in: General - Review | January 2, 2019 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Eksperimen: Tuning & Optimalisasi Acer Swift 3 SF315-41 ( AMD Ryzen 5 2500U )

AMD Ryzen 5 2500U merupakan solusi prosesor mobile dari AMD berbasis arsitektur ‘Raven Ridge’, dan menjadi APU pertama AMD yang menggabungkan CPU Core ‘Zen‘, dan Integrated GPU(IGP) ‘Vega‘. Gabungan prosesor dan GPU ini diharapkan bisa memberikan performa memadai untuk penggunaan sehari-hari, sekaligus juga menjaga form factor tetap ramping, dan juga efisiensi daya baik.

Salah satu notebook yang menggunakan Ryzen 5 2500U ini adalah Acer Swift 3 SF315-41 (Ryzen 5 2500U, 2x4GB DDR4-2400 Dual-channel, Radeon Vega 8 IGP)

 

Berikut ini adalah eksperimen singkat kami untuk melihat lebih dekat Ryzen 5 2500U ini, sekaligus mencoba mengoptimalkan performa notebook-nya. Mari mulai!

 

Ryzen 5 2500U: A Closer Look

Spesifikasi – 4-core 8-thread di 15W

Berikut spesifikasi Ryzen 5 2500U seperti yang diberikan pada situs AMD:

Ryzen 5 2500U memiliki CPU core dengan konfigurasi core, 8 thread, dengan L2 Cache 2MB (512 KB per core), dan L3 Cache 4MB. AMD menetapkan base clockspeed pada 2 Ghz, dan pada keadaan tertentu prosesor ini bisa mem-boost kecepatannya ke 3.6 Ghz. Prosesor ini juga dilengkapi solusi Integrated Graphics (IGP) Radeon Vega 8 dengan 8 Compute unit (512 ‘Radeon Cores’) yang bisa berjalan dengan kecepatan hingga 1100Mhz.

Salah satu yang ditonjolkan dari prosesor ini adalah rating TDP-nya yang berada pada 15W, membuat notebook ini cocok dipasangkan pada notebook ramping. Namun begitu, AMD tetap masih menawarkan performa tinggi dengan Precision Boost 2 dan juga mXFR (mobile Xtended Frequency Range).

Secara singkat, baik Precision Boost 2 dan mXFR akan mengizinkan Ryzen mobile untuk meningkatkan clockspeednya(dan kadang menjalankan dirinya di atas rating TDP pabrikan) bergantung pada kondisi load prosesor dan juga suhu prosesor.

 

Daya: Dibagi secara pintar antara CPU dan Integrated GPU

Satu hal yang penting untuk dicatat disini adalah bagaimana Mekanisme boost pada Ryzen mobile bekerja. Ryzen mobile memiliki dynamic power management yang akan membagi daya antara prosesor dan IGP ketika sedang bekerja. Rating TDP 15W(atau 25W bergantung pada model notebook) yang tercantum di atas ini adalah TOTAL power ‘budget’ dari CPU dan IGP.

Secara singkat, berikut mode operasi Ryzen Mobile saat pembagian daya berlangsung:

Saat CPU load tinggi, Clockspeed Prosesor akan NAIK, Clockspeed Integrated GPU diturunkan (contoh: 3DMark Physics Test – CPU 2.7Ghz, IGP 206 Mhz)

 

Saat GPU load tinggi, Clockspeed Integrated GPU akan NAIK, Clockspeed CPU diturunkan (Contoh: 3DMark Fire Strike GRAPHICS Test, CPU 1.6Ghz, IGP 928 Mhz)

Yang jadi masalah: kadang skenario pembagian daya (a.k.a ‘power budget) antara CPU dan GPU ini tidak selalu optimal pada beberapa aplikasi game tertentu.

Misal: pada game Battlefield 1 (720p Medium Preset), power budget yang diberikan ke CPU bisa cukup besar, sampai berpotensi mengganggu Integrated GPU.

*klik untuk memperbesar*

 

Pada halaman berikutnya, kami akan menunjukkan sebuah cara mudah yang bisa dilakukan untuk ‘mengubah’ power budget antara CPU dan GPU ini.

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Event | December 7, 2018 | Comments

GOC 2018: Briefing Day

Memasuki beberapa jam terakhir sebelum perlombaan GALAX GOC 2018 dimulai, pada tanggal 7 Desember 2018 ini Pihak Galax mengadakan briefing untuk seluruh peserta dan helper GOC 2018 dan briefing ini
Read More »