in: General - Review | May 20, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking Review Ryzen 7 2700X vs Core i7-8700K vs Ryzen 7 1800X

Synthetic Benchmark

Synthetic Benchmark atau Benchmark sintetis merupakan suatu software yang secara spesifik mensimulasikan suatu program yang biasanya di jalankan pada kehidupan sehari-hari, dan nantinya memberikan penilaian akan performa PC yang kita miliki.  Benchmark sintetis biasanya memiliki workload yang konstan sehingga dapat diulang dan output hasil dari benchmark memiliki selisih margin of error yang sangat kecil. Meski benchmark sintetis dapat menguji performa PC dengan mudah, ada keadaan dimana ia belum tentu dapat mewakili kondisi real life.

Berikut ini adalah hasil performance test dengan berbagai benchmark sintetis yang umum kami gunakan:

 

Cinebench R15 (version 15.038)

3_CBR15

Cinebench R15 merupakan aplikasi benchmark untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan rendering sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, berarti semakin cepat pula PC Anda melakukan operasi rendering. Kami mengambil 2 (dua) skor, yakni dengan konfigurasi Multi-Core untuk melihat performa multi-threaded, dan juga konfigurasi Single-Core untuk melihat performa single-threaded.

 

 

Geekbench 3 & Geekbench 4

4_Geekbench3

Geekbench adalah sebuah benchmark singkat yang dapat mengukur kemampuan prosesor dalam menangani beberapa workload integer dan floating-point, sekaligus juga kemampuan memori yang terdapat dalam sistem. Data disajikan dalam bentuk skor, semakin besar semakin baik. Kami mengambil skor Single-Core, Multi-Core, dan juga Memory Score(multi-core)-nya.

 

Geekbench 3

Geekbench 4

 

 

 

 

 

 

3DMark Fire Strike

5_3dmark_firestrike

3DMark Fire Strike merupakan benchmark 3D terbaru yang mulai menjadi favorit dikalangan power user dan enthusiast. 3DMark Fire Strike menggunakan API DirectX 11 dan sangat cocok digunakan untuk mengukur kemampuan sistem kelas atas. Di sini, kami mencari Graphics Score, dan juga menganalisa sub-skor yang terdapat yakni Physics Score (Hasil dari pengujian CPU).

 

 

3DMark Time Spy

6_3DMarkTimeSpy

3DMark Time Spy dikenal sebagai benchmark kartu grafis berbasiskan API DirectX 12, dan cukup membebani berbagai kartu grafis modern saat ini. Sama halnya dengan 3DMark Fire Strike, selain mengambil Graphics Score, kami juga mengambil  Physics Score (CPU Score).

 

Keterangan

Pengujian benchmark sintetis memperlihatkan karakteristik performa yang cukup jelas : Pinnacle Ridge 2700X cukup superior pada berbagai benchmark multi-threaded, namun peningkatan yang jelas dibanding 1800X sebelumnya ada pada performa single-threaded-nya. Anda juga bisa melihat bahwa sebuah 1800X yang di-OC ke 4Ghz masih memiliki tingkat performa di bawah 2700X default.

Berbicara performa single-threaded, nampak bahwa 8700K dalam keadaan default yang memiliki turbo 1-core ke 4.7Ghz sulit dikejar oleh pinnacle Ridge. Pada keadaan all-core 5Ghz OC, 8700K bahkan memiliki performa multi-threaded sekelas sebuah 1800X default, yang cukup mengejutkan mengingat 8700K memiliki jumlah core hanya 75% dari 1800X.

Satu hal yang juga terjadi pada berbagai benchmark single-threaded pada 2700X, adalah sedikit turun-nya performa single-threaded saat CPU di-OC Manual ke 4.2Ghz. Ini yang sempat kami utarakan pada analisis kami sebelumnya, dimana meng-overclock 2700X secara manual bisa sedikit menurunkan performa single-threaded-nya karena Precision Boost ke 4.3Ghz-nya menjadi non-aktif.

Pada sistem 2700X yang memory-nya dioptimalkan (DDR4-3400 CL16 subtiming ketat), Anda bisa melihat boost performa yang didapat pada aplikasi yang memory-intensive seperti 3DMark Time Spy Physics / Geekbench, dan menunjukkan kegunaan tuning RAM dengan subtiming ketat.

Satu variabel yang unik juga adalah keunggulan 8700K pada benchmark Geekbench 4 yang beberapa test-nya melibatkan AVX instruction set. Ini menunjukkan bahwa arsitektur Intel Coffee Lake nampak lebih optimal menghadapi beberapa software/apps spesifik yang menggunakan instruksi AVX/AVX2 dibanding Pinnacle Ridge.

 

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Motherboard - Review | August 6, 2018 | Comments

Overclocking Review: MSI B450 TOMAHAWK

Beragam vendor motherboard sudah mulai menunjukkan rancangan terbaru mereka berbasis chipset AMD B450. Chipset tersebut sebenarnya tidak menawarkan banyak fitur berbeda dibanding B350 pendahulunya(kecuali Precision Boost Overdrive dan AMD StoreMI),
Read More »