in: General - VGA | January 23, 2020 | by: Jagat OC Team

Analisis & Overclocking : SAPPHIRE PULSE RX 5600 XT 6G GDDR6

Kartu Grafis AMD Radeon RX 5600XT akhirnya rilis, dan nampak siap menghadapi persaingan ketat di kelas mainstream. Datang dengan 36 Compute Unit setara dengan RX 5700, RX 5600 XT hanya mengalami sedikit cut-down pada bagian memory controller, membuat memory bus-nya menjadi 192-bit, dan total Video RAM GDDR6 yang terpasang menjadi 6 GB.  Sedikit penurunan bandwidth dan kapasitas Video RAM ini dianggap tidak akan memberikan performance penalty yang kentara, karena Radeon RX 5600-series akan ditujukan untuk konfigurasi gaming pada resolusi 1080p.

 

Kali ini, kami dari JagatOC akan sedikit melakukan analisis dari Radeon RX 5600 XT – tepatnya pada Sapphire Pulse RX 5600 XT.

 

Catatan : Analisis & Overclocking Radeon RX 5600 XT ini adalah bagian dari Review AMD Radeon RX 5600 XT di JagatReview.

Baca review selengkapnya pada link di bawah ini :

Review AMD Radeon RX 5600 XT

 

Pengujian oleh Ivan Rachmatsyah Akbar ‘IvanCupa’

Analisis dan Penulisan oleh Alva Jonathan ‘Lucky_n00b’

 

 

Ruang Lingkup,  Metode Pengujian & Testbed

Pembahasan yang akan kami lakukan adalah:

  • Perbedaan spesifikasi dari versi BIOS berbeda
  • Analisa Clockspeed & Voltage
  • Uji Suhu & Konsumsi Daya
  • Uji Performa singkat sebelum dan setelah overclocking

 

Testbed

Sistem yang digunakan untuk pengujian adalah sebagai berikut:

  • Prosesor: Intel Core i9-7900X ‘Skylake-X’
  • Motherboard: MSI X299 XPOWER GAMING AC
  • RAM: G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600CL16 4x8GB (Run @ DDR4-3200 CL16)
  • SSD: Galax SSD 256GB SATA / ADATA SX8200 Pro 1TB nvme
  • PSU: Corsair AX1200i
  • CPU Cooler: Noctua NH-C14
  • Case: No Case, Open Bench Table (suhu ambient 25C)
  • OS: Windows 10 64-bit (1903 Update)

 

 

 

Spesifikasi RX 5600 XT

Berikut spesifikasi RX 5600 XT sesuai dengan yang diumumkan AMD :

 

Berbeda dengan RX 5700 series, AMD tidak mengeluarkan varian reference design untuk Radeon RX 5600 XT, sehingga AIB(Add-in Board) partner / Vendor harus merancang sendiri RX 5600 XT versi custom mereka.

Rancangan versi custom seperti ini cukup identik dengan peningkatan performa lewat factory overclocking (baca juga : Graphics card – Reference vs Custom). Sapphire Pulse RX 5600 XT memiliki spesifikasi factory overclock lumayan tinggi dari spesifikasi 5600 XT dari AMD.

Lihat perbandingannya berikut ini :

Specs – AMD RX 5600 XT vs Sapphire Pulse RX 5600 XT

Dengan setting GPU boost clock sekitar 12% lebih tinggi dari standar spesifikasi AMD, serta pemberian chip GDDR6 14Gbps, tingkat overclocking yang diberikan Sapphire Pulse nampak akan memberikan peningkatan performa lumayan signifikan.

Yang menarik, spesifikasi factory overclock ini baru datang dari sebuah Video BIOS update yang terjadi pada saat-saat terakhir sebelum tanggal rilis 5600 XT di 21 Januari 2020. Pada saat kami menerima kartu grafis ini, spesifikasi yang beroperasi pada graphics card kami masih berupa spesifikasi 5600 XT dari AMD.

Untungnya, Sapphire Pulse memiliki Dual BIOS Switch, memudahkan kami untuk melakukan berbagai testing versi BIOS berbeda.

 

Dual BIOS Switch 

Sapphire Pulse RX 5600XT memiliki Dual BIOS switch, yang mereka manfaatkan untuk membuat card ini berjalan pada Performance Mode, atau Quiet Mode.

