in: General - Review - VGA | January 28, 2019 | by: Jagat OC Team

Overclocking Review: Galax GeForce RTX 2080 Ti HOF OC Lab ke 2.1Ghz – 2080 Ti Terkencang?

Test 3: Power & Power Efficiency

Berikut-nya kami menjalankan 3DMark Time Spy Extreme, 4K DX12 benchmark, untuk melihat konsumsi daya dari sistem secara keseluruhan (tanpa display).

Hasil yang didapat cukup mudah ditebak, GPU sekencang RTX 2080 Ti HOF yang dioperasikan tanpa power limit jelas akan mengonsumsi daya yang jauh lebih banyak dari model RTX 2080 Ti FE: hingga 1.4x 2080 Ti FE!

 

Power Efficiency: 3DMark Per Watt

Berikutnya, kami mencoba menghitung skor 3DMark Time Spy Extreme (Graphics Score only), dan dibagi dengan daya-nya untuk menghasilkan perhitungan ‘3dmark-per-watt secara kasar’:

Meskipun RTX 2080 Ti HOF yang di-overclock memiliki skor 3DMark Time Spy Extreme 17% lebih tinggi dari RTX 2080 Ti FE, konsumsi daya-nya yang tinggi masih membuat-nya tertinggal dari segi efisiensi daya. Dari perhitungan sederhana kami, RTX 2080 Ti FE lebih efisien daya setidaknya 20% dari RTX 2080 Ti HOF.

 

Test 3: 4K Gaming Performance

Untuk melengkapi pengujian performa kami, kami menjalankan beberapa game terbaru pada resolusi 4K (3840×2160). Semua game dijalankan dengan internal benchmark-nya (Kecuali FFXV yang memang sebuah benchmark tool, bukan game), dan dicari average FPS-nya. Detail game-nya sebagai berikut:

 

4K Gaming Performance: RTX 2080 Ti HOF OC vs Founders Edition

Penutup & Kesimpulan

Bagi sebagian besar pengguna, GeForce RTX 2080 Ti merupakan Graphics Card yang sudah AMAT kencang untuk saat ini, sanggup untuk menjalankan sebagian game terbaru pada resolusi 4K di tingkat FPS yang tinggi. Namun, Galax GeForce RTX 2080 Ti menunjukkan performa yang masih jauh lebih tinggi dari RTX 2080 Ti FE.

RTX 2080 Ti HOF yang di-overclock menghasilkan framerate yang termasuk tinggi untuk beberapa game terbaru :

AC Odyssey Benchmark – 4K Ultra High

 

Fry Cry 5 Benchmark – 4K Ultra

 

 

Shadow of the Tomb Raider DX12, 4K Highest Preset

Dan secara keseluruhan, RTX 2080 Ti HOF yang dioverclock up to 2.1Ghz pada Core, serta menjalankan GDDR6 pada 1950Mhz (efektif 15.6 Gbps) menunjukkan performa 17% lebih tinggi dari 2080 Ti FE.

Performance vs Power

Performa yang tinggi ini harus dibayar dengan konsumsi daya tinggi, 1.4x RTX 2080 Ti FE biasa. Ini sedikit-banyaknya menunjukkan bahwa untuk beroperasi pada clockspeed tinggi, GPU RTX 2080 Ti akan berangsur-angsur menjadi kurang efisien karena konsumsi dayanya ‘membengkak’. Ini yang nampaknya menjadi alasan sebagian besar RTX 2080 Ti yang rilis ke pasaran memiliki power limit yang cukup restriktif, untuk mencegah GPU tersebut beroperasi pada range clockspeed/voltage yang membuat dirinya tidak efisien.

Power Limit rendah ini juga nampak digunakan untuk membuat vendor GPU bisa mengimplementasikan solusi cooling serta desain regulator daya yang lebih ‘masuk akal’. Sejauh ini terlihat jelas bahwa GPU RTX 2080 Ti kelas atas hampir semuanya datang dengan desain cooler besar dan juga power limit yang lebar.

Galax RTX 2080 Ti FE HOF terlihat tidak mempedulikan power limit, mengingat GPU tersebut diciptakan untuk memecahkan world record.  Inilah yang terjadi pada sebuah RTX 2080 Ti yang semua ‘limiter’-nya dilepas: sebuah single-GPU performance monster(Cukup cocok dengan tagline-nya: “ONLY FOR PERFORMANCE”).

 

RTX 2080 Ti HOF  sukses menjadi GPU terkencang saat ini di lab JagatOC baik untuk penggunaan Extreme Cooling, dan ambient cooling.  Ini sudah terlihat dari beberapa waktu lalu saat kami mencoba mencatatkan skor benchmark ray-tracing 3DMark Port Royal, Galax RTX 2080 Ti HOF yang di-OC (GPU + 100Mhz, Memory + 900Mhz) menunjukkan skor fantastis di atas 9000:

*klik untuk memperbesar

 

Kami masih akan terus bereksperimen dengan GPU ini pada waktu mendatang, sampai jumpa di artikel berikutnya!

Setting OC RTX 2080 Ti HOF, GPU +65Mhz, GDDR6 1950Mhz(15.6GBps)

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES