in: VGA | February 22, 2019 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Overclocking Review: MSI GeForce GTX 1660 Ti Gaming X 6G

Sejak kemunculan GeForce RTX tahun 2018 lalu, kartu grafis dari NVIDIA seakan terbagi menjadi dua kelas berbeda. GPU lama berbasis arsitektur Pascal masih menyandang gelar GeForce GTX, sedangkan hanya GPU berarsitektur Turing terbaru yang mendapat nama GeForce RTX.

Kemampuan GeForce RTX dengan arsitektur baru ini tidak main-main, NVIDIA GeForce RTX 2080 Ti menjadi salah satu solusi single-GPU kelas consumer terkencang di Dunia untuk 4K Gaming, dan bahwa seri paling bawahnya yakni GeForce RTX 2060 pun memiliki price vs performance yang jauh meninggalkan generasi sebelumnya. Ada perbedaan kelas yang cukup kentara antara GeForce RTX dan GeForce GTX.

Lihat beberapa artikel di bawah ini untuk sekilas melihat GeForce RTX 2060 saat dibandingkan ke generasi sebelumnya:

Baca Juga: Galax GeForce GTX 1060 HOF 6GB vs GeForce RTX 2060 Founders Edition

 

 

Pada hari ini, 22 Februari 2019, NVIDIA akhirnya memperkenalkan GeForce GTX dengan arsitektur Turing: GeForce GTX 1660 Ti.

 

GTX “16xx”, kenapa bukan “11xx” ?

Penamaan GeForce GTX “16xx” ini terasa aneh di telinga karena seri GTX sebelumnya memiliki nomor “10xx” (1080,1070,1060), dan banyak yang memiliki ekspektasi NVIDIA akan mengeluarkan GTX seri “11xx” untuk seri setelah 10-series family. Nyatanya NVIDIA memilih angka “16” karena mereka merasa angka 16 ini lebih “merepresentasikan bahwa GPU ini lebih dekat ke performa 20-series dibanding ke 10-series“.

 

 

GeForce GTX 1660 Ti: Turing Mainstream Tanpa Tensor Core dan RT Core

Spesifikasi GeForce GTX 1660 Ti dari NVIDIA

Berikut spesifikasinya:

Klik untuk memperbesar

GeForce GTX 1660Ti dengan arsitektur Turing *klik untuk memperbesar

 

Hadir di kelas menengah, GeForce GTX 1660 Ti mengusung arsitektur Turing dengan sebuah perbedaan yang nyata: GTX 1660 Ti tidak memiliki unit tensor core dan RT Core, yang berarti fitur GeForce RTX seperti DLSS (deep-learning super sampling) akan hilang, dan juga sekarang tidak ada dedicated unit untuk melakukan Real-time Ray Tracing. Selain itu, jumlah shader unit pada GeForce GTX 1660 Ti juga jauh lebih kecil dari seri GeForce RTX lainnya. Ketika GeForce RTX 2060 seri mainstream memiliki 1920 Shader unit, GeForce GTX 1660 Ti hanya memiliki 1536 Shader unit.

Video RAM-nya serupa dengan RTX 2060 dimana GTX 1660 Ti memiliki 192-bit 6GB GDDR6, tapi rating kecepatannya ada di 12 Gbps, bukan 14 Gbps yang ditemui pada seri atas GeForce RTX . Kelas TDP-nya adalah 120W, serupa dengan GeForce GTX 1060. Nampak dari posisi harga produk ini, NVIDIA hendak menggantikan posisi GeForce GTX 1060 6GB pada kelas harga di bawah 300 USD.

GeForce GTX 1660 Ti mendapat rating base clock pada 1500Mhz, dan memiliki boost clock hingga 1770 Mhz menurut rating reference NVIDIA.

Yang perlu dicatat adalah dengan adanya mekanisme GPU Boost di NVIDIA, adakalanya spesifikasi clock yang tertera di label, maupun yang dibaca di GPU-Z bisa berbeda dengan yang sebenarnya sedang beroperasi (kami akan jelaskan ini di bagian clockspeed di halaman berikutnya).

 

Pada kesempatan kali ini, kami dari JagatOC akan mengulas sebuah GeForce GTX 1660 Ti dari MSI, yakni MSI GeForce GTX 1660 Ti Gaming X 6G.

