in: General - Review | January 2, 2019 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Eksperimen: Tuning & Optimalisasi Acer Swift 3 SF315-41 ( AMD Ryzen 5 2500U )

Tuning Ryzen 2500U: Tuning Power Management

Berikut sistem dalam keadaan default, seperti yang tercatat di halaman sebelumnya

Default : CPU 1.8 – 2.35 Ghz, IGP 533 Mhz, 30 FPS

*klik untuk memperbesar*

 

Pada keadaan ini, kami mencoba ‘menurunkan’ clockspeed CPU menggunakan CPU power Management pada windows. Secara sederhana, menurukan variabel ‘Maximum Processor State’ di bawah 100% akan membuat prosesor tidak bisa mengakses mode ‘Turbo’-nya, dan hanya bisa berjalan di clockspeed rendah.

Kami mengatur ‘maximum processor state’ ini ke 99% seperti terlihat di bawah:

*klik untuk memperbesar

 

Hasilnya?

Prosesor kami hanya bisa berjalan di 1.7Ghz, namun kecepatan Integrated GPU meningkat menjadi lebih dari 700 Mhz, framerate game juga akhirnya meningkat.

Default : CPU 1.7 Ghz, IGP 733 Mhz, 36 FPS

*klik untuk memperbesar

 

Tentu, tuning untuk mengalokasikan power budget untuk lebih ‘bias’ ke GPU ini efeknya akan sangat tergantung aplikasinya, misalnya bisa dilihat berikut ini:

 

PUBG – 1280×720 Very Low Preset 

*klik untuk membesar

 

DOTA 2 – 1280×720 Fastest

*klik untuk membesar

 

Pada contoh di atas, terlihat bahwa tuning untuk menurunkan clockspeed CPU bekerja dengan baik pada PUBG, namun tweaking ini menurunkan performa DOTA 2.

Berikut beberapa hasil singkat kami di 5 game (1280×720):

 

Pada pengujian singkat kami, tuning sederhana dengan menurunkan kecepatan prosesor Ryzen(underclocking) via power management ini ternyata bisa sedikit menggeser power budget dari SoC Ryzen 5 2500U, dan memberikan sedikit power headroom pada IGP-nya. Tentu, metode tuning ini akan memiliki efek yang berbeda bergantung pada skenario pakainya.

Catatan:

  1. Kalau Aplikasi Anda terlihat lebih membutuhkan kecepatan prosesor, tuning ini akan MEMPERLAMBAT sistem, bukan mempercepat.
  2. Sistem dengan Discrete GPU(GPU Add-on) kemungkinan besar tidak bisa dioptimalkan dengan metode ini, karena power budget antara CPU dan discrete GPU seringkali tidak berhubungan. (ada sedikit perkecualian:ada beberapa sistem dengan discrete GPU dimana CPU dan GPU mereka memiliki pendingin yang sama, sehingga menurunkan kecepatan CPU bisa mencegah GPU mengalami thermal throttling – ini terjadi pada ASUS X550IU)

 

Yang juga perlu diingat di sini adalah kecepatan CPU dan GPU pada prosesor mobile modern seperti Ryzen 5 2500U ini sangat ditentukan oleh kondisi yang sedang berlangsung. Dengan rating TDP dan power rendah untuk kebutuhan laptop, sistem akan memberikan alokasi daya bagi komponen yang membutuhkan, dan seringkali ini berarti CPU dan GPU tidak akan bekerja pada kecepatan boost maksimal-nya saat kedua di-load sekaligus. Untuk itu, kadang-kadang menurunkan kecepatan CPU seperti yang kami tunjukkan ini, ternyata bisa memberikan clockspeed ekstra bagi GPU-nya, dan memberikan kinerja ekstra pada skenario tertentu.

 

Semoga pengujian singkat ini membantu Anda yang memiliki sistem serupa dan ingin mencobanya ;)

 

Versi Video : Eksperimen Tuning Ryzen 5 2500U

 

 

Performa Ekstra dari optimalisasi ini masih kurang untuk Anda? Coba tuning berikutnya: Force Install Radeon Software Adrenalin 2019!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES