in: General | July 5, 2018 | by: Jagat OC Team

Hands-on Overclocking: MSI B350M Pro-VH Plus (di Ryzen 2200G)

Voltage Regulator Module (VRM) untuk CPU

Salah satu komponen yang penting dalam penyaluran daya pada motherboard adalah VRM (kependekan dari Voltage Regulator Module). Secara sederhana, salah satu tugas utama VRM adalah melakukan konversi dan regulasi daya dari input(umumnya dari 12V Rail dari Power Supply Unit) ke voltage lebih rendah yang dibutuhkan oleh CPU, RAM, dan sebagainya(1.1 – 1.5V misalnya). Pada motherboard, proses konversi dan regulasi daya ini bukanlah hal yang sepele, karena ‘nyawa’ komponen PC seperti CPU ada di tangan komponen regulator daya tersebut. Pada berbagai keadaan, sirkuit VRM ini tidak hanya harus menahan ‘beban’ konversi daya, tapi juga harus mempertahankan efisiensi saat beroperasi, mempertahankan semua voltage berada pada level yang sebisa mungkin dijaga konstan, dan pastinya memberikan daya se’bersih’ mungkin ke komponen yang dituju.

Mari kita lihat lebih dekat komponen Voltage Regulator pada motherboard MSI B350M Pro-VH Plus ini:

*klik untuk memperbesar

 

MOSFET di CPU VRM

 

VRM Controller

Heatsink VRM

Analisa Singkat

Untuk suplai daya ke CPU, MSI B350M Pro-VH Plus mengusung konfigurasi 4+2 Phase pada VRMnya, ini berarti 4-Phase bertanggung jawab menangani daya CPU sedangkan SoC Voltage akan disuplai oleh 2-Phase lainnya. VRM ini dikontrol oleh IC Richtek RT8894A VRM Controller.

Untuk MOSFET-nya sendiri MSI menggunakan:

  • Bagian CPU Vcore : 1x NIKOS PK616BA (High-side) per Phase, 2x NIKOS PK632BA (Low-Side) per Phase
  • Bagian CPU SoC : 2x NIKOS PK616BA (High-side) per Phase, 2x NIKOS PK632BA (Low-Side) per Phase

MOSFET NIKOS yang digunakan MSI sering terdapat pada berbagai motherboard kelas budget yang mereka rilis. Desain yang digunakan B350M Pro-VH Plus harusnya cukup mudah untuk menangani beragam prosesor Ryzen murah kelas 4-Core hingga 6-core Non-X dengan thermal output yang masih masuk batas wajar.

Bagian mosfet VRM yang menangani daya ke CPU pada board ini dilengkapi dengan heatsink, namun cukup disayangkan bagian VRM yang menangani power rail untuk CPU SOC tidak dilengkapi heatsink. Kami merasa hal ini cukup wajar karena selain untuk menekan cost pada board budget-oriented seperti ini, rail daya pada CPU SOC umum tidak begitu membutuhkan daya sebesar CPU Core.

 

BIOS

Berikut tampilan beberapa menu BIOS yang dimiliki MSI B350M Pro-VH Plus:

*klik untuk memperbesar

Menu Utama

 

Pengubahan UMA Frame Buffer untuk IGP pada Settings | Advanced

 

Menu Overclocking

 

Fitur Memory Try-it

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Motherboard - Review | August 6, 2018 | Comments

Overclocking Review: MSI B450 TOMAHAWK

Beragam vendor motherboard sudah mulai menunjukkan rancangan terbaru mereka berbasis chipset AMD B450. Chipset tersebut sebenarnya tidak menawarkan banyak fitur berbeda dibanding B350 pendahulunya(kecuali Precision Boost Overdrive dan AMD StoreMI),
Read More »