in: Extreme | January 4, 2017 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Hands-on Extreme Overclocking Core i7-7700K di MSI Z270 XPOWER Gaming TE

kaby_14nm

Prosesor Intel Core generasi ke-7, “Kaby Lake”, versi desktop akhirnya tiba! Salah satu yang paling ditunggu-tunggu dari keluarga prosesor Core generasi ke-7 ini adalah Kaby Lake K-series, yang memiliki unlocked multiplier untuk memudahkan overclocking. Overclocking sendiri merupakan sebuah aspek yang menarik untuk dikaji dari Kaby Lake, mengingat prosesor ini didesain secara khusus untuk memeras potensi clock yang ada, meski arsitekturnya sendiri hampir tidak berubah dari Skylake.

Sebelum kami mulai memberikan pembahasan mendalam mengenai performa Kaby Lake, kami ingin memberikan sedikit sneak peek singkat mengenai overclockability dari Kaby Lake, tepatnya Core i7-7700K. Tentu, pengujian singkat ini juga kami jalankan pada sebuah motherboard keluaran terbaru MSI dengan chipset Intel Z270, yakni MSI Z270 Xpower Gaming Titanitum Edition(TE).

 

MSI Z270 Xpower Gaming Titanium Edition

z270xpower_01

MSI Z270 Xpower Gaming TE merupakan penyempurnaan dari MSI Z170 Xpower Gaming TE (baca test dan review-nya di sini), sebuah motherboard high-end yang dibuat dengan tujuan serupa, yakni memaksimalkan kemampuan tuning dan overclocking pada platform yang didukungnya.

Berikut ini tampilan dari Z270 Xpower:

z270xpower_02

z270xpower_07

z270xpower_05

z270xpower_08

z270xpower_06

z270xpower_03

z270xpower_04

Datang kembali dengan warna PC silver yang berbeda dengan warna PCB motherboard pada umumnya, Z270 Xpower memiliki desain yang sekilas mirip dengan Z170 Xpower Gaming TE. Perbedaan yang akan langsung terlihat adalah Z270 Xpower memiliki 3x M.2 Slot, dan 1x konektor U.2. VRM 16-phase yang digunakan di mobo ini, sekaligus dengan konektor daya 8-pin + 4-pin untuk input 12V ke prosesor, jelas menunjukkan bahwa motherboard ini memang didesain untuk bisa menangani overclocking yang ekstrim.

 

Metode dan Ruang Lingkup Pengujian

dsc00873s

Pengujian singkat kali ini ditujukan untuk melihat karakteristik overclocking pada Intel Core i7-7700K, dan seberapa jauh perbedaan overclockability-nya dibanding prosesor Core i7-6700K Skylake. Kami akan membebankan benchmark seperti Cinebench R15 yang cukup berat pada prosesor tersebut, serta juga melihat seberapa jauh ia bisa dipaksa berlari menggunakan pendingin Liquid Nitrogen.

 

Spesifikasi Testbed

dsc00865ss

dsc00858s

Berikut spesifikasi testbed kami:

  • Prosesor: Core i7-7700K ‘Kaby Lake’
  • Motherboard: MSI Z270 Xpower Gaming TE
  • RAM: Corsair Vengeance 2x8GB
  • VGA: Galax GT 710
  • SSD: HyperX Fury 120GB
  • PSU: Corsair AX1500i
  • Cooling (Aircooling Test): Noctua NH-D15S
  • Cooling (LN2 Test): kingpincooling F1 Gemini
Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Editorial | December 31, 2016 | Comments

JagatOC 2016 Year in Review

Tidak terasa, tahun 2016 sebentar lagi berakhir. Berikut ini, kami dari JagatReview OC Team (a.k.a JagatOC), ingin sedikit melihat kembali berbagai hal seru yang terkait dengan overclocking, mulai dari berbagai
Read More »