Intel OC Challenge Computex 2014: JagatOC Rebut Juara 3 Kategori Amatir
Salah satu menu utama yang banyak menghiasi Computex 2014 ini adalah overclocking. Praktek meningkatkan kemampuan PC dengan cara mengubah konfigurasi sistem tersebut banyak mendapatkan perhatian dari berbagai vendor dan pada akhirnya membuat Computex 2014 ini dipenuhi oleh berbagai event overclocking yang diselenggarakan berbagai pihak. Salah satu event tersebut adalah Intel OC Challenge 2014, yang digelar Intel untuk menyemarakkan peluncuran CPU Devil’s Canyon, Core i5-4790K dan Core i7-4790K. (Oh ya, Anda bisa menyimak hands-on singkat kami akan Core i7-4790K disini)

Turnamen overclocking yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di dekat Taipei 101 ini memiliki beberapa kelas turnamen, antara lain adu kuat tim perwakilan dari pabrikan motherboard di pendingin ekstrim dan non-ekstrim serta adu kemampuan overclocker amatir. Perlu diketahui, definisi amatir dalam hal ini bukanlah overclocker yang belum memiliki prestasi menonjol seperti konsep amatir di salah satu turnamen lokal di Indonesia. Pihak Intel lebih menekankan amatir di sini sebagai overclocker yang tidak bekerja pada atau mewakili pabrikan motherboard.

Pada turnamen overclocking antar tim perwakilan pabrikan motherboard, terdapat berbagai kategori benchmark, di mana setiap kategori mempertandingkan pendingin ekstrim dan non-ekstrim. Tim yang menjadi yang terbaik di masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah uang dengan besaran yang telah ditetapkan oleh panitia. Berikut ini adalah daftar pemenang turnamen tersebut:


Sedangkan untuk turnamen amatir, Intel membuat seru acara ini dengan memberikan kesempatan untuk seluruh pengunjung Computex 2014 yang bukan perwakilan dari pabrikan motherboard untuk berpartisipasi. Mereka mengadakan kualifikasi online dengan benchmark Intel XTU yang bisa diikuti oleh siapa saja dan 8 orang yang terpilih, terlepas dari skor yang didapatkan, akan berkompetisi di turnamen tersebut.
Tim JagatReview sendiri cukup beruntung, karena dari ratusan pendaftar, kami berhasil menempatkan 2 wakil di turnamen tersebut, yaitu Dedy Irvan a.k.a cerpelai dan member baru JagatOC dengan nickname Rookie_JR. Mereka akan bertanding melawan overclocker dari berbagai negara di dunia, yaitu zzolio dari Denmark, CherV dari Hongkong, bullshooter dari Jerman, Tommi_Verceti dari Hongkong, Jarrax dari Singapura, dan joe90br dari Brazil. Semua peserta boleh memilih motherboard dari pabrikan yang berpartisipasi di turnamen overclocking ini untuk mereka gunakan.



Setelah bertanding selama 1.5 jam untuk mencatatkan skor Intel XTU dan suicide clock tertinggi, tim JagatReview berhasil membawa pulang gelar juara 3 yang diraih oleh Rookie_JR, overclocker yang pernah merasakan turnamen “amatir” di Indonesia dan menjadi jawara 2 di turnamen tersebut. Rookie_JR sebenarnya berhasil mencatatkan skor tertinggi di benchmark Intel XTU, sama dengan skor yang dicatatkan zzolio yang menjadi juara turnamen amatir ini. Sayangnya, karena waktu yang terbatas, dia gagal mengejar CPU suicide clock yang cukup tinggi untuk merebut setidaknya posisi 2 dari tangan CherV, overclocker perempuan asal Hongkong. CherV sendiri cukup beruntung karena suicide clock tertinggi yang didapatkannya ternyata menjadi kunci kemenangannya dari Rookie_JR, menutupi kekurangannya di Intel XTU, walaupun keduanya memiliki poin yang sama.



Selain acara overclocking dari Intel ini, Computex 2014 masih memiliki jatah beberapa turnamen overclocking lagi, seperti turnamen dari G.Skill dan Kingston, dua produsen memori terkemuka dunia. Tim JagatReview dan JagatOC akan terus mengabarkan secara khusus berbagai hal menarik dari turnamen-turnamen tersebut. Nantikan terus liputan khusus overclocking di Computex 2014 hanya di situs kesayangan Anda ini!