HWBOT World Series Indonesia 2016 Semakin Dekat: Rule Update!

Reading time:
August 30, 2016
WTIndoLogo_s

Sepanjang tahun 2016 ini, situs competitive overclocking terbesar Dunia yakni HWBOT.org, mengadakan HWBOT World Tour 2016, yang merupakan serangkaian acara overclocking yang melibatkan berbagai overclocker dari berbagai penjuru dunia, dan mengajak mereka untuk berkumpul, belajar, dan berkompetisi satu sama lainnya, melahirkan generasi-generasi overclocker baru yang siap berkompetisi dengan standar Internasional.

(Baca info lengkap mengenai HWBOT World Tour 2016 di sini)

Hwbot World Series Competition merupakan salah satu bagian dari World Tour, dan ajang ini diselenggarakan untuk mencari overclocker terbaik dari seluruh Dunia, yang nantinya akan dipertandingkan di Hwbot World Championship Finals di Berlin, Jerman pada bulan Desember nanti.

Tentu, mengingat World Tour kali ini diadakan di Indonesia tepatnya di Yogyakarta(berbarengan dengan Yogyakomtek), ini merupakan kesempatan baik bagi overclocker Indonesia yang ingin merasakan pengalaman berlomba dengan standar Internasional.

Kali ini, kami dari JagatOC akan memberikan sedikit update seputar peraturan dan beberapa hal lain yang perlu diperhatikan bagi Anda yang mengikuti ajang Hwbot World Series Competition:

IMG_WTIndo
*klik untuk memperbesar*

 

Babak Kualifikasi – 6 September 2016

Hardware

  • CPU dan Motherboard dibawa sendiri oleh peserta,
  • Motherboard harus menggunakan motherboard tipe Z170 LGA1151, bermerk ASUS, Gigabyte, MSI, atau Biostar (model Bebas)
  • Prosesor bebas, selama LGA1151 (Retail only, bukan Engineering Sample/ ES)
  • Tidak ada batasan pada VGA jika peserta mau membawanya, namun kualifikasi hanya akan menggunakan benchmark 3D dengan grafis terintegrasi(IGP) HD Graphics 530
  • Panitia menyediakan RAM DDR4 Corsair Vengeance LED DDR4-2666 2x8GB (CMU16GX4M2A2666C16R – klik disini untuk spek)
  • Peserta boleh membawa RAM sendiri namun harus bermerk Corsair, model dan konfigurasi bebas selama itu merupakan retail kit (bukan Engineering Sample/ ES)
  • Storage(SSD/HDD) dibawa sendiri oleh peserta, boleh berisi OS
  • PSU Seasonic disediakan panitia
  • Cooling Gear Dibawa sendiri oleh peserta
  • LN2 Tersedia, gratis

 

Rule / Benchmark 

  • 3 benchmark: 3DMark03, 3DMark11 Performance Preset, Maximum BCLK(reference clock) MHz
  • HANYA boleh menggunakan IGP(Integrated Graphics) HD Graphics 530 pada 3DMark, pada benchmark Maximum BCLK VGA bebas.
  • Skor HARUS dibuat pada event, tidak bisa di-save dari rumah. Semua skor HARUS di-submit ke OC-eSports page (link nanti diberikan pada peserta di hari lomba)
  • Hyper-Threading pada CPU Core i7 HARUS DISABLED
  • SystemInfo pada Futuremark boleh disabled
  • Screenshot harus mencakup: CPU-Z (tab CPU, Motherboard, Memory), GPU-z(tab Main+Sensor monitoring). Official competition background harus dipakai(akan diberikan pada hari lomba)
  • Benchmark version: 3DMark03: v360_1901 // 3DMark11: v1.0.132. 3DMark11 scores HARUS disubmit ke 3dmark.com dan memiliki validation link.
  • Untuk benchmark Maximum BCLK(Mhz) – CPU-z harus versi terakhir, dan disubmit ke Valid.canardpc.com

 

Babak FINAL – 7 September 2016

Hanya 4(empat) peserta dengan skor tertinggi pada babak kualifikasi berhak mengikuti 1 vs 1 Final. Berikut peraturannya:

Hardware:

  • CPU harus menggunakan yang disediakan panitia (Core i5-6600K) , akan diambil secara random oleh peserta
  • Motherboard dibawa sendiri
  • RAM harus dari panitia, Corsair Vengeance LED DDR4-2666 2x8GB (CMU16GX4M2A2666C16R – klik disini untuk spek)
  • CPU clock Limit: 5.5 Ghz Core, 5.5Ghz Cache.
  • LN2 Tersedia, gratis

 

Rule/Benchmark

  • Benchmark dipilih secara acak sebelum lomba, dengan pilihan: XTU, Cinebench R11.5, Cinebench R15, 3DMark11 Physics, GeekBench 3, Maximum Memory Clock(Mhz).
  • Lomba diadakan dengan format 1 vs 1, dengan lama pertandingan 30 menit per match.

 

Pendaftaran – Masih Dibuka

Seperti yang diutarakan di atas, overclocker yang berminat mengikuti kompetisi World Series wajib memiliki tiket HWBOT World Tour, yang bisa didapatkan dengan harga 100 USD per tiket. (Khusus overclocker Indonesia, masukkan promotional code JAGATOC untuk mendapat diskon 20%!). LN2 akan disediakan panitia di arena lomba dan berhak digunakan bagi peserta yang memiliki tiket World Tour.

Klik link ini untuk membeli tiket HWBOT World Tour 2016 Indonesia

PS. Untuk pertanyaan seputar HWBOT World Tour, Anda bisa menghubungi contact person HWBOT World Tour : Tim (xyala@hwbot.org).

 

Tambahan Bagi Overclocker Amatir

Bagi overclocker kelas Amatir(dengan definisi amatir dari AOCT, bisa dilihat di sini) yang berniat mencoba Extreme overclocking di HWBOT World Tour, saya, Alva ‘Lucky_n00b’ Jonathan selaku Kapten Tim JagatOC memberikan beberapa ekstra kemudahan bagi para pendatang baru sebagai berikut:

  • Overclocker Amatir (dari AOCT) yang berniat mencoba berkompetisi di World Tour dengan Extreme Cooling(LN2) TIDAK akan di-ban dari AOCT berikutnya, KECUALI jika ia memenangkan HWBOT World Tour.
  • Ada beberapa CPU, Core i5-6600K, tersedia untuk dipinjam (jumlah SANGAT terbatas, 1-2 CPU saja)
  • Ada 2 CPU LN2 Pot yang tersedia untuk dipinjam bagi Anda yang tidak memiliki cooling Gear

Tertarik? Yang Anda perlu lakukan hanya membeli tiket World Tour di atas!

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…