in: News | August 21, 2018 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Mengenal NVIDIA GeForce RTX Founders Edition: Ekstra Clock dengan Factory OC, Harga Lebih Tinggi

Di peluncuran GeForce RTX tanggal 20 Agustus 2018 lalu, NVIDIA menyertakan bahwa mereka akan merilis 3(tiga) model untuk GeForce RTX, yakni GeForce RTX 2080 Ti, GeForce RTX 2080, dan GeForce RTX 2070.

Pada ajang keynote tersebut juga, NVIDIA menyertakan kisaran harga untuk model-model tersebut:

  • GeForce RTX 2070: Start dari 499 USD
  • GeForce RTX 2080: Start dari 699 USD
  • GeForce RTX 2080 Ti: Start dari 999 USD

Yang perlu diketahui di sini, adalah harga-harga tersebut BUKAN harga dari ‘reference model’ a.k.a Founders Edition versi NVIDIA.

 

GeForce RTX: Founders Edition

Sejak generasi Pascal, NVIDIA memiliki sebuah model GPU yang mereka ciptakan, bernama ‘Founders Edition (FE)‘. Versi FE ini dikenal sebagai versi ‘reference’ dari NVIDIA.

Untuk Mengetahui lebih dalam mengenai versi ‘reference’ dan Custom, simak artikel berikut ini:

VGA: Reference vs Custom Design

MemilihVGA

 

Versi ‘reference’ ini biasanya didefinisikan sebagai desain standar dari  produsen GPU (baik AMD/NVIDIA) mulai dari PCB, Cooler, Clock, dan lain-lain. Namun Founders Edition dari GeForce RTX nampaknya sedikit unik, karena memiliki spesifikasi di atas spesifikasi ‘reference’, pada bagian clockspeed tepatnya.

Spec sheet resmi dari NVIDIA menunjukkan hal ini:

GeForce RTX 2080 Ti | Reference Boost Clock 1545 Mhz | Founders Edition 1635 Mhz

 

GeForce RTX 2080 Ti | Reference Boost Clock 1710 Mhz | Founders Edition 1800 Mhz

 

GeForce RTX 2070 | Reference Boost Clock 1620 Mhz | Founders Edition 1710 Mhz

 

Jadi, dengan spesifikasi seperti ini, GeForce RTX Founders Edition akan memiliki Factory pre-overclocked specs, lebih tinggi dari yang dinyatakan NVIDIA sendiri.

Perlu diingat bahwa pada ajang keynote NVIDIA di GamesCom 2018 lalu, Jen-Hsun Huang beberapa kali mengutarakan kalau GPU Turing  “Designed for Overclocking”. Jika kita berasumsi bahwa Turing benar-benar memiliki kemampuan overclocking yang tinggi, wajar kalau NVIDIA ingin menciptakan model GPU mereka sendiri yang sudah di-overclock dari pabrik, menambah nilai jual-nya.

 

Desain: Selayak-nya Pre-Overclocked GPU

Menjual GPU yang sudah di-overclock dari pabrik akan membutuhkan beberapa komponen yang ditingkatkan kualitasnya, seperti cooling dan VRM(regulator daya)-nya (walau kebutuhan ekstra ini bergantung juga pada seberapa jauh setting overclock-nya. Pre-overclock yang hanya meningkatkan clock kurang dari 3% tentu tidak signifikan)

Seperti bisa dilihat di bawah ini(dan juga di website resmi NVIDIA), GeForce RTX Founders Edition nampak memiliki beberapa aspek desain untuk menangani kecepatan pre-overclocked:

GeForce RTX 2080 Ti: Dual-fan, 13-phase power, 2×8-pin PCIe

*klik untuk memperbesar

*klik untuk memperbesar

Beberapa desain yang cukup menarik adalah penggunaan dual fan (“Dual 13-blade Axial Fan”), berbeda dengan bentuk blower yang umum ditemui pada GPU kelas reference. Dan juga di RTX 2080 Ti NVIDIA nampak menggunakan regulator daya yang cukup massive dengan desain 13-phase. Saat artikel ini rilis, belum ada info lebih lanjut mengenai topologi lengkap dari VRM 13-phase ini, jalur apa saja mendapat berapa phase, dan seperti apa rating MOSFET yang mereka gunakan. NVIDIA juga memberikan 8 + 8pin PCIe Power connector pada GeForce RTX 2080 Ti FE yang memiliki Rating TDP 260W.

Sebagai tambahan, NVIDIA menyebutkan bahwa mereka menggunakan “13-phase iMON DrMOS“. Sejujurnya kami agak ‘bingung’ dengan penamaan ini, karena kami mengenal istilah 13-phase(walau belum tahu ini semuanya untuk GPU, atau ada yang dialokasikan ke rail lain), dan DrMOS (yang berarti GPU tersebut menggunakan mosfet tipe driver-integrated). Istilah iMon pada regulator daya umumnya mengacu pada fitur Current Monitoring, dan ini adalah fitur standar yang dimiliki berbagai VRM controller. Tidak jelas kenapa NVIDIA memilih istilah iMON untuk diletakkan disana.

 

GeForce RTX 2080 dan RTX 2070: Tetap Dual Fan, VRM Lebih Sederhana

Sesuai dengan yang tertulis di website, spesifikasi VRM pada RTX 2080 Founders Edition sedikit lebih rendah dari RTX 2080 Ti:

  • NVIDIA GeForce RTX 2080 Founders Edition: 8+6 Pin Power, 8-Phase VRM , 225W Rated TDP
  • NVIDIA GeForce RTX 2070 Founders Edition: 8-pin Power, 6-Phase VRM, 185W Rated TDP

Baik RTX 2080/2070 tetap dilengkapi dual-fan.

 

Harga?

Bagaimana dengan harga-nya? Tentu layaknya VGA dengan factory pre-overclocked specs: GeForce RTX Founders Edition akan memiliki harga lebih mahal. Berikut harganya:

  • RTX 2080 Ti Founders Edition = 1199 USD (lebih mahal dari base reference specs seharga 999 USD)
  • RTX 2080 Founders Edition = 799 USD (lebih mahal dari base reference specs seharga 699 USD)
  • RTX 2070 Founders Edition = 599 USD (lebih mahal dari base reference specs seharga 499 USD)

Saat NVIDIA meluncurkan VGA ‘Founders Edition’ dengan spec ‘factory overclocked’, ini meninggalkan beberapa pertanyaan:

  • Jika Founders Edition adalah versi Factory OC, berarti nanti seberapa jauh setting factory overclock dari para vendor ternama di ‘Overclock model’ mereka?
  • Apakah nanti VGA yang dikeluarkan para vendor akan memiliki spesifikasi lebih rendah dari Founders Edition? Atau malah semuanya akan mengikuti clockspeed mirip founders edition? Berapa nanti harganya?

 

Mari kita tunggu jawabnya saat VGA-nya sudah sampai ke Indonesia nanti :)

Siap membeli GPU 1200 USD ini?

Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Tips | July 24, 2018 | Comments

Eksperimen: Tuning Aspect Ratio ke 32:9

Kadang-kadang ada beberapa hardware PC yang cukup menarik untuk membuat pengalaman berkomputer menjadi sangat berbeda. Beberapa hari lalu, rekan kami di JagatPlay tengah mencoba sebuah monitor 49″ dari Samsung yang
Read More »