in: General | January 29, 2020 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Hands-on Opsi Tuning pada Radeon Software Adrenalin 2020

Driver yang optimal merupakan salah satu kebutuhan yang tak terpisahkan dari kartu grafis. Sejak 2015 lalu dengan rilisnya AMD Radeon Software Crimson Edition, AMD mulai membenahi driver GPU mereka dan melakukan banyak peningkatan mulai dari user interface, penambahan fitur, dan pemberian kontrol untuk monitoring dan juga opsi tuning bagi GPU mereka.

Pada tahun 2020 ini, driver AMD boleh dibilang merupakan satu driver package yang memiliki fitur paling melimpah. Begitu banyak-nya fitur pada driver AMD, membuat kami cukup yakin sebagian besar pengguna tidak menyentuh semua fitur-nya, atau bahkan mengetahui bahwa fitur tersebut ada di driver-nya.

Pada kesempatan kali ini, kami dari JagatOC ingin melihat beragam fitur tuning yang diberikan oleh driver AMD terbaru : AMD Radeon Software Adrenalin 2020 Edition.

Catatan:

-Radeon Software Adrenalin 2020 resmi rilis pada Desember 2019, dengan driver version number 19.12.2

-Penamaan Radeon Software tidak berubah, dimulai dengan 2-digit tahun, lalu disusul bulan

(misal, driver awal rilis 2020 ini memiliki version 20.1.1)

 

Untuk melihat perjalanan driver AMD dari 2015 lalu, Baca Juga :

Radeon Software Crimson Edition: Tampilan Baru, Tawarkan Opsi Tuning GPU Lebih Detail (2015)
Hands-On AMD Radeon Software Adrenalin Edition 17.12.1 (2017)
Mengulik Fitur Terbaru Driver AMD Radeon Software Adrenalin 2019 Edition (2018-2019)

 

Ruang Lingkup, Metode Testing & Testbed

 

Daftar pembahasan

Secara spesifik, yang ingin kami eksplorasi pada Radeon Software Adrenalin 2020 (kami singkat menjadi RSA 2020) adalah opsi tuning, atau sederhananya fitur yang mengizinkan customization, baik dari segi performa maupun kualitas visual, untuk mendapat user experience yang berbeda. Beberapa tambahan lain seperti performance/GPU Monitoring dan user interface yang baru juga kami bahas singkat di sini.

Kami tidak membahas perbandingan performa dengan driver sebelumnya, mengingat pengujian performa antar driver kadang memberikan hasil dengan perbedaan minim (masuk ke testing variance dari pengujian), serta perbedaan performa-nya ada di aplikasi spesifik.

Fitur yang berhubungan dengan gameplay video recording/streaming juga tidak diuji pada artikel ini. Yang masuk dalam bahasan kami kali ini adalah :

  • Quick Setup ‘Global’ Profile : Standard, ‘Gaming’ & Esports
  • Sedikit eksplorasi pada user interface yang baru di RSA 2020 (Settings, Gaming, dan Performance Metrics / Performance Tuning)
  • Game Performance Report & In-game Performance Metrics & Overlay
  • Performance Tuning
  • Feature Hands-on : Integer Scaling
  • Feature Hands-on : Radeon Boost
  • Feature Hands-on : Radeon Chill
  • Feature Hands-on : Radeon Image Sharpening (RIS)

 

Testbed

Sistem yang digunakan untuk pengujian adalah sebagai berikut:

  • Prosesor: Intel Core i9-7900X ‘Skylake-X’
  • Motherboard: MSI X299 XPOWER GAMING AC
  • RAM: G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600CL16 4x8GB (Run @ DDR4-3200 CL16)
  • GPU utama (AMD Navi) : Sapphire Radeon RX 5600 XT
  • GPU tambahan (AMD Polaris) : Radeon RX 480 8GB 
  • SSD: Galax SSD 256GB SATA / ADATA SX8200 Pro 1TB nvme
  • PSU: Corsair AX1200i
  • CPU Cooler: Noctua NH-C14
  • Case: No Case, Open Bench Table (suhu ambient 25C)
  • OS: Windows 10 64-bit (1903 Update)

 

Seperti yang Anda lihat, pengujian ini dibasiskan pada GPU AMD ‘Navi’ Radeon RX 5600 XT 6 GB, serta sedikit ekstra pengujian dengan AMD ‘Polaris’ Radeon RX 480 8 GB.

Pengujian juga kami fokuskan pada platform desktop, bukan notebook.

