in: Event - News - Review | December 7, 2018 | by: Chandra Wijaya

GOC 2018: ASUS ROG Maximus X Apex Highlight

Dalam rangka menyambut babak Final GOC 2018 kami membuat mini seri yang akan membahas motheboard pilihan tim JagatOC unutk GALAX GOC 2018. Sebelum memulai membaca artikel singkat ini anda juga bisa melihat aritkel mengenai GALAX GOC 2018 pada artikel dibawah ini:

GOC 2018: Dua Overclocker Indonesia Siap Hadapi Turnamen OC Terbesar Dunia Tahun 2018

 

Dan sedikit cerita mengenai perjalanan tim JagatOC menuju grand final GOC 2018 juga dapat anda temukan pada link artikel dibawah ini:

Galax GOC 2018: Persiapan GOC 2018 dan Perjalanan Menuju Vietnam

 

Motherboard pertama pada seri ini adalah: ASUS ROG Maximus X Apex.

Selama 2 tahun belakangan ini motherboard seri Apex dari ASUS ROG selalu menjadi motherboard pilihan sebagian besar competitive overclocker di muka bumi ini, khususnya motherboard ROG Maximus X Apex dengan chipset Z370 yang pertama kali diperkenalkan pada bulan Oktober tahun 2017 lalu.

Pada saat pertama kali diperkenalkan ke publik, ROG Maximus X Apex langsung menggebrak dengan menciptakan beberapa world record, satu diantaranya merupakan world record yang bertahan dalam kurun waktu yang cukup lama, seperti kecepatan memori DDR4-5529 MHz (Hocayu – DDR4-5529 HWBOT), dan juga 9 global first place lain.

 

Pada perlombaan tingkat internasional dari GALAX GOC 2018, peraturan lomba kali ini mensyaratkan penggunaan motherboard berchipset Z370 atau Z390. Untuk itu, nampak cukup wajar jika perwakilan dari Indonesia memilih ROG Maximus X Apex untuk menjadi salah motherboard yang akan digunakan sepanjang perlombaan.

Alva ‘Lucky_n00b’ dan IvanCupa yang mewakili Indonesia pada GOC 2018, sudah cukup mengenal motherboard ROG Maximus X Apex. IvanCupa sudah menggunakan motherboard Maximus X APEX pada babak kualifikasi GOC 2018 selama kurang lebih sebulan penuh, dan itu juga yang nantinya menjadi salah satu pilihan dirinya pada debut Internasional ini.

Bagi Alva sendiri, Maximus X Apex ini bukan pilihan pertamanya (karena motherboard utama yang akan digunakan mengalami kecelakaan dan tewas sebelum berlomba), namun ia sudah cukup mengenal X APEX, dan ini merupakan ketiga kalinya motherboard ini menjadi pilihan kapten tim JagatOC Alva ‘Lucky_n00b’ Jonathan untuk berlomba pada kompetisi OC Internasional sejak HWBOT OCWC 2017 Final di Berlin tahun lalu.

ROG Maximus X Apex milik Alva yang dibeli di Berlin tahun 2017 karena tidak tersedia di Indonesia saat itu

 

Video: Lucky_n00b + Core i5-8600K + Maximus X APEX + LN2 = 7 Ghz

 

 

Dari berbagai model motherboard yang diciptakan untuk extreme overclocking, Maximus X Apex merupakan motherboard  yang cukup fleksibel dan dapat menjalankan hampir seluruh skenario extreme overclocking pada Intel 8th Gen series coffee lake.

Dukungan BIOS kepada motherboard ROG Maximus X Apex ini sendiri juga masih berjalan hingga saat ini, dan terlihat ROG cukup rutin untuk mengupdate BIOS Maximus X Apex. Tidak lupa juga motheboard ROG Maximus X Apex juga mendapatkan update BIOS untuk bisa mendukung Intel Core i 9th Gen series, yang berbarti motherboard siap menjalankan Intel Core i9 9900K yang diguakan pada Final GOC 2018.

Selain berbagai alasan yang telah disebutkan diatas, ROG Maximus X Apex hingga saat ini juga masih menjadi motherboard dengan kemampuan tuning memori yang sangat mumpuni. Dengan beberapa update BIOS terbaru, kami dapat merasakan peningkatan overclockability pada DDR4 dengan tipe layout PCB yang dikhususkan bagi high-speed DDR4 di atas DDR4-4500+.

Kami cukup yakin bahwa pada GOC 2018 nanti motherboard ini siap menjalankan memori dengan kecepatan DDR4-4400++ dengan timing cukup ketat.

Submission milik overclocker profesional asal Perancis ‘Wizerty’ yang berhasil menjalankan memori Galax HOF DDR4-4600 OC Lab Edition pada kecepatan fantastis DDR4-4600 CL14-14-14-36!

 

Foto RIG milik Wizerty pada saat GALAX GOC 2018 Qualifier

 

Pada saat artikel ini sendiri dibuat kedua motherboard ROG Maximus X Apex yang akan digunakan pada GOC 2018 sudah disiapkan untuk kondisi extreme overclocking. kedua motherboard ini sudah dilapisi dengan dielectric grease dan seluruh socket PCIe dan DIMM slot yang tidak digunakan sudah ditutupi dengan paper tape upaya ini dilakukan agar motherboard yang digunakan siap untuk melawan kondensasi.

 

Dan pada saat ini juga Alva & Ivan sedang melakukan sesi pre-test terakhir untuk memastikan motherboard yang mereka bawa dapat berfungsi secara normal pada kondisi extreme overclocking.

X APEX yang sudah diinsulasi, siap berlomba!

Demikianlah seri pertama highlight motherboard dalam rangka GOC 2018 ini, stay tune untuk seri kedua motherboard highlight GOC 2018. Keep Pushing IT!

Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Event - News | December 6, 2018 | Comments

GOC 2018: Persiapan dan Perjalanan Menuju Vietnam

Final GOC(Galax Overclocking Carnival) 2018 pun akhirnya datang! Setelah selesai melewati kualifikasi yang sangat sengit akhirnya Indonesia bisa menghadirkan 2 perwakilan. Ivan Rachmatsyah Akbar  ‘IvanCupa’ akhirnya dapat lolos dan menyusul
Read More »
Event - News | December 7, 2018 | Comments

GOC 2018: Briefing Day

Memasuki beberapa jam terakhir sebelum perlombaan GALAX GOC 2018 dimulai, pada tanggal 7 Desember 2018 ini Pihak Galax mengadakan briefing untuk seluruh peserta dan helper GOC 2018 dan briefing ini
Read More »