in: Easy OC - Review | October 11, 2018 | by: Chandra Wijaya

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Hasil Pengujian:

Pada halaman sebelumnya sudah dibahas mengenai berbagai opsi yang diberikan oleh AI Overclocking dan juga beberapa cara untuk melakukan fine tune kepada AI Overclocking, pada halaman ini mari kita lihat performa sistem setelah menjalankan AI Overclocking dengan Gamers OC Profile dibandingkan pada saat menjalankan CPU pada kondisi default:

Benchmark Sintetis:

Cinebench R15 (Version 15.038)

Cinebench R15 merupakan aplikasi benchmark untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan rendering sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, berarti semakin cepat pula PC Anda melakukan operasi rendering. Kami mengambil skor dengan 2  konfigurasi Multi-Core untuk melihat performa multi-threaded, dan Single-Core untuk melihat performa single-threaded

 

Geekbench 3 & Geekbench 4

Geekbench adalah sebuah benchmark singkat yang dapat mengukur kemampuan prosesor dalam menangani beberapa workload integer dan floating-point, sekaligus juga kemampuan memori yang terdapat dalam sistem. Pada Geekbench 4 juga ada banyak workload yang menguji instruction set AVX.

Data disajikan dalam bentuk skor, semakin besar semakin baik. Kami mengambil skor Single-Core dan Multi-Core

 

 

Dan berikut ini kami tampilkan data hasil pengujian dalam bentuk table. Kami juga menyertakan presentase peningkatan pada saat CPU berjalan pada konfigurasi default dengan memori XMP, dan pada saat menggunakan preset Gamer’s OC profile

Secara keseluruhan peningkatan yang dirasakan secara massive adalah peningkatan multicore, kami mendapatkan peningkatan sekitar 14% dan peningkatan yang dapat dikatakan minim pada singlecore 2.3%. Untuk pencapaian singlecore hal ini kami sangat maklumi dikarenakan memang i7 8086K sudah memiliki singlecore boost 5GHz sedangkan multicore boost berada di sekitar 4.4GHz. Dan sebagai catatan, bawha peningkatan sebesar 14% pada benchmark multicore ini sudah tergolong sangat tinggi. pada umum nya pada saat melakukan overclocking manual range peningkatan memang berada di antara 10-15%.

Kesimpulan:

Motherboard Asus ROG Maximus XI Hero yang merupakan salah satu motherboard dari lini Maximus terbaru ini memang menunjukan kelas nya tersendiri. Dari segi performance tuning menurut kami sudah tidak ada yang perlu dipertanyakan dari Motherboard ROG Maximus. Perbedaan yang membuat kami merasa motherboard Maximus XI dengan chipset Z390 ini adalah fitur AI Overclocking. Hadirnya fitur AI Overclocking ini kembali lagi menunjukan Asus sebagai vendor motherboard yang selalu meghadirkan cutting edge technology. Pada saat ini AI Overclocking milik Asus semakin memberikan pengguna suatu kemudahan dalam melakukan Overclocking. Dengan hanya 1 setting Anda langsung mendapatkan setting overclock CPU yang menurut kami cukup aman dan relative tinggi pencapaian nya. Kami sangat yakin bahwa dibalik AI Overclocking ini banyak sekali variable yang luar biasa rumit, namun Asus dapat menghadirkan fitur ini dengan sangat simple dan user friendly. 

Overclocking yang dilakukan dengan AI ini sendiri menurut kami sudah sangat advance, dimana Asus bisa melakukan nya dalam bentu per core overclocking. Sehingga dengan AI Overclocking ini Anda bisa mendapatkan extra performa pada sisi single threaded dan juga multi threaded yang mumpuni. Kemudian juga kami melihat bahwa pada motherboard Z390 milik Asus ini fitur Adaptive Voltage kembali berjalan dan dapat mendukung AI Overclocking ini. Hal yang membuat kami cukup terkejut adalah bagaimana Asus meng-package fitur ini menjadi sangat sederhana. Hanya dengan mengatifkan 1 buah opsi, sistem yang Anda gunakan sudah langsung teroverclock pada titik optimal nya. Tidak seperti apa yang harus dilakukan pada generasi sebelumnya dimana untuk mendapatkan Overclocking yang sama dengan apa yang dilakukan AI Overclocking ini pengguna setidak nya harus mengetahui apa yang dilakukan dan meluangkan waktu. Dengan AI Overclocking saat ini pengguna hanya perlu mengaktifkan fitur ini dan menikmati hasil overclocking.

 

Secara keseluruhan fitur AI Overclocking milik Asus ini sudah terasa cukup matang. Hal yang membuat kami cukup senang adalah dibalik AI Overclocking ini kami sebagai pengguna masih bsia mendapatkan kesempatan untuk melakukan fine-tuning kepada sisi AI itu sendiri didalam menu AI Features. Fine-tuning ini sendiri berupa pengaturan sebarapa ‘aggressive’  AI ini dizinkan melakukan pengaturan kepada sistem, dengan seberapa aggressive AI ini bekerja dapat dilihat dari faktor suhu/rating cooler, dan faktor optimism scale. Kami sendiri merasa bahwa logic set dari AI Overclocking ini masih dapat dikembangkan kedepanya. Dan kami sendiri sangat menunggu pengembangan dari fitur AI Overclocking ini pada beberapa bulan kedapan. Karena kami melihat masih banyak nya ruang yang dapat di kembangkan.

Pada saat ini pun kami masih belum melakukan pengujian lebih lanjut mengenai AI Overclocking milik Asus ini. Kami sendiri juga baru mencoba menggunakan 1 buah prosesor yaitu Core i7 8086K, kami masih belum melakukan pengujian menggunakan prosesor lain. Sehingga kami belum mengetahui seberapa jauh fitur ini dapat digunakan untuk berbagai macam prosesor Intel Core i 8th Gen atau prosesor baru Intel yang akan datang dalam waktu dekat.

Demikianlah rangkaian pengujian yang kami terhadap fitur AI Overclocking pada Asus ROG Maximus XI Hero, sampai jumpa pada artikel kami berikutnya!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES