in: Review | July 11, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking Review: AMD Ryzen 5 2600X vs Intel Core i5-8600K

Testbed, Konfigurasi dan Pemilihan Hardware

Berikut ini konfigurasi hardware yang kami gunakan untuk membandingkan prosesor Ryzen 5 2600X dan Core i5-8600K :

Catatan: KONFIGURASI BIOS / OVERCLOCK per hardware ada di halaman berikutnya!

 

Setup 1: Ryzen 5 2600X + MSI X470 Gaming Plus + Noctua NH-U12S/NF-A12x25 fan

Setup 2: Core i5-8600K (delidded) + MSI Z370I Gaming Pro Carbon AC + Noctua NH-U14S

 

Keterangan:

Sistem Ryzen 5 2600X kami pasangkan dengan motherboard MSI X470 Gaming Plus karena nampaknya harga motherboard tersebut cukup masuk akal untuk calon pengguna Ryzen 5 2600X, lalu juga motherboard di kelas ini biasanya memberikan komponen regulator daya yang sanggup menangani overclocking dengan daya relatif tinggi.

Berikutnya, Core i5-8600K kami pasangkan dengan Z370I Gaming Pro Carbon AC, motherboard yang kurang lebih sekelas dengan model yang kami gunakan di kelas AMD-nya, dan juga memiliki kapabilitas overclocking memori tinggi yang akan berguna jika seandainya nanti kami butuhkan.

Solusi aircooling dari Noctua yang kami gunakan bagi kedua sistem harusnya lebih dari cukup untuk menangani overclocking.

 

Periferal Umum

 

RAM DDR4:

G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600CL16 2x8GB

G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600CL16 datang dengan IC Samsung B-die yang terkenal memiliki overclockability tinggi dan kompatibilitas baik pada berbagai memory controller, khususnya AMD Ryzen. Meski RAM ini di-rating pada DDR4-3600, kami tidak akan menjalankan RAM tersebut pada DDR4-3600 karena alasan kompatibilitas dan limitasi berbagai platform. Kami akan menjalankan timing sesuai XMP dari RAM ini (16-16-16-36, CAS-TRCD-TRP-TRAS), namun frekuensi-nya akan kami limit pada DDR4-3200menyesuaikan dengan yang kebanyakan digunakan sebagian besar user PC.

Secara spesifik, kami juga akan menjalankan RAM ini pada konfigurasi DDR4-3333 CL16 dengan subtiming diketatkan untuk sistem Ryzen 2nd-Gen untuk melihat performance scaling-nya.

Catatan: Sebagai catatan tambahan, pada awalnya kami ingin memasukkan data pengujian DDR4-4000 pada sistem Intel, namun waktu pengujian yang terbatas membuat kami harus melakukan itu pada artikel berikutnya saja.

 

 

 

VGA – Kelas High end

MSI GeForce GTX 1080 Ti Lightning-Z

*klik untuk memperbesar*

 

Menggunakan VGA kelas ‘sultan’ seperti MSI GTX 1080 Ti Lightning-Z pada platform mainstream dan skenario gaming 1080p 144Hz mungkin akan terlihat berlebihan, namun kami percaya ini dibutuhkan untuk memastikan bahwa perbedaan performa gaming yang terjadi adalah karena limitasi performa prosesor, bukan VGA.

Berbeda dengan pengujian kami sebelumnya, kami tidak memasukkan VGA lain yang sekelas dari AMD, maupun VGA kelas tengah / bawah di artikel ini, karena keterbatasan waktu.

 

Display

Viewsonic XG2401 – 1080p 144hz

XG2401_JagatOC

Sebagian besar pengguna masih menggunakan resolusi 1080p (1920×1080) hari ini, jadi semua pengujian kami menggunakan skenario resolusi 1080p. Sebagai tambahan juga, refresh rate kami semuanya diset pada 144Hz, dan skenario high-refresh rate ini adalah pengujian yang cukup menunjukkan performa CPU pada beberapa game yang cpu-intensive.

 

PSU

Seasonic PRIME 850W Platinum

 

 

OS: Windows 10 64-bit, 1803/RS4 build 17134

Lain-lain: Suhu Ambient Ruangan 25 C, Tanpa Casing

 

Berikutnya: Overclocking – Konfigurasi BIOS – Stability Test

 

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES