Tips Mengikuti Lomba Overclocking

Reading time:
July 19, 2010

Sebenarnya tidak ada trik ‘khusus’ dalam mengikuti lomba overclocking, namun sama seperti halnya mengikuti lomba game, yang diperlukan adalah persiapan yang matang dan latihan yang rutin. Practice makes perfect, doesn’t it?

AOCT 2015 Yogyakarta Final 15

Berikut ini adalah beberapa tips yang diberikan oleh berbagai member JagatOC Team dalam mengikuti perlombaan overclocking, beberapa diantara ini kesannya sederhana namun penting untuk diperhatikan.

 

– Persiapkan segalanya dari awal, jangan SKS (Sistem Kebut Semalam)

Kedengarannya cukup mudah, tapi jangan pernah remehkan poin ini. Mempersiapkan SEGALA-nya berarti memperhitungkan apa yang akan terjadi di lomba, baik dari mempelajari betul hardware dan software yang akan digunakan(jika diumumkan sebelum lomba) dan mempersiapkan semuanya untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

Hal ini harus dilakukan setidaknya mulai dari H-4 atau H-5 sebelum lomba. Jangan pernah melakukan persiapan yang sifatnya Sistem Kebut Semalam (SKS). Pada awal karirnya, kapten JagatOC Team saat ini, Alva “Lucky_n00b” Jonathan mengaku sering melakukan persiapan secara SKS, namun ternyata hasilnya perlombaan yang diikutinya selalu tidak maksimal, Ia sering melakukan banyak kesalahan.

Dengan mempersiapkan semuanya dari awal, kemungkinan kita terhindar dari hal-hal yang akan mengganggu kita sebelum pertandingan akan semakin besar.

 

– Latihan, latihan dan latihan

Tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan, begitu juga dengan lomba overclocking. Lamanya ‘Jam terbang’ kita dalam menangani sistem yang digunakan saat lomba akan menentukan seberapa cepat kita bisa mencari limit dari hardware yang digunakan. Oleh karena itu, usahakan untuk setidaknya pernah mencoba hardware yang akan digunakan saat lomba.

Dengan seringnya latihan, ada kemungkinan kita dapat menemukan hal-hal yang tidak diketahui orang lain yang belum pernah mencoba sistemnya terlebih dahulu. Misalnya kita bisa menemukan bug pada setting BIOS motherboard atau tweak yang bisa mem-boost score pada benchmarknya.

– Gunakan waktu sebaik-baiknya

Waktu adalah hal yang SANGAT berharga dalam lomba. Variabel yang satu ini akan menentukan seberapa lama kita dapat mencoba sistem yang digunakan. Biasakan untuk membuat time table yang sesuai dengan preferensi kita sehingga waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Menurut pengalaman kami, hal non-teknis seperti time management ini biasanya dapat membuat para overlocker tertentu memperoleh hasil akhir yang lebih baik dari overclocker lain.

 

– Get in the groove first, overclocking can be done later

Arena lomba adalah tempat yang SANGAT berbeda dengan rumah kita. Sekalipun hardwarenya semua sama, gunakan menit-menit awal pertandingan untuk ‘berkenalan’ terlebih dahulu dengan hardware DAN keadaan/suasana di arena lomba. Percaya atau tidak, membuat suasana lomba menjadi nyaman akan berpengaruh terhadap mentalitas kita di arena. Perasaan nyaman akan membuat kita cenderung untuk berpikir positif, dan hal ini berakibat kita akan bisa melihat masalah dari sudut pandang yang lebih luas, dan memudahkan kita untuk mengatasinya.

 

– Hal-hal yang TIDAK diinginkan akan muncul. Saat itu terjadi, JANGAN PANIK!

Banyak overclocker yang datang ke tempat lomba dengan beranggapan bahwa dirinya TIDAK BOLEH melakukan kesalahan sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi. Kalau pikiran tersebut selama ini ada di benak Anda, segera buang jauh-jauh pikiran tersebut!

Dalam lomba overclocking segalanya bisa saja terjadi, termasuk hal-hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu, latih diri kita untuk terbiasa menghadapi masalah yang ada, jangan terus menghindar dari masalah. Kadang beda overclocker amatir dengan overclocker kawakan hanya terletak pada kemampuannya menghadapi masalah-masalah tak terduga yang terjadi di tempat lomba.

 

– Istirahat/tidur cukup sebelum lomba.

Adalah hal ‘biasa’ bagi overclocker untuk tidak tidur selama persiapan, terutama menjelang h-2 dan h-1. Walaupun hal ini sudah lumrah dilakukan, namun usahakan untuk setidaknya tidur efektif selama 4-6 jam menjelang hari-H. Hal tersebut akan membuat pikiran kita menjadi lebih segar dan lebih siap menghadapi tekanan mental selama perlombaan.

 

– Penting: JANGAN pernah panik hanya karena lawan kita lebih ‘dewa’

Sering kali overclocker baru(newbie) sudah down mentalnya jika melihat peserta lain yang jauh lebih berpengalaman. Jangan buang energi Anda sia-sia untuk mengkhawatirkan hal seperti ini.

Yang perlu diingat disini adalah : Experienced overclocker juga MANUSIA, Mereka bisa saja melakukan kesalahan atau mendapat bad luck, dan yang paling penting adalah sehebat apapun mereka, mereka pasti juga akan menemui limit pada hardwarenya, sama seperti semua peserta yang lain.

 

– Ikuti lomba dengan mindset: ingin BERUSAHA, BUKAN ingin MENANG.

Siapa yang tidak ingin memenangkan lomba? Tentu tidak ada. Namun saat kita mengikuti lomba dengan mindset ‘HARUS menang’, kita akan memberikan beban kepada pikiran kita sendiri.

Yang lebih penting dari kemenangan adalah USAHA. Sebagai acuan, kalau limit dari sistemnya terletak pada HARDWARE yang digunakan, dan BUKAN pada kita sebagai overclockernya, itu tandanya kita sudah berusaha se-MAKSIMAL yang kita bisa.  Seandainya masih belum bisa menang juga meski sudah berusaha maksimal, berarti mungkin memang belum saatnya, itu saja.

 

Selamat mengikut kompetisi overclocking, Good Luck and Keep Pushing it!

Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

August 5, 2021 - 0

Test : Overclocking IGP Radeon Vega (Ryzen 7 5700G) di MSI B550I GAMING EGDE WIFI

Prosesor Ryzen 5000 G-series ‘Cezanne’ baru saja hadir untuk DIY…
June 9, 2021 - 0

G.Skill rilis Trident Z Royal Elite DDR4-4000 CL14 32 GB Kit : Kapasitas Besar, Frekuensi Tinggi, Latency Ketat

Sebagai produsen RAM yang nampaknya tidak berhenti mengejar performa tertinggi,…
April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…