Thermal Paste: Perlu Dipakai atau Tidak?

Reading time:
July 17, 2015

Pada masa-masa libur panjang seperti saat ini, banyak pengguna PC yang berpikir untuk membersihkan PC mereka dari debu dan kotoran yang menumpuk di dalamnya. Kegiatan membersihkan PC ini memang baik, terutama untuk membantu kelancaran aliran udara ke pendingin komponen-komponen di dalam PC, seperti prosesor dan VGA card. Membersihkan debu dan kotoran yang menumpuk di sela-sela heatsink tentunya akan mengembalikan peforma pendinginan HSF kembali ke titik optimal.

Thermalpaste work 2

 

Satu hal yang perlu diingat, kegiatan yang seharusnya berimbas baik ini bisa malah bisa memperburuk keadaan jika dilakukan dengan tidak benar. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah lupa mengoleskan atau secara sadar tidak mengoleskan thermalpaste ketika memasang HSF yang baru saja dibersihkan. Hal ini cukup dimaklumi, bila pengguna memang tidak mengerti apa efek dari penggunaan thermal paste, terutama untuk pengguna yang belum tahu benar seluk-beluk sebuah PC.

Tidak hanya pengguna awam saja, beberapa gamer dan PC enthusiast yang memang sudah mengerti fungsi thermalpaste, kadang tetap memasang heatsink pendingin mereka tanpa menggunakan thermalpaste dengan alasan tidak adanya stok thermalpaste pengganti, atau memang kebetulan lupa. Selama ini, mungkin beberapa dari kita yang mengganggap bahwa penggunaan thermal paste merupakan sesuatu yang wajib tidak benar-benar pernah mencoba separah apakah efek dari tidak digunakannya thermal paste ketika memasang pendingin prosesor.

Bagi para Overclocker, pendinginan yang optimal merupakan sebuah kewajiban yang tidak bisa dikompromi, maka dari itu melalui artikel ini, JagatOC akan mengulas seberapa besar resiko yang dihadapi oleh pengguna PC yang lupa mengoleskan thermal paste. Penasaran? Berikut pembahasannya!

Spesifikasi Testbed + Software

Thermalpaste work 1

Berikut spesifikasi testbed yang kami gunakan pada pengujian ini :

  • Processor: Core i7-4790K [default: 4Ghz/4.2 GHz (4 Cores Turbo Boost), 1.15 V]
  • CPU Cooler: Noctua NH-U14S
  • Thermalpaste: Noctua NT-H1
  • Memory: Kingston HyperX DDR3 – 1600 Mhz 2x 4 GB (XMP)
  • Motherboard: Gigabyte Z87X-OC
  • Graphic Card: GTX 465
  • Casing: Corsair Carbide 400R
  • Storage: Kingston HyperX 3K 120 GB
  • Power Supply: Corsair AX1200
  • Operating System: Windows 7 Ultimate 64-Bit SP 1

Program yang Digunakan

  • LinX 0.6.4 – Aplikasi in kami gunakan untuk memberi beban kerja kepada prosesor. Dengan aplikasi ini, kami juga sekaligus membebani Memory Controller pada prosesor dengan mengatur agar LinX memenuhi penggunaan memory sebanyak 7000 MB.
  • Core Temp 1.0 RC3 – Aplikasi ini digunakan untuk memantau suhu maksimum dan minimum prosesor selama pengujian.
  • CPU-Z 1.71.0 – Aplikasi ini digunakan untuk memberikan informasi mengenai sistem yang sedang berjalan.

Konfigurasi Prosesor

Pada pengujian kali ini, kami menggunakan prosesor Intel Core i7 4790K yang berjalan pada kecepatan 4,2 GHz secara terus-menerus dengan mematikan fitur power-saving agar mendapatkan hasil pengujian yang stabil dan dapat diulang dengan hasil yang sama. Agar prosesor i7 4790K dapat berjalan pada kecepatan 4,2 GHz di ke-4 core miliknya, kami menggunakan  tegangan VCore sebesar 1.15V pada prosesor ini.