 

Spesifikasi MSI GeForce GTX 1660 Ti Gaming X

*klik untuk memperbesar

 

MSI GeForce GTX 1660 Ti Gaming X 6G adalah versi factory-overclocked dari GeForce GTX 1660 Ti, yang memiliki  rating boost clock hingga 1875Mhz (lebih tinggi dari 1770 Mhz default). Nampak bahwa MSI melengkapi unit ini dengan pendingin yang cukup besar, dan nampaknya cukup disiapkan untuk melakukan overclocking. MSI GTX 1660 Ti memiliki rating TDP/power target 130W, dan bisa ditingkatkan ke 140W( 107 %).

 

Metode pengujian & Testbed

Seperti beberapa pengujian hardware sebelum NDA release day, kami hanya memiliki kurang lebih 3 x 24 jam untuk mengulas kemampuan kartu grafis tersebut. Berikut ini pengujian yang hendak kami lakukan

  • Pembahasan Spesifikasi dan sedikit tambahan mengenai arsitektur GeForce RTX Turing
  • Tampilan fisik + Graphics Card Teardown
  • Karakteristik clockspeed + Potensi overclocking
  • Konsumsi daya & power efficiency, suhu
  • Performance Test: Benchmark Sintetis dan Gaming di Resolusi 1080p

 

Game

Berikut daftar game yang digunakan:

Jika game tersebut memiliki internal benchmark tool, kami menjalankan tool tersebut lalu mengukur framerate/frametime-nya dengan Tool FRAPS (yang kemudian dianalisa dengan tool FRAFS Bench Viewer untuk mencari nilai average FPS dan 99th percentile FPS (1% Minimum FPS)-nya. Sebaliknya, kalau game tersebut tidak memiliki internal benchmark tool, kami menjalankan sebuah skenario gameplay singkat.

*Sebagai catatan, pada game dengan API Next-gen seperti Vulkan dan DX12 yang tidak bisa di-logging dengan FRAPS, kami menggunakan tool benchmark MSI Afterburner – RIvaTunerStatisticsServer(RTSS) untuk pengukuran average FPS & 1% Min FPS

 

Testbed – Spesifikasi 

  • Prosesor: Intel Core i9-7900X ‘Skylake-X’
  • Motherboard: ASUS ROG STRIX X299-XE
  • RAM: HyperX Predator RGB DDR4-3200CL16 4x8GB
  • SSD: HyperX 3K 240GB
  • PSU: Corsair AX1200i
  • CPU Cooler: Cooler MasterLiquid 240
  • Case: No Case, Open Bench Table (suhu ambient 25C)
  • OS: Windows 10 64-bit, 1809 Update
  • Driver NVIDIA: (UPDATE)

 

GPU Pembanding

Kami akan menggunakan beberapa GPU pembanding, yakni:

  • AMD Radeon RX 590 8GB (ASRock RX 590 Phantom Gaming 8GB)
  • NVIDIA GeForce GTX 1070 Ti 8GB (NVIDIA Founders Edition)
  • NVIDIA GeForce GTX 1060 6GB (Galax GeForce GTX 1060 6GB HOF)
  • NVIDIA GeForce RTX 2060 6GB *NVIDIA Founders Edition)

GeForce GTX 1070 Ti dan GeForce RTX 2060 FE kami pilih karena GPU ini mencerminkan performa GPU kelas menengah di tahun 2019. Kami tadinya ingin memasukkan GeForce GTX 1070 (non-ti), namun tidak berhasil menemukan unit tersebut dalam 3 hari terakhir ini. Berikutnya, kami memasukkan GeForce GTX 1060 karena ini adalah target performa kelas mainstream beberapa tahun lalu, yang juga merupakan GPU terpopular di Steam Hardware Survey awal 2019. Perlu diingat bahwa GeForce GTX 1060 yang kami pakai adalah versi Galax HOF, yang datang pre-overclocked, dan cukup layak disebut salah satu GeForce GTX 1060 terkencang di Dunia. Yang terakhir, kami mengikutsertakan AMD Radeon RX 590 yang kelas harganya serupa dengan GeForce GTX 1660 Ti.

Let’s Start!

 

Pengujian GPU Pembanding oleh Ivan Rachmatsyah Akbar ‘IvanCupa’

Pengujian GPU Utama dan Editing oleh oleh Alva Jonathan ‘Lucky_n00b’

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Event | December 6, 2018 | Comments

GOC 2018: Persiapan dan Perjalanan Menuju Vietnam

Final GOC(Galax Overclocking Carnival) 2018 pun akhirnya datang! Setelah selesai melewati kualifikasi yang sangat sengit akhirnya Indonesia bisa menghadirkan 2 perwakilan. Ivan Rachmatsyah Akbar  ‘IvanCupa’ akhirnya dapat lolos dan menyusul
Read More »