 

Performance Mode & Silent Mode

Secara resmi, sesuai dengan BIOS Update terakhir, Sapphire mengumumkan bahwa mode operasi GPU ini versi Retail akan ada di :

  • Performance Mode:  TGP 160 W, Memory 14 Gbps, Max Boost Clock 1750 Mhz
  • Silent Mode : TGP 135W, Memory 12 Gbps, Max Boost Clock 1620 Mhz

 

Kami tidak menguji Silent Mode 135W, namun kami sempat menguji dua BIOS Performance Mode :

  • 150W, 12Gbps GDDR6, Max Boost 1560Mhz : Standard AMD Spec saat card diterima sebelum BIOS Update
  • 160W, 14Gbps GDDR6, Max Boost 1750 Mhz : Spesifikasi resmi Sapphire Pulse RX 5600 XT saat ini setelah BIOS Update.

 

Sebagai informasi tambahan, BIOS 160W ini bisa di-download pada product page Sapphire Pulse RX 5600 XT.

 

//Catatan Seputar TDP , TGP , dan TBP dan Power Limit

 

TDP (Thermal Design Power) 

Nilai untuk MEMPERKIRAKAN thermal output dari sebuah prosesor(CPU/GPU/SoC, etc). Nilai estimasi ini digunakan untuk ‘menghitung’ solusi cooler yang dibutuhkan untuk menjaga suhu prosesor pada titik tertentu tersebut saat beroperasi.

Rating TDP BELUM TENTU merupakan power draw/konsumsi daya prosesor tertentu, namun ada KORELASI antara TDP dengan Power draw (walaupun ‘korelasi’ disini tidak berarti ‘sama dengan’).

Perlu diingat setiap vendor prosesor punya metode penghitungan TDP sendiri, TIDAK bisa dibandingkan.

 

TBP (Typical Board Power / ‘Total Board Power’ ) dan TGP (Total Graphics Power)

Dari konteks GPU AMD,

Nilai TBP memperhitungkan SEMUA komponen kartu grafis (Chip/ASIC, Memory, VRM + IO dkk), TIDAK hanya GPU.

TGP memperhitungkan HANYA chip/ASIC dan Memory yang dipakai.

AMD tidak memiliki term khusus untuk ‘GPU-only / Chip-only Power’, istilah ini biasanya hanya digunakan oleh tool monitoring tertentu seperti GPU-Z / HWINFO.

 

AMD vs NVIDIA ‘TDP’

Pada AMD, ‘TDP’ biasanya diasumsikan sebagai nilai ‘TGP’, karena ini GPU dan Memory merupakan komponen yang paling banyak mengonsumsi daya dan melepas panas.

Namun, NVIDIA pernah mengutarakan bahwa ‘TDP’ dari rating yang mereka tulis mereka lebih mendekati ‘Total Board Power’ (GPU + Memory + Komponen lain), dan bukan dari GPU saja.

 

Power Limit = TDP ?

Umumnya, vendor hardware (CPU/GPU/SoC, etc) akan melakukan kalibrasi power sensor di hardware mereka dengan nilai sesuai perhitungan TDP, memastikan hardware mereka beroperasi pada rating tertentu.

Ini sebabnya, nilai ‘Power Limit’ berpotensi menentukan clockspeed dan voltage sebuah prosesor, dan pastinya memiliki korelasi dengan suhu operasional, dan konsumsi daya.

Perlu diketahui kadang vendor hardware bisa menerapkan mekanisme power limit yang dinamis, dapat meningkat sesuai kondisi operasional. Ada hardware yang mengizinkan Power Limit untuk diganti oleh user, tapi sebaliknya ada juga hardware yang tidak bisa diakses/diubah power limit-nya

 

Yang perlu diperhatikan :

  • JANGAN membandingkan Rating TDP/TGP/TBP dari vendor yang berbeda – hasilnya tidak akan akurat!
  • Tidak disarankan untuk membandingkan konsumsi daya antar vendor dari monitoring software GPU-Z atau HWINFO – sensornya bisa berbeda
  • Monitoring dari GPUZ/HWINFO masih bisa digunakan untuk analisis pada hardware yang SAMA (Misalnya untuk relasi antara Power/Thermal vs Voltage)

 

 

Halaman berikutnya : Analisis Clockspeed

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
News | January 14, 2020 | Comments

Selamat Jalan, Windows 7 !

Hari ini, tepatnya tanggal 14 Januari 2020, Microsoft secara resmi akan memberikan status ‘end of support’ pada OS Windows 7. OS yang sempat menjadi salah satu OS terpopular di Dunia
Read More »