Skenario Pengujian

Skenario pengujian kami sebagai berikut:

  • Memberikan Full Load kepada CPU selama +/- 15 Menit dengan menggunakan program LinX 0.6.4 dan Idle Time +/- 3 Menit.
    Catatan: Keadaan idle adalah keadaan sistem didiamkan setelah mendapatkan load setelah pengujian.

Dengan skenario pengujian ini, mari kita lihat performa dari heatsink Noctua NH-U14S dalam menjinakkan panas dari Core i7-4790K tanpa menggunakan thermal paste.

Thermalpaste work 3

 

Sebelum memasang heatsink ini kembali pada prosesor, kami memastikan untuk membersihkan residu thermalpaste pada permukaan dasar heatsink dan prosesor yang kami gunakan dengan cairan pembersih ArctiClean
Load Comments

Extreme OC

February 23, 2021 - 0

Review Cooler Master ML360 SUB-ZERO (+ Overclocking Core i9-10900K @ 6 Ghz )

Pendingin pada komputer umumnya akan menjaga suhu perangkat komputer dalam…
November 28, 2019 - 0

Overclocking Extreme AMD 3rd Gen Ryzen Threadripper 3970X : Rekor Dunia Berjatuhan!

Setelah mengumumkan kemunculannya pada awal November ini, AMD akhirnya meluncurkan…
September 16, 2019 - 0

Overclocking RAM di MSI MPG Z390I Gaming Edge AC : Motherboard Pemecah Rekor DDR4-6000

Tanggal 10 September 2019 ini, sebuah milestone baru tercapai pada…
October 10, 2018 - 0

Overclocking Review Gigabyte Z390 AORUS MASTER : Watercooling + LN2 Cooling

Menyambut kedatangan prosesor Core i 9th Gen, Intel merilis sebuah…

Easy OC

December 19, 2020 - 0

Easy Overclocking Intel Core i5-10600K & Core i7-10700K

Prosesor Intel Core 10th Gen ‘Comet Lake’ merupakan prosesor yang…
October 11, 2018 - 0

Hands-On Feature: Asus ROG AI Overclocking (di ROG Maximus XI Hero Wi-Fi)

Setelah sebelumnya kami melakukan hands-on motherboard ROG Maximus XI Hero…
February 16, 2018 - 0

Overclocking RAM Murah dan Mudah: Memory Try It pada MSI A320M Pro-VD/S (Ryzen 3 2200G ‘Raven Ridge’)

  Overclocking RAM dengan chipset A320? Kenapa Tidak? Saat ini,…
August 21, 2017 - 0

Easy OC Core i9-7900X di MSI X299 Tomahawk Arctic: Enhanced Turbo dan GameBoost

Sejauh ini, solusi prosesor Intel untuk kelas Enthusiast pada harga…

General OC

April 17, 2021 - 0

G.Skill Umumkan Trident Z Royal Elite : Sampai Kecepatan DDR4-5333 CL22

G.Skill, produsen RAM ternama yang terkenal dengan kemampuan overclocking-nya, mengumumkan…
March 30, 2021 - 0

Overclocking & Hands-on Review : Gigabyte Z590I AORUS ULTRA Mini-ITX (di Core i7-10700K)

Generasi motherboard next-gen dari Intel sudah mulai berdatangan, dan ini…
September 17, 2020 - 0

Hands-on & Overclocking – MSI GeForce RTX 3080 Gaming X Trio 10G

Segera setelah NVIDIA secara resmi mengumumkan kehadiran GeForce RTX 3080…
August 8, 2020 - 0

Eksperimen : ASRock A300 Deskmini + AMD RYZEN 3 PRO 4350G ‘Renoir’

AMD APU 7nm terbaru yakni ‘Renoir‘ menunjukkan performa dan kemampuan…