sistem. Data disajikan dalam bentuk skor, semakin besar semakin baik. Kami mengambil skor Single-Core, Multi-Core, dan juga Memory Score(multi-core)-nya.

 

Geekbench 3

Geekbench 4

 

3DMark Fire Strike

5_3dmark_firestrike

3DMark Fire Strike merupakan benchmark 3D terbaru yang mulai menjadi favorit dikalangan power user dan enthusiast. 3DMark Fire Strike menggunakan API DirectX 11 dan sangat cocok digunakan untuk mengukur kemampuan sistem kelas atas. Selain memberikan Total Score, kami juga menganalisa sub-skor yang terdapat yakni Physics Score (Hasil dari pengujian CPU).

 

3DMark Time Spy

6_3DMarkTimeSpy

3DMark Time Spy dikenal sebagai benchmark kartu grafis berbasiskan API DirectX 12, dan cukup membebani berbagai kartu grafis modern saat ini. Sama halnya dengan 3DMark Fire Strike, selain mengambil skor Total, kami juga mengambil  Physics Score / CPU Score :

 

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
News | June 4, 2018 | Comments

JagatOC Berangkat ke Computex 2018

Ajang pameran teknologi komputer terbesar se-Asia, yakni Computex 2018 akan segera dimulai. Seperti biasa, JagatOC yang diwakili oleh overclocker-nya, Alva ‘Lucky_n00b’ Jonathan, akan memberikan berbagai update teknologi terbaru seputar overclocking,
Read More »