in: General - Review - VGA | November 24, 2018 | by: Jagat OC Team

Analisis Boost Clock: ASUS ROG STRIX GeForce RTX 2080 Ti OC Edition vs RTX 2080 Ti Founders Edition

GeForce RTX 2080 Ti adalah GPU kelas consumer tercepat Dunia saat ini (setidaknya saat artikel ini rilis). Mengusung arsitektur baru ‘Turing’ yang memiliki beberapa aspek desain yang berbeda dari ‘Pascal’ pendahulunya, GeForce RTX 2080 Ti disiapkan menjadi GPU yang bisa melakukan berbagai hal yang tadinya tidak bisa dikerjakan dengan mulus oleh GeForce GTX 1080 Ti.

Pada artikel ini, kami akan melihat GeForce RTX 2080 Ti lebih dekat untuk melihat satu aspek yang menarik seputar GPU tersebut.

Baca Juga:

Lebih Dekat dengan GeForce Turing

 

Testing oleh Ivan Rachmatsyah Akbar ‘IvanCupa’, editing oleh Alva Jonathan ‘Lucky_n00b’

 

Clockspeed: Tidak Berbeda Jauh ?

Arsitektur Turing berbeda cukup jauh dari Pascal, dan ini terlihat dari berbagai peningkatan yang ada di SM Unit, serta penambahan Tensor Core dan juga RT Core. Satu aspek yang kami amati tidak berbeda jauh adalah clockspeed.  Sesuai dengan spesifikasi yang diberikan oleh NVIDIA, boost clock GeForce RTX 2080 Ti di-rating pada 1545Mhz, dimana versi Founders Edition-nya diberi factory overclock ke 1635Mhz.

Baca Juga:

Mengenal NVIDIA GeForce RTX Founders Edition: Ekstra Clock dengan Factory OC

Mengingat di generasi Pascal GTX 1080 Ti banyak pengguna yang bisa menjalankan GPU mereka pada kecepatan 2Ghz atau lebih, angka clockspeed 1.5 Ghz sampai 1.6 Ghz pada RTX 2080 Ti terdengar rendah untuk Anda?

Ya, perlu diketahui bahwa sejak beberapa generasi lalu GPU NVIDIA memiliki konfigurasi clock GPU yang dinamis untuk menyesuaikan dengan load dan temperatur (yang dinamai GeForce GPU Boost Technology). Dengan ini, jika sensor pada GPU mendeteksi bahwa masih ada power headroom dan thermal headroom, maka si GPU akan secara otomatis meningkatkan clocknya. Tentu teknologi ini dibawa terus ke generasi berikutnya, memanfaatkan berbagai sensor untuk memaksimalkan clockspeed dan performa.

Walau meningkatkan kinerja, ada sebuah skenario dimana GPU Boost ini terasa ‘mengganggu’, karena baik pengguna dan vendor pembuat Graphics Card-nya tidak bisa secara pasti mengetahui clockspeed GPU yang digunakan, karena ini bervariasi bergantung pada setidaknya 3 variabel:

  • Beban Aplikasi/Game-nya
  • GPU Temperature
  • GPU Power

Karena teknologi GPU Boost ini, sangat mungkin bahwa ‘Rated Speed’ dari GPU yang Anda lihat pada label spesifikasi jauh lebih rendah dari kecepatan sebenarnya.  (lihat artikel GPU Boost pada RTX 2080 kami ini untuk informasi lebih lengkap)

Baca Juga:

Analisis: Boost Clock & Overclocking Gigabyte GeForce RTX 2080 Gaming OC 8G

RTX 2080 Ti Clockspeed: Founders Edition vs ROG STRIX

Mari kita lihat rated clockspeed pada 2 unit GeForce RTX 2080 Ti yang ada di lab saat ini:

GeForce RTX 2080 Ti Founders Edition (Rated Boost Clock: 1635 Mhz)

 

ASUS ROG STRIX GeForce RTX 2080 Ti OC Edition (Rated Boost Clock: 1650 Mhz)

Kedua Graphics Card ini nampak memiliki spesifikasi yang mirip (dengan selisih 15Mhz antara keduanya untuk boost clock), namun mekanisme boost clock pada GeForce tentu berpotensi menunjukkan hasil real-world yang berbeda.

 

Ruang Lingkup, Metode Pengujian & Testbed

Pengujian kali ini akan difokuskan untuk melihat karakter dan behaviour dari GPU Boost yang ada di 2 unit RTX 2080 Ti pada lab kami, serta berbagai variabel lain yang menyertainya (seperti Power, voltage, dkk). Testing dilakukan dengan:

  1. Menjalankan GPU dengan aplikasi 3D tertentu, lalu
  2. Menjalankan aplikasi monitoring

Software untuk membebani GPU yang kami pilih adalah 3DMark Fire Strike Ultra Stress Test, sedangkan GPU-Z sensor kami gunakan untuk logging beberapa variabel terkait, seperti GPU Clockspeed, GPU Voltage, dan juga Power.  Kami juga akan mencoba me-modifikasi setting Power Limit GPU dan juga cooling fan-nya dengan software MSI Afterburner, untuk melihat seberapa jauh pengaruh kedua variabel ini pada clockspeed.

Tentu, perlu diingat bahwa pembacaan dan monitoring yang kami lakukan pada artikel ini semuanya dilakukan dengan asumsi bahwa software reading yang dilakukan GPU-Z akurat.

 

Spesifikasi Testbed

Spesifikasi PC yang menjadi testbed kami adalah:

  • Prosesor: Intel Core i9-7900X ‘Skylake-X’
  • Motherboard: ASUS ROG Rampage VI Apex
  • RAM: G.Skill TridentZ DDR4 4x8GB DDR4-3600 CL16 (running @ DDR4-3200 CL16)
  • VGA: GeForce RTX 2080 Ti (Founders Edition & ROG STRIX OC Edition)
  • SSD: HyperX 3K 240GB
  • PSU: Corsair AX1200i
  • CPU Cooler: Noctua NH-U12S
  • OS: Windows 10 64-bit, 1803 Update
  • Case: No Case, Open Bench Table (suhu ambient 25C)
Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Event - News | December 8, 2018 | Comments

GOC 2018: Live Update

Hari ini, 8 Desember 2018, kompetisi overclocking terbesar Dunia di tahun ini, Galax OC Carnival(GOC) 2018 resmi dimulai. Setelah melalui kualifikasi yang sengit dan keras, akhirnya 20(dua puluh!) overclocker terbaik
Read More »