Analisis & Tuning Radeon RX 460 di Notebook ASUS X550IU Part 2 – OC Video RAM

Reading time:
January 30, 2017
DSC01499s

Mengoptimalkan perangkat yang mengutamakan mobilitas seperti notebook umumnya memiliki tantangan tersendiri, karena banyaknya limitasi yang ada pada sistem tersebut. Umumnya, overclocking pada perangkat notebook jarang dilakukan karena hal seperti:

  • Terbatasnya solusi pendingin yang diberikan
  • Vendor notebook-nya tidak memiliki BIOS yang berisi parameter yang bisa diubah, atau
  • Tidak ada software pada notebook tersebut yang bisa mengakses berbagai fungsi/setting hardware

Meski demikian, kami sendiri di JagatOC masih mencoba untuk melihat lebih dekat beberapa model notebook yang memiliki sedikit headroom ekstra untuk di-tuning.

 

ASUS X550IU: Notebook dengan Radeon RX 460 Desktop

FX9830P_RX460_06

Beberapa minggu lalu, Notebook ASUS X550IU resmi dirilis. Radeon RX 460 yang digunakan di notebook ini mengundang banyak decak kagum karena menghadirkan performa GPU yang tidak terlalu jauh berbeda dengan RX 460 versi desktop yang berjalan pada TDP sekelas. Tentu, mengoptimalkan GPU yang menjadi nilai jual utama pada notebook ini akan berguna untuk memaksimalkan performa gaming-nya.

Analisis Sebelumnya: Undervolt-Underclock CPU Meningkatkan Clock GPU

Setting_CPU_95
Dengan setting pada OS Power Management di 95% , kami melimit clockspeed FX-9830P ke 2.6Ghz 0.98V
ASUSX550IU_CPUSpeedVsGPUSpeed

Kami pernah mencoba melihat X550IU lebih dekat pada artikel kami yang sebelumnya, dan menemukan bahwa melakukan underclock dan undervolt pada notebook tersebut dapat membuat clockspeed GPU bertahan lebih tinggi pada aplikasi yang sangat GPU-intensive(seperti game The Witcher 3).

Baca Artikel Analisis dan Tuning X550IU Part 1 di Link ini

 

Potensi Tuning Berikutnya: Clockspeed Video RAM(VRAM)

 

Mengingat bahwa notebook ASUS X550IU memberikan temperature limit pada GPU RX 460-nya, nampaknya agak sulit melakukan overclock pada GPU-nya, karena GPU-nya sendiri sudah beroperasi pada batas atas thermal-limit-nya. Jadi, satu-satunya cara yang bisa kami lakukan untuk memeras kinerja ekstra daripadanya adalah dengan melakukan overclocking pada Video RAM(VRAM)-nya.

gpuz-1

Seperti yang bisa dilihat di atas ini, VGA RX 460 Desktop umumnya memiliki clock VRAM 1750Mhz (GDDR5 7Gbps), sedangkan RX 460 yang ada di X550IU memiliki Video RAM dengan kecepatan 1250Mhz (5Gbps), ini yang bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan performa.

 

Tool: MSI Afterburner 4.3.0

Seperti overclocking VGA pada umumnya, kami menggunakan tool universal MSI Afterburner. Untuk menggunakan tool ini di X550IU, Anda perlu melakukan beberapa hal berikut ini:

1) Memastikan GPU yang Dipakai Adalah GPU RX 460

Seperti halnya sebagian besar laptop dengan platform AMD yang menggunakan metode switchable Graphics (a.k.a Enduro Technology), sistem ini akan secara otomatis menentukan mana GPU yang digunakan untuk melakukan komputasi, antara IGP(Integrated Graphics) Radeon R7, dan Radeon RX 460 Add-on.

Display output pada X550IU terpasang pada Radeon R7 IGP 1GB (yang ada di FX-9830P), dan pada keadaan normal (desktop atau idle), R7 IGP lah yang akan melakukan display output ke monitor.  Saat aplikasi game meminta akselerasi 3D, maka driver akan ‘memanggil’ RX 460 4GB untuk melakukan rendering, lalu di-display oleh IGP, ini mengijinkan ‘seamless switching’ antara IGP dan Discrete GPU, menggunakan GPU sesuai dengan keadaan secara otomatis bergantung pada kondisi yang dideteksi driver. Driver pun kadang ‘mematikan’ RX 460 4GB untuk menghemat daya, sedangkan display out ditangani oleh R7 IGP 1GB.
Dengan metoda ‘dynamic switching’ dimana display output terpasang pada R7 IGP, ini akan menyebabkan kebanyakan aplikasi akan HANYA mendeteksi R7 IGP 1GB, dan tidak bisa ‘melihat’ RX 460 4GB karena si RX 460 4GB baru aktif ketika driver mengaktifkannya untuk melakukan rendering 3D(note: Anda TIDAK akan bisa men-disable R7 IGP pada laptop ini karena akan menyebabkan RX 460-nya tidak bisa beroperasi).
Pastikan Anda mengkonfigurasi Switchable Dynamic Graphics ini pada Setting Power Management ke Maximize Performance untuk memastikan bahwa Radeon RX 460-nya yang menyala.
Force_RX460

2) Setting Unofficial Overclocking Mode ke ‘With PowerPlay support’

Screenshot (122)

3. ‘Memancing’ GPU utama untuk bekerja dengan Menyalakan GPU Render Test GPU-Z, sebelum menyalakan Afterburner

Yang terakhir, untuk ‘memaksa’ MSI Afterburner melakukan deteksi dengan benar pada RX 460-nya, Anda perlu me’load’ GPU RX 460-nya dengan sebeuh aplikasi 3D. Bagi kami, caranya adalah:

  • Nyalakan GPU-Z render test
  • Jalankan Afterburner, baru Matikan GPU-Z render test
Screenshot (121)

 

 

Jika benar, maka Anda akan mendapati setting MSI afterburner seperti demikian:

 

Screenshot (123)

Sekarang, Anda tinggal menggeser slider ‘Memory Clock’ di MSI Afterburner ini untuk mendapat performa ekstra, kami menyarankan nilai 1500 Mhz (6Gbps) sampai 1600Mhz (6.4Gbps).

Jika semua sudah benar, maka Anda akan melihat bahwa GPU-Z sudah mendeteksi clock ‘Memory’ Anda menjadi 1600Mhz seperti di bawah ini:

Screenshot (124)

 

Halaman berikutnya: Uji Performa singkat

Tags:

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…