in: Bench Log | April 20, 2018 | by: Chandra Wijaya

Bench Log: Gigabyte Z370N WiFi – 2 DIMM DDR4 Memory Overclocking

Konfigurasi DDR4-4000 C12-12-12-28 1T

Geekbench 3

Konfigurasi DDR4-4000 C12-11-11-28 1T

Geekbench 3

Konfigurasi DDR4-4133 C12-12-12-28 1T

Geekbench 3

Semua hasil benchmark ini dapat kami lakukan pada kondisi on AIR dengan ambient sekitar 22 °C. Menurut kami, motherboard 2-DIMM ini sudah berada pada kondisi maksimalnya. Karena pada saat menjalankan 4133 C12-12-12-28 1T, kestabilan dari sistem kami sudah sangat terganggu dan tentunya kami juga sudah mencoba menjalankan 4133 C12-11-11-28 1T dan sistem kami tidak dapat melakukan booting. Kami pun juga sudah mencoba menggunakan pendingin liquid nitrogen untuk motherboard sebagai upaya untuk dapat menjalakan konfigurasi 4133 C12-11-11-28 1T, tetapi kami tidak mendapatkan peningkatan apapun pada saat menggunakan liquid nitrogen.

Kesan

Di pengujian sebelumnya, kami dapat menjalankan konfigurasi DDR4-4000 C12-11-11-11, yang merupakan suatu pencapaian untuk sebuah motherboard 4-DIMM. Melihat hal itu, Kami tentunya akan mengharapkan pencapaian yang jauh lebih kencang dan efisien dari motherboard 2-DIMM Gigabyte Z370N WIFI. Dari sisi BIOS, sama seperti sebelumnya, kami mendapatkan opsi yang sama. Opsi BIOS yang ditawarkan Gigabyte di motherboard ini juga sangat memadai untuk melakukan tweaking memory timing.

Motherboard ini sendiri dapat menjalankan setting memori dengan kecepatan DDR4-4000 C12-12-12-28 dan DDR4 4000 C12-11-11-28 sangat mudah! Bahkan, pada saat kami mau rela sedikit melonggarkan setting timing menjadi C13-12-12 atau C13-13-13, kami juga dapat mengakses DDR4-4100 sampai dengan DDR4-4200 tanpa ada masalah. Motherboard ini sangatlah menarik bagi kami sebagai overclocker, untuk bisa memaksimalkan performa dari motherboard ini kami menemukan banyak sekali setting baru yang kami tidak pernah temukan sebelumnya. Tuning memori pada motherboard ini sangatlah luas untuk dieksplorasi. Kami sendiri masih merasa kami masih belum dapat memaksimalkan performa dari motherboard ini.

Akan tetapi dari segala pencapaian motherboard ini, bukan berarti kami tidak memiliki masalah dan keluhan untuk motherboard ini.

Permasalahan dari motherboard ini adalah permasalahan dari RTL/IOL yang digunakan untuk motherboard ini. Pada pengujian kami sebelum nya pada motherboard Aorus Z370 Gaming 7, kami tidak dapat merubah RTL/IOL baik pada saat menggunakan memory timing advance manual ataupun manual. Saat ini, kami sudah mencoba pada 3 motherboard Gigabyte/Aorus Z370, melakukan setting RTL/IOL tidaklah berpengaruh sama sekali pada saat kami melihat timing memory kami di ASRock Timing Configurator di Windows. Berikut ini adalah setting yang kami gunakan pada BIOS menggunakan Memory Timing Advance Manual dan apa yang kami dapat pada ASRock Timing Configurator untuk bagian RTL/IOL

Settings BIOS:

Kami mencoba menggunakan setting DDR4-4000 C12-12-12 dengan setting RTL/IOL manual:

Channel-A

Channel-B

 

ASRock Timing Configurator

Masih sama seperti sebelumnya, RTL/IOL ini mengikuti auto rule dari motherboard, dan tidak dapat diubah. Sangat disayangkan kami tidak lagi dapat menemukan setting IOL Latency Offset, setting ini masih dapat kami temukan pada motherboard Gigabyte Z170X SOC Force dan dapat membantu dalam melakukan optimalisasi RTL/IOL pada motherboard tersebut.

Motherboard Z370N WIFI ini hadir sebagai satu-satunya motherboard retail dari Gigabyte yang menggunakan layout 2 DIMM untuk Intel Z370. Kami merasa bahwa motherboard ini memiliki potensi yang sangat besar. Dan, ya, betul bahwa motherboard ini tidak termasuk kedalam seri Gaming ataupun SOC, melainkan motherboard ini termasuk sebagai motherboard seri Ultra Durable. Sehingga menurut kami motherboard ini memang pada dasarnya tidaklah disiapkan sebagai motherboard untuk ‘balapan’. Akan tetapi motherboard ini masih tetap menawarkan pengalaman tuning memori yang sangatlah luas untuk dieskplor. Pencapaian tuning memori motherboard ini juga dapat dikatakan sangat baik, efisiensi dari motherboard ini tidaklah jauh tertinggal dari motherboard Z370 2-DIMM lain nya. Tentunya pencapaian yang sangat baik untuk sebuah motherboard yang tidak diciptakan untuk overclocking secara dedicated

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES