in: General | March 4, 2017 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

DDR4 Overclocking & RAM Compatibility Test di AMD Ryzen

RyzenLogo

AMD Ryzen telah tiba! CPU dan Platform AM4 baru dari AMD ini akhirnya mengusung standar RAM DDR4 tanpa backward compatibility ke DDR3. Mengingat bahwa performa RAM di Ryzen memberikan efek cukup lumayan terhadap performa sistem secara keseluruhan, kami dari JagatOC ingin menyajikan beberapa pengujian RAM DDR4 yang bertujuan untuk menggali kemampuan memory controller di Ryzen dan menguji sejauh mana berbagai RAM DDR4 di sistem Ryzen bisa dioperasikan dengan stabil.

Tentunya, kami berharap juga agar artikel ini bisa membantu Anda yang tengah memilih RAM dan juga motherboard untuk sistem berbasis AMD Ryzen.

Baik, mari mulai!

 

Ryzen ‘Official’ RAM Speed

Dukungan akan kecepatan RAM DDR4 pada sistem AMD Ryzen akan bergantung pada:

  • Jumlah modul DIMM yang terpasang
  • Jumlah ‘rank’ (a.k.a ‘sides’, single side umumnya bisa juga disebut single rank) dari modul DIMM-nya
  • PCB Layout dari Motherboard, khususnya konektivitas dari CPU ke RAM

 

Makin banyak jumlah keping/modul yang terpasang, makin ‘berat’ beban memory controller-nya. Hal ini berlaku juga jumlah ‘rank’ (side) pada modul memori. Misalnya di sebuah RAM kedua sisinya terisi IC, umumnya itu adalah modul double-rank. Sedangkan kalau dari kedua sisinya terisi IC pada satu sisi saja, umumnya bisa disebut single-rank. Karena jumlah rank ini menentukan seberapa banyak IC yang terpasang pada sebuah modul, makin banyak rank-nya, beban memory controller bertambah.

Yang terakhir, umumnya aspek desain / layout PCB motherboard di bagian interkoneksi CPU ke RAM juga akan menjadi limitasi seberapa kencang kecepatan RAM yang bisa dijalankan dengan stabil.(Contoh: Meski tidak bisa digeneralisasi, motherboard dengan jumlah PCB-layer lebih banyak umumnya dapat memberikan sinyal lebih ‘bersih’ dari CPU ke RAM, dan me-minimasi signal attenuation / crosstalk)

Sebagai tambahan, prosesor Ryzen pada platform AM4 hanya memiliki memory controller dengan mode dual-channel, meskipun Anda menggunakan 4 keping RAM, Anda tidak akan membuat memory controller tersebut berjalan pada mode quad-channel. Dan sejauh ini, kami mendapat informasi bahwa jumlah RAM maksimal yang bisa terpasang pada sistem Ryzen saat ini adalah 64 GB (4 keping x 16GB).

Catatan: Saat Anda menggunakan 4-DIMM (2 DIMM per channel) dengan setiap modul-nya Single Rank, Anda mungkin bisa sedikit mendapat access time lebih baik dibanding 2-DIMM Single Rank, karena sebuah hal bernama ‘rank interleaving’, tapi hal ini harus ‘dibayar’ dengan beban lebih berat ke memory controller.

Sebagai catatan tambahan, tanpa pengubahan BCLK (100 Mhz default), AMD Ryzen saat ini mendukung mode pengoperasian:

  • DDR4-2133
  • DDR4-2400
  • DDR4-2666
  • DDR4-2933
  • DDR4-3200

Berikut sebuah guide dari AMD mengenai dukungan DDR4 mereka:

RyzenMemLimit

Perlu diketahui, daftar kecepatan RAM Ryzen ini ditujukan untuk menjadi guideline keadaan ‘worst case’, dan seringkali standar ini bisa dilewati ketika menggunakan RAM dan motherboard yang berkualitas baik. Sebagai contoh, review Ryzen 7 1800X kami menggunakan 2 konfigurasi:

  • 4-DIMM ( 2 modul DIMM per channel),4x8GBDDR4-2666 CL15, dan
  • 2-DIMM (1 modul DIMM per channel), 2x8GBDDR4-2933 CL15

Kedua config di atas jelas sudah melewati guide dari AMD, dan sudah termasuk ‘overclocked’ namun masih bisa dilakukan dengan stabil karena dukungan dari modul RAM dan motherboard yang mumpuni.

