in: Event | December 8, 2018 | by: Chandra Wijaya

GOC 2018: Tantangan Galax OC Carnival 2018 10th Anniversary

Galax OC Carnival 2018 10th Anniversary akan segera dimulai dalam beberapa jam lagi. Galax OC Carnival 2018 merupakan perayaan 10 tahun berlangsungnya GOC dan akan menjadi salah satu lomba Overclocking terbesar selama 5 tahun terakhir ini dengan 20 peserta.

Secara hardware yang akan digunakan pada arena lomba, tahun 2018 ini akan menjadi GOC dengan set hardware termahal. Berikut ini adalah list hardware yang disediakan oleh Galax:

  • CPU 2x Intel Core i9 9900K ~$1500 (1 Backup)
  • VGA 2x RTX 2080Ti Hall of Fame Galax OC Lab Edition ~$3600
  • RAM 4x Galax HoF Extreme DDR4-4800 C19-26-26-46 ~$1000
  • PSU 1x Super Flower 2000Watt ~$480

Untuk satu orang Overclocker, Galax memberikan akses ~$6580 hardware untuk berlomba. Kemudian Galax harus menyediakan hardware tersebut kepada 20 peserta. Yang berarti Galax memberikan total hardware ~$131600. Total tersebut merupakan jumlah yang sangat fantastis untuk sebuah lomba Overclocking!
*kurs dalam US Dollar

Galax OC Lab tentunya sudah menyiapakan tantangan untuk seluruh peserta. Dengan segala hardware yang mumpuni tersebut, peserta harus siap menghadapi berbagai tantangan yang diberikan Galax untuk menunjukan siapa Overclocker terbaik di kompetisi ini.  Mari kita lihat tantangan apa saja yang ada di Galax OC Carnival 2018:

Galax GOC 2018 akan hadir dengan 4 benchmark yang harus diselesaikan selama 4 jam. Komposisi benchmark tersebut adalah:

  1. 3DMark Port Royal (CPU Limit 6000MHz +/- 10MHz)
  2. 3DMark Time Spy (CPU Limit 6000MHz +/- 10MHz)
  3. Geekbench 3 Multi Core Score (CPU Limit 6000MHz +/- 10MHz)
  4. Cinebench R15 Multi Core Score (CPU Limit 6000MHz +/- 10MHz)

Khusus untuk 3DMark, UL telah menyiapkan build version 3DMark khusus dipergunakan untuk Galax OC Carnival 2018. build version baru ini akan berbasiskan build 2.6.6238 hanya saja dengan tool submission extra untuk mempercepat proses submission.

Tantangan terbesar Galax OC Carnival 2018 ini terletak pada clock limit 6000Mhz +/-10MHz. Dengan seluruh peserta memiliki clock speed 6000Mhz maka leaderboard akan dipenuhi dengan margin skor ~1% atau bahkan peserta akan mendapatkan skor sama. Efisiensi setting operating system dan tuning memori akan menjadi kunci untuk melewati tantangan benchmark Geekbench 3 Multi Core score yang sangat menuntut tuning memori ‘mythical’ yang bisa berjalan DDR4-4200++ CL12.  Kemudian juga ada Cinebench R15 yang juga menuntut kinerja CPU, dan menunjukkan sedikit scaling dari RAM performance.

Tantangan berikutnya yang jauh lebih sulit adalah benchmark 3DMark Port Royal. Benchmark baru dari 3DMark ini menguras kemampuan ray tracing dari RTX 2080Ti dengan basis API Microsoft DirectX Ray Tracing. Benchmark dengan durasi ~120 detik ini akan menjadi tantangan terberat bagi peserta GOC 2018. Dikarenakan benchmark ini merupakan benchmark baru yang belum banyak dieksplorasi oleh overclocker.

Kemudian juga masih ada 3DMark Time Spy yang menggunakan DX12. Pada benchmark ini peserta GOC 2018 akan ditantang untuk memacu RTX 2080Ti Hall of Fame bersamaan dengan CPU Intel Core i9 9900K 6.0GHz dan memori Galax HOF DDR4-4800 dengan timing ketat.

Tantangan benchmark dari Galax merupakan sesuatu yang ‘extraordinary’. Namun sebagai peserta kemampuan lain selain menguasi ke-4 benchmark tersebut adalah time management! Waktu 4 jam adalah waktu yang sangat singkat untuk mengerjakan 4 benchmark. Dan tentunya waktu 4 jam tersebut juga harus di isi dengan waktu preparasi VGA dan Memori yang baru diberikan di arena.

Demikianlah pembahasan mengenai berbagai tantangan yang akan dihadapi seluruh peserta Galax OC Carnival 2018. Tunggu artikel kami mengenai jalanya perlombaan Galax OC Carnival 2018!

Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Event | December 7, 2018 | Comments

GOC 2018: Briefing Day

Memasuki beberapa jam terakhir sebelum perlombaan GALAX GOC 2018 dimulai, pada tanggal 7 Desember 2018 ini Pihak Galax mengadakan briefing untuk seluruh peserta dan helper GOC 2018 dan briefing ini
Read More »