Overclocking Review: XFX Radeon R9 380X DD

Reading time:
January 7, 2016

Memilih Software Overclocking GPU

Paket VGA XFX yang datang kepada kami ini tidak menyertakan software overclocking bawaan, sehingga kami akan menggunakan software overclocking 3rd party. Banyak sekali alternatif software overclocking yang bisa digunakan, namun kami memilih 2(dua), software berikut ini:

*klik untuk memperbesar*

1. MSI Afterburner

1_afterburner

2. Sapphire TRIXX

2_TRIXX

 

MSI Afterburner merupakan sebuah tool overclocking GPU universal yang dapat digunakan di VGA manapun yang mendukung overclocking, dan sangat mudah digunakan. Sebagai tambahan, kami juga menyertakan Sapphire TRIXX versi baru (5.2.1 saat artikel ini dibuat), karena software TRIXX ini dapat memberikan voltase GPU ekstra bagi XFX Radeon R9 380X (Sebuah fitur yang tidak didukung Afterburner pada versi 4.1.1 yang kami gunakan)

Pada kedua software overclocking ini, Anda bisa mengubah beberapa variabel berikut ini:

MSI Afterburner/ Sapphire TRIXX

  1. Power Limit: Saat power sensor di GPU anda mendeteksi bahwa GPU mendekati batas power maksimalnya, maka ia akan mulai menurunkan clock GPU untuk menyesuaikan tingkat power si VGA. Pada VGA AMD, nilai ini bisa anda tingkatkan untuk mencegah GPU menurunkan clock-nya. Nilai yang ada adalah 0(default) hingga +20%(atau +50% pada beberapa VGA).
  2. Core(GPU)Clock & Memory Clock: Tempat anda mengubah clock GPU dan Video RAM. Pada VGA AMD yang kami uji, nilai ini merupakan nilai clockspeed saat GPU dan memory di-load, sedangkan pada keadaan idle, umumnya VGA masih bisa menurunkan clocknya untuk menjaga mode power-saving.
  3. Fan Speed: Tempat anda mengubah setting fan.
  4. GPU Voltage (hanya di TRIXX): Meningkatkan Voltase GPU. Pada beberapa keadaan, meningkatkan voltase GPU membuat Anda bisa mendapatkan kestabilan lebih saat mencoba mencapai clock lebih tinggi, walau perlu diingat bahwa peningkatan voltase berpotensi untuk meningkatkan suhu dan konsumsi daya GPU secara drastis.

 

Langkah-Langkah:

Langkah-langkah untuk overclocking VGA kami adalah sebagai berikut:

  • Naikkan clock GPU dengan interval sebesar 50 Mhz
  • Jalankan benchmark atau game pilihan Anda, ulangi sampai hang/freeze. Setiap crash, turunkan interval ke GPU 50Mhz, 25Mhz, dan seterusnya sampai anda mendapat clock maksimal.
  • Lakukan hal yang sama kepada memory clock, dengan keadaan GPU sudah dioverclock
  • Jika VGA Anda mendukung, Anda bisa mencoba menaikkan voltase GPU untuk menjaga kestabilan saat GPU di-overclocking lebih tinggi

Tips: Anda bisa menjalankan software Unigine Heaven Benchmark 4.0, dan software ini akan cukup ‘menyiksa’ GPU Anda, sehingga bisa digunakan untuk indikasi kestabilan hasil overclock.

 

 

Uji Kestabilan

3_Unigine

Menggunakan Unigine Heaven, kami menguji suhu dan konfigurasi overclock yang stabil dari VGA XFX Radeon R9 380X DD 4GB, berikut ini 2 buah konfigurasi overclock kami yang maksimal:

Setting 1: GPU @ 1140Mhz, Memory @ 1500Mhz, Fan Fixed @ 60%, NO VOLTAGE increase

1_afterburner_setting_OC
Voltage GPU Default, 1.178V
Voltage GPU Default, 1.178V

 

 

Setting 2: +50mV GPU Voltage, GPU 1180Mhz, Memory 1500Mhz, Fan Fixed @ 60%

2_TRIXX_2
GPU Voltage +50mV, 1.242V
GPU Voltage +50mV, 1.242V

 

Tanpa meningkatkan voltase sama sekali, kami mendapat clock GPU maksimal sekitar 1140Mhz, atau 10% ekstra dari clock bawaannya(1030Mhz). Dengan sedikit tambahan voltase yakni +50mV, clock 1180Mhz bisa dicapai.

Memory Clock – Performa Turun di atas 1500Mhz

Clock Memori maksimal yang kami bisa capai dengan stabil adalah 1500Mhz. Kami bisa mencapai clock memori 1525-1550Mhz, namun performa dari VGA sedikit turun, kemungkinan karena memori yang digunakan sudah tidak stabil di kecepatan di atas 1500Mhz. Lihat screenshot di bawah ini:

Mem_1500 Mem_1525_error

 

Fan Noise

XFX_380X_DD_15s

Menggunakan TENMARS Sound Level Meter yang ditempatkan sekitar 50 cm dari VGA, kami mengukur tingkat kebisingan dari VGA tersebut. Sebagai catatan, Ambient noise ruangan kami saat pengujian berlangsung ada di 37-38 dBA, sedikit tinggi untuk melakukan pengukuran noise, namun ini terjadi karena kami menggunakan ruangan biasa, bukan ruangan kedap suara.

380X_FanNoise

Pada angka 30%, fan dari XFX R9 380X DD tidak menunjukkan noise yang berarti, karena sama dengan pengukuran ambient noise ruangan kami. Nilai 50 sudah menghasilkan suara yang terdengar, namun belum cukup mengganggu. Nilai 70% ke atas sudah bisa diketagorikan cukup bising.

 

Fan Speed vs Suhu

380X_GPUTemp

Menggunakan fan speed yang bervariasi menghasilkan berbagai suhu operasi yang berbeda. Pada setting AUTO, fan dari XFX 380X akan berputar di angka 56%, dan menghasilkan suhu operasi maksimal 67 C. Kami mencoba menurunkan fan ke fixed di 40%, namun kecepatan 40% ini memberikan suhu 78 C yang agak tinggi. Pada kecepatan penuh, suhu VGA bisa ditekan ke 61C, namun suara fan-nya sangat bising.

Pada akhirnya, kami memilih untuk menjalankan fan pada 60%,  yang menjaga suhu vga kami pada 68 C di konfigurasi OC pada GPU Clock 1140Mhz, dan 74C di clock 1180Mhz dan voltase +50mV.

 

Tags:

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (English Version) Cooling in a…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Lebih Dekat Dengan MSI Z390I Gaming Edge AC Link Produk…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Tampilan Fisik – VRM – Cooling Spesifikasi Singkat VRM –…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

BIOS Option – AI Overclocking Pada bagian ini kami akan…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

Memory Try It Secara singkat, Memory Try It adalah sebuah…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Test – CPU OC Performance Pada keadaan default, Core i9-7900X…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…