Pada artikel ini, kami hendak melakukan pengujian singkat pada berbagai modul RAM dan motherboard yang kami miliki pada berbagai konfigurasi, untuk melihat seberapa jauh RAM di Ryzen bisa dioperasikan dengan stabil. Syarat ‘stabil’ pada pengujian ini cukup sederhana, yakni bisa melewati uji HCI MemTest  dengan beban setidaknya 85-90% Memory usage, dan harus bisa pass setidaknya 100-150%.

 

Mari mulai!

 

Motherboard Gigabyte AORUS AX370-Gaming 5 (BIOS F3 Official)

 

Test 1 – G.Skill TridentZ DDR4-3600 2x8GB Kit

DSC00506s

  • Model Detail: F4-3600C16D-16GTZ (link website)
  • Konfigurasi: Single Rank Module, 1 DIMM per channel – 2x8GB
  • Tipe IC: Samsung, B-die, 8Gbit
  • CPU: Ryzen 7 1800X

BIOS Setting

GSKill_TridentZ_3200C16_SR_2x8_BIOS

GSKill_TridentZ_3200C16_SR_2x8_BIOS2

Setting Summary:

  • XMP : Profile 1
  • Memory Multiplier: 32x (DDR4-3200)
  • Memory Timing: Auto

Catatan: XMP dari RAM ini dapat diaktifkan (akan langsung men-setting Voltage DIMM ke 1.35v, dan timing sesuai spesifikasi 16-16-16), namun setting memory multiplier sebaiknya dilakukan manual ke DDR4-3200.

 

CPU-Z

GSKill_TridentZ_3200C16_SR_2x8_CPUzs

*klik untuk memperbesar*

 

MemTest: Pass

GSKill_TridentZ_3200C16_SR_2x8_MEMTESTs

*klik untuk memperbesar*

 

 

Test 2 – Corsair Vengeance LPX DDR4-3000 2x8GB Kit

DSC00501s

  • Model Detail: CMK16GX4M2B3000C15 (link website)
  • Konfigurasi: Single Rank Module, 1 DIMM per channel – 2x8GB
  • Tipe IC: Hynix, A-die 8Gbit
  • CPU: Ryzen 7 1800X

BIOS Setting

Corsair_Vengeance_2933C15_SR_2x8GB_BIOS1

Corsair_Vengeance_2933C15_SR_2x8GB_BIOS2

 

Setting Summary:

  • XMP : Profile 1
  • Memory Multiplier: 29.33x (DDR4-2933)
  • Memory Timing: Auto

Catatan: XMP dari RAM ini dapat diaktifkan, akan langsung men-setting frekuensi RAM ke DDR4-2933Mhz Voltage DIMM ke 1.2v, dan timing sesuai spesifikasi, CL terdeteksi dari CPU-Z di CL16.

CPU-Z

Corsair_Vengeance_2933C15_SR_2x8GB_CPUzs

*klik untuk memperbesar*

MemTest: Pass

Corsair_Vengeance_2933C15_SR_2x8GB_MemTests

*klik untuk memperbesar*

 

Test 3 – HyperX Fury DDR4-2400 4x8GB Kit

DSC00505s

  • Model Detail: HX424C15FB2K4/32 (link website)
  • Konfigurasi: Single Rank Module, 2 DIMM per channel – 4x8GB
  • Tipe IC: Micron, 8Gbit
  • CPU: Ryzen 7 1800X

BIOS Setting Summary:

  • Load Optimized Default

Catatan: HyperX Fury memiliki fitur PnP dimana setting-nya akan langsung terdeteksi oleh motherboard yang mendukung. Dalam kasus ini, motherboard Gigabyte AX370-Gaming 5 kami langsung mendeteksi setting PnP dari Fury, yakni DDR4-2400 CL15-15-15.

 

CPU-Z

HyperX_FURY_2400c15_4x8_SR_CPUz

*klik untuk memperbesar*

 

 

MemTest: Pass

HyperX_FURY_2400c15_4x8_SR

*klik untuk memperbesar*

 

 

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
News | September 2, 2017 | Comments

AOCT 2017: 12 Peserta Babak Kualifikasi

Babak audisi AOCT 2017 akhirnya selesai! Seluruh tim yang hadir hari ini telah menyelesaikan tugas mereka dalam mencoba meraih hasil terbaik di tantangan max. memory clock. Secara keseluruhan, 10 tim
Read More »