Gigabyte Mengadakan Gigabyte OC Madness Competition

Reading time:
March 8, 2016

Setelah baru saja mengadakan kompetisi Winter OC, kali ini GIGABYTE mengumumkan kompetisi overclocking terbarunya yaitu GIGABYTE Z170 March OC Madness Competition.

21a

GIGABYTE Z170 March OC Madness Competition sendiri merupakan kompetisi terbaru yang diadakan oleh GIGABYTE. Kompetisi ini akan diadakan secara online melalui HWBOT.org sehingga overclocker dari berbagai belahan dunia bisa ikut berpartisipasi. Kompetisi ini terbuka untuk semua kategori user HWBOT.org mulai dari Novice hingga Extreme sehingga semua jenis overclocker mulai dari pemula hingga yang sudah berpengalaman bisa mengikutinya.

Kompetisi ini dibagi menjadi 2 kategori yaitu kategori satu untuk overclocker dengan status Novice, Rookie, dan Enthusiasts di HWBOT.org. Sedangkan kategori dua ditujukan untuk overclocker dengan status Elite dan Extreme di HWBOT.org. Pembagian ini tentunya perlu dilakukan supaya kompetisi ini menjadi lebih seimbang. Tentu tidak adil kalau overclocker dengan status Novice disatukan dengan overclocker berstatus Elite atau Extreme bukan?

 

Setiap kategori akan dibagi menjadi 3 stage yang tentunya diisi dengan benchmark yang berbeda-beda. Untuk kategori satu, stage pertama adalah XTU dengan waktu submisi dibuka pada tanggal 12 Maret dan ditutup pada tanggal 24 Maret 2016. Untuk stage ini peserta diwajibkan untuk menjalankan Intel XTU dengan clock CPU maksimal 4.5GHz. Hal ini berarti skill tweaking memori peserta akan memegang peranan penting karena kecepatan 4.5Ghz bukanlah hal yang sulit untuk dicapai. Stage kedua adalah HWBOT x265 1080P dengan waktu submisi dibuka pada tanggal 24 Maret dan berakhir pada tanggal 31 Maret 2016. Untuk stage kedua ini tidak ada syarat sehingga peserta bisa memacu hardwarenya sejauh mungkin. Untuk stage ketiga adalah SuperPi 32M dengan wakrtu submisi mulai dari tanggal 31 Maret hingga 9 April 2016. Untuk stage terakhir ini peserta hanya boleh menjalankan prosesornya dengan kecepatan maksimal 4GHz.

Kategori 2 juga dibagi menjadi 3 stage yang diisi dengan beberapa jenis benchmark. Stage pertama adalah Intel XTU dengan waktu submisi dimulai dari 12 Maret hingga 24 Maret 2016. Kalau di kategori satu kecepatan maksimal prosesor adalah 4.5GHz, maka I kategori kedua ini kecepatan maksimalnya adalah 5 GHz. Stage kedua adalah Maxxmem Read Bandwidth dengan waktu submisi mulai dari 24 Maret hingga 31 Maret 2016. Sama seperti stage pertama, peserta hanya boleh menjalankan prosesor denga kecepatan maksimal 5Ghz. Tidak hanya itu, benchmark di stage kedua lebih berfokus kepada peforma memori sehingga skill tweaking memori dan kemampuan IMC prosesor akan cukup menentukan pemenang stage ini. Stage ketiga adalah Geekbench Single Core dengan waktu submisi dimulai dari . Untuk stage terakhir ini tidak ada batasan kecepatan prosesor sehingga peserat bisa memacu sistemnya setinggi mungkin.

Untuk mengikuti kompetisi tentunya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Peserta hanya boleh menggunakan motherboard GIGABYTE Z170 sehingga pilihan peserta cukup terbatas. Untuk memenuhi syarat mengikuti lucky draw, peserta harus submit skor di setiap stage dalam 1 kategori.

Competition link: http://oc-esports.io/#!/round/gbt_z170_march_madness/rules

GIGABYTE sendiri tidak tanggung-tanggung dalam memberikan hadiah untuk pemenang kompetisi ini. Pemenang dari setiap kategori akan mendapatkan uang tunai sebesar US D$500. Untuk lucky draw sendiri, peserta yang beruntung akan mendapatkan motherboard GIGABYTE Z170X gaming 3.

prize

Untuk para overclcoker Indonesia baik yang masih pemula maupun yang sudah berpengalaman, jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti GIGABYTE Z170 March OC Madness Competition. Kompetisi ini bisa menjadi media pembelajaran untuk overclocker pemula sekaligus tempat para overclocker berpengalaman menunjukkan skill dan kemampuan mereka.

 

Sumber: TPU

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…
September 17, 2020 - 0

Hands-on & Overclocking – MSI GeForce RTX 3080 Gaming X Trio 10G

Segera setelah NVIDIA secara resmi mengumumkan kehadiran GeForce RTX 3080…
August 8, 2020 - 0

Eksperimen : ASRock A300 Deskmini + AMD RYZEN 3 PRO 4350G ‘Renoir’

AMD APU 7nm terbaru yakni ‘Renoir‘ menunjukkan performa dan kemampuan…