in: Bench Log - General - Guide | January 25, 2019 | by: Chandra Wijaya

Bench log: Eksplorasi Ulang Tuning Memori DDR4 – Hynix AFR 4Gbit (di Maximus IX APEX Z270)

Eksplorasi Settings

Setting CPU:

Sebelum mulai memasuki sesi tuning memori, kami melakukan setting awal untuk menyiapkan rosesor Core i3-7350K kami pada kecepatan 5GHz. Berikut ini adalah setting awal yang kami lakukan:

*Sebagai catatan kami melakukan boot pada frekuensi CPU 4.8GHz untuk dapat memastikan bahwa sistem kami tidak dapat boot dikarenakan setting memori yang tidak stabil. Kami menaikan frekuensi CPU menjadi 5GHz didalam OS dengan menggunakan Asus Turbo VCore. 

Setting VRM:

Setelah selesai melakukan setting awal diatas ini maka kami memulai tuning memori. Sesuai dengan ruang lingkup yang telah dibuat diatas, pengujian memori ini akan terbagi menjadi 4 bagian.

Skenario 1: XMP Profile DDR4-3466 CL16

Menjalankan profile XMP milik memori ini untuk dijadikan sebagai base pencapaian tuning.

Tidak ada setting lain yang kami ganti, kami menggunakan setting awal untuk overclocking CPU dan mengaktifkan XMP Profile pada skenario pertama ini.

 

Skenario 2: Preset Hynix AFR S-Side 3600 1.85v

Pada setiap motherboard Maximus milik Asus ROG tentunya selalu terdapat banyak opsi preset memori yang dapat digunakan secara bebas. Pada ROG Maximus IX Apex yang kami gunakan kali ini terdapat secara khusus preset untuk memori 2x4GB untuk IC Hynix.

Didalam preset memori 2x4GB Hynix Single Side ini terdapat banyak sekali preset memori. Kami langsung mencari preset memori Hynix AFR. Dan kami mendapatkan bahwa setting untuk AFR untuk konfigurasi non LN2.

Berikut ini adalah setting memori yang diberikan preset Hynix AFR S-Side 1.85v 3600:

Dan setting ini setelah di aplikasikan memberikan autorule value sebesar 1.425v untuk VCCIO Voltage dan 1.375v untuk System Agent Voltage.

Melihat value tersebut menurut kami terlalu aggresive maka kami memberikan VCCIO dan System Agent Voltage masing-masing 1.3v

*Setting dengan voltage seperti ini sangat tidak disrankan untuk penggunaan harian, karena dapat menghasilkan ketidak stabilan dan kerusakan permanen pada hardware untuk penggunaan jangka panjang. Penggunaan seperti ini hanya ditujukan untuk benchmarking. 

 

Skenario 3: Manual Main Timing Tuning Dari Preset Hynix AFR S-Side 3600 1.85v

Setelah mencoba menggunakan preset yang desediakan motherboard ROG Maximus IX Apex, maka kami mencoba melakukan tuning manual kepada memori yang digunakan. Pada skenario ini kami hanya mencoba mengganti main timing tanpa mengubah sub timing. Kami hanya berfokus kepada timing ketat untuk melihat auto rule subtiming motherboard ROG Maximus IX Apex untuk IC Hynix AFR.

Percobaan pertama kami mencoba mengetatkan timing dari 13-18-18-28 menjadi 12-17-17-28 dengan menaikan frekuensi dari DDR4-3600 menjadi DDR4-3733.

 Setelah booting kami juga mencatatkan value subtiming dari setting ini dengan menggunakan ASRock Timing Configurator:

Terlihat bahwa value tertiary timing pada setting ini sangat longgar.

Percobaan kedua kami masih terus mencoba untuk mengetatkan main timing dan menurunkan frekuensi dari DDR4-3600 menjadi DDR4-3466. Tujuan dari mengetatkan timing dan menurukan frekuensi ini adalah untuk melihat value subtiming yang ‘decent’ untuk digunakan.

Berikut ini adalah value subtiming yang kami dapatkan setting ini berdasarkan ASRock Timing Configurator:

Dan pada percobaan kedua ini kami mendapatkan value subtiming yang menurut kami sudah sangat baik. Sehingga value ini akan kami terapkan pada percobaan berikutnya.
Dengan kata lain kami berusaha melakukan tuning dengan memanfaatkan auto rule value dari motherboard ROG Maximus IX Apex. Tentunya value yang didapatkan dari setting ini hanya digunakan sebagai sebuah acuan. Dan kami masih harus melakukan perubahan kepada beberapa timing.

 

Skenario 4: Full Manual Tuning 

Setelah mendapatkan setting referensi untuk tuning subtiming maka kali ini kami akan mencoba melakukan full tuning manual untuk memeras kemampuan memori HyperX ini. Berikut ini adalah setting yang kami gunakan:

DDR4-3733 CL12-17-17

 

DDR4-3866 C13-18-18 & DDR4-4000 C13-18-18

 

Pada setting frekuensi DDR4-3866 dan DDR4-4000, kami juga melakukan pengecekan value subtiming setelah melakukan booting didalam operating system menggunakan ASRock Timing Configurator:

Terlihat bahwa value RTL untuk DIMM CHB dan IOL CHB sedikit out of range. Maka Kami juga melakukan sedikit tuning RTL/IOL didalam BIOS:

Setelah melihat seluruh setting yang akan digunakan pada pengujian kali ini. Sekarang mari kita lihat hasil pengujian memori HyperX Predator (HX34C16PBK2) 2x4GB HyperX OC Takeover Special Edition!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES