in: General - Review | May 20, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking Review Ryzen 7 2700X vs Core i7-8700K vs Ryzen 7 1800X

Overclocking – Konfigurasi BIOS – Ryzen 7 2700X

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, Ryzen 7 2700X pada artikel ini akan dijalankan dalam keadaan default, dan overclocked.

Secara khusus, ada 3(tiga) konfigurasi yang kami jalankan pada Ryzen 7 2700X:

  1. Default, DDR4-3200 CL16
  2. CPU Overclock @ 4.2Ghz All-Core, DDR4-3200 CL16
  3. CPU Default, RAM Overclocked @ DDR4-3400CL16 tight subtiming

Berbekal fabrikasi 12nm LP, Pinnacle Ridge dapat mencapai clockspeed yang tadinya belum bisa dicapai oleh Summit Ridge (Ryzen 1st gen).

Baca Juga: Analisis Voltage / Frequency Curve di Pinnacle Ridge

*klik untuk memperbesar

 

Angka 4.2Ghz dipilih sebagai tingkat overclocking karena analisis kami yang terdahulu mengkonfirmasikan bahwa kebanyakan Pinnacle Ridge CPU bisa berjalan pada clock 4.1 – 4.2 Ghz all-core pada Voltage yang cukup ‘sehat’ untuk harian seperti 1.35v-1.4v-an. Tentu, Anda harus menggunakan pendingin kelas enthusiast seperti heatsink besar atau Watercooling AIO dengan radiator 240mm-an supaya Anda bisa menjaga suhu prosesor saat overclock tetap rendah di sekitar 80 C-an atau di bawahnya. Perlu diingat, melakukan overclocking manual pada 2700X akan membuat prosesor berjalan pada kecepatan yang fixed sepanjang waktu pada load apapun, Precision Boost 2 yang mem-boost prosesor ini sesuai jumlah core yang di-load akan nonaktif saat OC manual dilakukan. (mengingat PrecisionBoost 2 akan mem-boost prosesor ini ke sekitar 4.3Ghz pada 1-core load, Anda akan sedikit kehilangan 4.3Ghz tersebut saat melakukan OC manual)

Setting overclock berikutnya adalah membiarkan CPU pada keadaan default, namun kami meng-overclock RAM ke Angka DDR4-3400 (masih aman karena kami menggunakan RAM dengan Rating DDR4-3600), dan men-tuning sub-timing cukup agresif untuk performa memory ekstra.

Dua setting overclock yang berbeda (satu fokus ke CPU, satu fokus ke RAM) ini akan kami bandingkan ke banyak workload untuk mencari mana yang lebih optimal.

Berikut konfigurasi yang kami lakukan untuk ketiga setting di atas :

**klik untuk memperbesar gambar**

 

Konfigurasi 1: 2700X CPU Default, DDR4-3200 CL16

BIOS

 

CPU-Z Screenshot

Konfigurasi 2: CPU Overclock @ 4.2Ghz All-Core, DDR4-3200 CL16

BIOS

CPU-Z Screenshot

 

Konfigurasi 3: CPU Default, RAM Overclocked @ DDR4-3400CL16 tight subtiming

BIOS

 

CPU-Z Screenshot (+Ryzen Timing Checker)

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES