in: Vlog | July 13, 2016 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Uji Singkat: Pengaruh Kecepatan RAM pada Skenario PC Gaming

Overclocker biasanya tahu seberapa jauh pengaruh Memori / RAM dalam mengoptimalkan nilai benchmark saat mereka sedang ‘balapan’ adu cepat PC, namun tidak demikian bagi pengguna PC kebanyakan. Umumnya, banyak pengguna yang hanya mengenal RAM dari ukuran-nya(4GB,8GB, etc) dan juga tipe-nya(DDR3,DDR4, dsb) saja, dan tidak memperhitungkan beberapa variabel lain yang berpengaruh ke kecepatan RAM tersebut, seperti Frekuensi, Timing, dan juga Mode Operasi-nya(dual-channel, single-channel,dkk).

Ingin Mengenal RAM lebih dekat? Baca artikel ini!

JagatOC_RAMs

Anda bisa membaca sebuah penjelasan singkat mengenai beberapa parameter yang berhubungan dengan kecepatan RAM pada artikel kami di sini.

Kami sering mendapat pertanyaan seperti “RAM 8GB Cukup tidak ya? Atau sekarang harus 16GB?“, atau “Gaming Harus DDR4 ya? Sistem saya masih DDR3 nih“, dan bahkan pada beberapa tempat diskusi online, pengguna cenderung menyepelekan faktor kecepatan RAM dan mengeluarkan pendapat seperti “Udah lah, kecepatan RAM ga ngaruh, beli yang paling murah aja, yang penting minimal 8GB“.

Berbicara mengenai ukuran, kami masih jarang melihat ada game yang sebegitunya ‘melahap’ RAM hingga Anda membutuhkan lebih dari 16 GB, dan ini akhirnya membuat ukuran 8GB menjadi standar yang umum di tahun 2016 ini, dan 16 GB bagi pengguna yang mungkin gemar multi-tasking dengan membiarkan beberapa aplikasi sekaligus terbuka.

Selama game/aplikasi-nya tidak meminta ukuran RAM yang luar biasa besar, kami sendiri tidak melihat adanya perbedaan signifikan antara RAM dengan ukuran 8GB dan 16GB selama frekuensi dan timing-nya sama(setidaknya di kebanyakan aplikasi umum di tahun 2015-2016), dan ini membuat kadangkala variabel frekuensi dan timing tersebut menjadi penting untuk menentukan kecepatan RAM, dibanding ukurannya.

Memang, perlu diakui bahwa sejauh ini efek performa dari kecepatan RAM, terutama pada skenario gaming, cenderung kecil dibanding prosesor dan GPU. Namun berdasarkan beberapa observasi kami, ada beberapa skenario gaming dimana kecepatan RAM memiliki efek untuk sedikit mengoptimalkan performa PC. Ada beberapa game engine yang cukup intensif ‘menyiksa’ Prosesor dan RAM, dan mendapat performa ekstra ketika RAM yang lebih kencang dipasangkan pada sebuah sistem – Watch_Dogs, AC Unity, dan BF4 misalnya.

HyperX Fury, 'korban' percobaan kali ini

HyperX Fury, ‘korban’ percobaan kali ini

 

Untuk itu, kami menjalankan sebuah video singkat untuk memberi sedikit gambaran dimana pada skenario spesifik ini, kecepatan RAM yang optimal pada sebuah sistem bisa memberikan performa yang lebih optimal. Kami menggunakan Core i5-6600K Skylake, dan membandingkan kecepatan DDR4-2133 CL15 yang umum ditemui(dan juga merupakan limit operasi pada motheboard non-Z, hanya Z170 yang secara resmi bisa menggunakan kecepatan RAM di atas 2133Mhz), dan dibandingkan dengan sebuah HyperX Fury DDR4-2666 2x4GB yang kami overclock ke DDR4-3200.

Berikut video-nya:

Spesifikasi sistem:

  • CPU: Core i5-6600K
  • Motherboard: ASUS Maximus VIII Hero, Z170 Chipset
  • RAM: HyperX Fury 2x4GB DDR4-2666
  • VGA: AMD Radeon R9 Nano
  • SSD: HyperX Fury 120GB
  • PSU: Enermax Revolution XT 750W
  • CPU Cooling: Noctua NH-C14
  • OS: Windows 10 x64

Setting RAM

  • Konfigurasi RAM 1 : DDR4-2133 CL15-15-15-36 2T (JEDEC SPD DDR4)
  • Konfigurasi RAM 2(Overclocked): DDR4-3200 15-17-17-36 1T

 

Metode Test

  • Game: Watch_Dogs
  • Setting: 1920×1080, Texture HIGH, Graphics Quality HIGH, Temporal SMAA
  • Framerate Overlay by Dxtory

 

Memang, pengujian ini sangat singkat dan hanya menguji satu skenario spesifik, dan masih perlu banyak pengujian lain untuk melihat seberapa jauh efek kecepatan RAM pada aplikasi-aplikasi umum. Pengujian seperti demikian akan kami coba lakukan di lain waktu. Semoga video singkat ini bisa memberi informasi tambahan bagi Anda, sampai jumpa di artikel yang berikutnya.

 

Tags:

Share This:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES