Computex 2015: Sesi Kedua G.Skill OC World Cup 2015 – Day 2

Pada pagi hari kedua dari Computex 2015, terjadi pertarungan sengit di booth G.Skill. Pertarungan antara 2 overclocker asal Indonesia dan Afrika Selatan yaitu Hazzan melawan Vivi pada G.Skill OC World Cup 2015 sesi pertama hari kedua tidak terelakkan. Bagaimana pertarungan itu berlangsung dan siapa pemenang sesi pertama bisa dilihat di artikel kami sebelumnya.

DSCF1869es
Peserta G.Skill OC World Cup 2015

Pada sesi kedua hari kedua ini, pertarungan akan terjadi antara Lau Kim Lan dari Hongkong melawan Dancop dari Jerman. Mari kita simak seperti apa pertandingan tersebut berlangsung  di arena lomba.

DSCF2090s
Lau Kin Lam dari Hongkong sedang beraksi dengan setupnya
DSCF2091s
Setup yang digunakan Lau Kin Lam dari Hongkong

Sekilas kami tidak dapat melihat dengan jelas setup apa yang digunakan oleh Lau Kin Lam dari Hongkong. Setup yang digunakan Lau Kin Lam tertutup dengan insulasi dan handuk yang digunakan untuk mencegah kondensasi. Setelah bertanya kepada sang peserta lomba, ternyata motherboard yang ia gunakan adalah X99 Asrock Extreme 6. Mungkin Lau Kin Lam adalah satu-satunya pada peserta yang menggunakan motherboard Asrock pada pertandingan G.Skill OC World Cup ini.

DSCF2092s
Memori tray milik Lau Kin Lam dari Hongkong

Satu hal yang mengejutkan kami adalah Lau Kin Lam memiliki begitu banyak memori hasil binned yang disiapkan khusus untuk untuk menghadapi G.Skill OC World Cup 2015 ini. Memori-memori tersebut sudah diberi label dan disimpan dalam satu tray memori. Yang lebih mengejutkan lagi, beberapa diantara kit tersebut merupakan 8 quad channel memory kit yang sangat sulit didapat dan harganya sangatlah mahal.

DSCF2094s
Dancop dari Jerman

Pesaing Lau Kin Lam dari Hongkong yaitu Dancop dari Jerman tampak sangat serius mengikuti pertandingan ini. Tampak sekali bahwa persiapan yang ia lakukan sangat matang. Semua hardware dan tools overclocking yang ia gunakan tersusun dengan sangat rapi.

DSCF2096s
Setup yang digunakan Dancop dari Jerman

Sistem yang digunakan Dancop menggunakan motherboard X99 dari Gigabyte yaitu Gigabyte X99 SOC Champion. Dancop juga sudah membekukan sistemnya untuk menghasilkan skor yang maksimal.

Ditengah pertandingan, perubahan posisi di papan pun terjadi.

g.skill imbas
Papan skor ditengah pertandingan sesi 2 hari kedua

Terlihat bahwa Lau Kin Lam cukup mendominasi pertandingan dengan menorehkan poin sempurna di benchmark DDR4 Memory Clock dan SuperPi 32M 5G dengan skor yang cukup impresif.

Setelah beberapa lama pertandingan berlangsung, walaupun waktu masih tersisa untuk kedua peserta, terlihat keduanya sudah mulai membereskan barang-barang mereka. Sambil menunggu skor akhir yang akan diupdate oleh juri, kami menemukan hal menarik ketika Lau Kin Lam membersihkan rig yang dipakainya ketika lomba.

Ternyata, Lau Kin Lammembuat bungkus beras didalam beberapa plastik dan meletakkannya diatas motherboard untuk mencegah kondensasi yang berlebihan ketika CPU dan memori ia bekukan dengan LN2! Sungguh cara yang cukup unik untuk mecegah kondensasi.

DSCF2112s
Lau Kin Lam sedang menghangatkan sistem yang digunakan. Motherboard yang digunakan pun tertutup oleh plastidip sebagai solusi insulasi yang digunakan
DSCF2114s
Baskom berisi beras yang digunakan Lau Kin Lam

Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya juri mengupdate papan skor akhir untuk Sesi 2 pada hari kedua G.Skill OC World Cup 2015 ini.

score board day 2s
Score board akhir pada hari kedua G.Skill OC World Cup 2015

Terlihat pada papan skor Lau Kin Lam dari Hongkong serta Xtreme Addict dari Polandia berhasil menguasai turnamen G.Skill ini di posisi ke-1 dan 2. Disusul oleh Hazzan dari Indonesia di posisi ke-3.

Sekian liputan kami di booth G.Skill pada hari ini. Nantikan artikel kami berikutnya mengenai rangkaian acara G.Skill OC World Cup 2015 pada hari ke-3!

DSCF2044es
G.Skill girl kembali berpose di area pertandingan untuk menarik para penonton
Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…
September 17, 2020 - 0

Hands-on & Overclocking – MSI GeForce RTX 3080 Gaming X Trio 10G

Segera setelah NVIDIA secara resmi mengumumkan kehadiran GeForce RTX 3080…
August 8, 2020 - 0

Eksperimen : ASRock A300 Deskmini + AMD RYZEN 3 PRO 4350G ‘Renoir’

AMD APU 7nm terbaru yakni ‘Renoir‘ menunjukkan performa dan kemampuan…