 

Baik, mari mulai!

 

User Interface & ‘Global’ Profile

Hal baru yang terlihat berbeda pada Radeon Software Adrenalin 2020 adalah perubahan pada user interface-nya, dan ini bisa dilihat sejak pertama kali anda melakukan instalasi

Installer

*klik untuk memperbesar

 

Menu awal

*klik untuk memperbesar

 

Setelah instalasi sukses, Anda akan dibawa masuk ke ‘Quick Setup’ untuk memilih satu dari 3 preset global profile  : Standard, eSport, dan Gaming. Anda yang tidak ingin repot, bisa memilih opsi ‘Skip This’, dan profil Standard akan dipilih secara default.

 

Profil ini akan melakukan setting driver secara umum, berikut penjabaran dari ketiga Profil tersebut :

 

*Klik untuk memperbesar

 

Keterangan:

  • Profile ‘Gaming’ akan menyalakan Radeon Anti-Lag, Radeon Image Sharpening, serta Radeon Enhanced Sync secara default.
  • Profile ‘Esport’ menyalakan Radeon Anti-lag, Radeon Image Sharpening, lalu melakukan override pada Tesselation ke 8x.

 

Tambahan – Tesselation Override vs 3DMark

*klik untuk memperbesar

 

Perlu diketahui bahwa melakukan override pada Tesselation akan membuat benchmark tertentu seperti 3DMark mem-flag result tersebut sebagai tidak valid karena ini termasuk dalam pengubahan workload. Gunakan mode Standard kalau Anda ingin melakukan benchmarking.

 

Tambahan – Enhanced Sync

 

Enhanced Sync yang dinyalakan secara default pada Profile Gaming sudah ada sejak 2017 lalu pada update Radeon Software Crimson Relive 2017 Edition. Secara singkat, mode Enhanced Sync adalah sebuah mode alternatif dari Vsync. Pada mode ini, gamer bisa menikmati gameplay dengan jumlah screen tearing yang di-minimize, namun mendapat respon input / input latency mirip dengan VSync OFF.

Meski demikian, walaupun Enhanced Sync berpotensi memberikan pengalaman gaming minim tearing pada framerate rendah (< 60), namun pada skenario framerate rendah ini ada beberapa kondisi dimana ada frame yang sama ditampilkan 2 kali membuat beberapa animasi/gerakan terkesan ‘berhenti’ sejenak. Kami menyarankan untuk penggunaan Enhanced Vsync dilakukan pada saat framerate sudah di atas refresh rate, dengan batas bawah framerate pada 60 FPS.

Anda yang ingin tahu lebih jauh mengenai Radeon Enhanced Sync dapat masuk pada page di situs AMD berikut ini.

 

 

 

HOME

Anda bisa masuk ke menu Radeon Software dengan klik kanan pada Desktop, atau menekan kombinasi key Alt+R. Perlu diketahui juga bahwa Anda bisa masuk ke menu Radeon Software saat Anda sedang dalam posisi in-game, baik dengan borderless window, maupun fullscreen.

Berdasarkan pengujian singkat kami, Mode Radeon Software in-game saat mode fullscreen lebih sering bekerja optimal saat Desktop Resolution, Game Resolution sama dengan Display Native resolution, dengan Windows Scaling pada 100%.

 

Berikut tampilan HOME pada Radeon Settings.

HOME – setelah pemakaian (sumber : AMD)

*klik untuk memperbesar

 

HOME – Fresh Install

*klik untuk memperbesar

 

Menu HOME ini berisi informasi seperti Driver software Version, dan juga akses ke tab lain seperti Gaming, Streaming, Performance, dan juga Settings. Berbeda dengan saat fresh install, menu HOME ini nanti-nya akan terisi berbagai informasi, seperti game yang dimainkan dan juga Performance Report dari game tersebut.

 

Settings – Ada di Kanan atas

 

Bagian Settings yang cukup penting pada driver ini dapat ditemui pada bagian kanan atas tampilan HOME. Di sini ada juga tambahan unik berupa Browser yang bisa Anda buka in-game (untuk mencari walkthrough misalnya),

 

Halaman berikutnya : Settings & Gaming Tab

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
News | January 14, 2020 | Comments

Selamat Jalan, Windows 7 !

Hari ini, tepatnya tanggal 14 Januari 2020, Microsoft secara resmi akan memberikan status ‘end of support’ pada OS Windows 7. OS yang sempat menjadi salah satu OS terpopular di Dunia
Read More »